PAMEKASAN || KLIKMADURA – Polemik penyegelan SDN Tamberu 2 Pamekasan tidak membuat proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di sekolah tersebut terhenti.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan memastikan seluruh tahapan penerimaan siswa baru tetap berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Kepala Disdikbud Pamekasan Basri Yulianto menegaskan, hingga saat ini pelaksanaan SPMB di SDN Tamberu 2 masih berlangsung normal sebagaimana sekolah lainnya.
Meski aktivitas belajar mengajar sementara dilakukan di tenda akibat penyegelan sekolah, pihaknya memastikan tidak ada perlakuan khusus dalam proses penerimaan peserta didik baru.
“Tetap berjalan sesuai tahapan dan prosedur yang sudah ditentukan. Insya Allah berjalan dengan lancar,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.
Basri menyampaikan, terkait penempatan murid baru nantinya masih menunggu perkembangan lebih lanjut. Namun, pihaknya berharap siswa-siswi SDN Tamberu 2 ke depan bisa belajar di tempat yang lebih layak dan nyaman.
Salah satu upaya yang sedang dilakukan yakni mendorong revitalisasi 187 sekolah di Pamekasan, termasuk SDN Tamberu 2. Usulan tersebut saat ini masih berproses di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.
“Mohon bersabar. Semua sesuai proses, dan sambung doanya juga agar hal ini bisa terealisasi,” kata mantan Kepala Disperindag Pamekasan tersebut.
Menurut Basri, Disdikbud Pamekasan juga terus melakukan pemantauan berkala terhadap kondisi sekolah. Pengawasan dilakukan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap aman dan berjalan baik, termasuk kesiapan sekolah menghadapi SPMB tahun ini.
“Iya semoga bisa berjalan dengan baik. Juga rombelnya bisa terpenuhi,” pungkasnya. (enk/nda)













