Kisah Alumni UIM Jadi Bidan di Arab Saudi Viral, Bukti Lulusan Kampus Madura Mampu Bersaing di Tingkat Global

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alumni D3 Program Studi Kebidanan Universitas Islam Madura (UIM), Maulidia dan Indah Permatasari. (DOK. KLIKMADURA)

Alumni D3 Program Studi Kebidanan Universitas Islam Madura (UIM), Maulidia dan Indah Permatasari. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Universitas Islam Madura (UIM) kembali menorehkan kebanggaan. Dua alumni D3 Program Studi Kebidanan UIM, Maulidia dan Indah Permatasari, sukses mencuri perhatian publik usai kisah perjuangan mereka bekerja di Arab Saudi viral di media sosial.

Keduanya diketahui bekerja sebagai Midwife Technician atau bidan di Dr. Sulaiman Al Habib Hospital, salah satu rumah sakit ternama di Arab Saudi.

Pengalaman mereka dibagikan melalui video di akun TikTok @UniversitasIslamMadura dan langsung mendapat respons luar biasa dari warganet.

Video tersebut ditonton puluhan ribu pengguna TikTok dan dibanjiri komentar positif. Banyak warganet mengaku bangga sekaligus terharu melihat alumni kampus di Madura mampu menembus dunia kerja internasional.

Baca juga :  Ketua Pansus SOTK DPRD Pamekasan: Kekosongan 100 Kepsek dan 12 Kapus Tak Terkait Raperda SOTK

“Masyaallah, merinding dengernya bisa kerja di luar negeri,” tulis akun @arsi_an5 di kolom komentar.

Dalam video itu, Maulidia menceritakan pengalaman berharganya selama bekerja di Arab Saudi. Menurutnya, pekerjaan tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan dalam bidang kebidanan, tetapi juga membentuk mental dan profesionalitas dalam memberikan pelayanan kesehatan.

“Selama bekerja di sini, saya merasa semakin percaya diri memberikan pelayanan sesuai standar rumah sakit. Ini bukan hanya soal keterampilan, tapi juga pembentukan karakter dalam menghadapi tantangan dunia kerja,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Indah Permatasari. Ia mengaku banyak belajar tentang komunikasi lintas budaya selama bekerja di luar negeri. Pengalaman tersebut membuka wawasannya dalam memahami karakter pasien dari berbagai latar belakang.

Baca juga :  Siswa-Siswi SMAN 5 Pamekasan Antusias Ikuti BTS Klik Madura

“Cara berkomunikasi dengan orang luar negeri dan memahami kebutuhan pasien di sini benar-benar membuka wawasan saya,” katanya.

Meski kini bekerja di luar negeri, keduanya mengaku tidak pernah melupakan almamater yang telah membentuk perjalanan mereka.

Maulidia dan Indah menyebut pendidikan di UIM tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga penanaman nilai akhlak, etika, dan karakter.

“Kami tidak pernah lupa bahwa kami dididik di UIM. Ilmu dan pengalaman yang kami dapatkan selama kuliah menjadi bekal utama hingga akhirnya bisa bekerja di luar negeri. Jati diri kami dibentuk oleh UIM,” ungkap mereka.

Baca juga :  Jadi Korban Begal Payudara, Perempuan di Pamekasan Lapor Polisi

Sementara itu, Rektor UIM, Dr. H. Ahmad, menyampaikan rasa bangga atas capaian para alumninya. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa lulusan UIM mampu bersaing di tingkat global.

“Ini bukti bahwa lulusan UIM mampu bersaing secara global. Kami akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan agar semakin banyak alumni yang menorehkan prestasi yang sama,” tandasnya.

Keberhasilan dua alumni tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa UIM lainnya agar terus meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan, dan berani bermimpi besar hingga mampu bersaing di dunia internasional. (ibl/nda)

Berita Terkait

Lima Tahun Belum Beroperasi, DPRD Pamekasan Soroti APHT
Gerbang TK ABA IV Pamekasan Digembok Ahli Waris, Sengketa Lahan Kian Memanas
RSIA Puri Bunda Madura Gelar Perayaan Maulid Nabi, Ra Hamid Amjad: Saya Sangat Bangga!
Bupati Pamekasan Tegaskan 64 PNS Baru Harus Buktikan Kinerja dan Pengabdian Terhadap Masyarakat
1.600 Peserta Ramaikan Fun Walk RSUD SMART Pamekasan, Bupati Kholilurrahman Dorong Pelayanan Makin Solid
Kemenag Pamekasan Padukan Maulid Nabi dan HUT RI, 39 UMKM Ikut Diberdayakan
KSMI Pamekasan Gelar Kejurkab, Jaring Atlet Mini Soccer Menuju Porprov Jatim
Fraksi PKB Pamekasan Soroti Keuangan Desa, Dorong Bantuan hingga Rp1 Miliar per Desa

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:08 WIB

Lima Tahun Belum Beroperasi, DPRD Pamekasan Soroti APHT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 03:45 WIB

Gerbang TK ABA IV Pamekasan Digembok Ahli Waris, Sengketa Lahan Kian Memanas

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:47 WIB

Bupati Pamekasan Tegaskan 64 PNS Baru Harus Buktikan Kinerja dan Pengabdian Terhadap Masyarakat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:49 WIB

1.600 Peserta Ramaikan Fun Walk RSUD SMART Pamekasan, Bupati Kholilurrahman Dorong Pelayanan Makin Solid

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:17 WIB

Kemenag Pamekasan Padukan Maulid Nabi dan HUT RI, 39 UMKM Ikut Diberdayakan

Berita Terbaru

Pengendara melintas di depan gedung APHT di Desa Gugul, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan. (YUSRIL/KLIK MADURA)

Pamekasan

Lima Tahun Belum Beroperasi, DPRD Pamekasan Soroti APHT

Selasa, 25 Agu 2026 - 08:08 WIB