AJP Awali Raker dengan Aksi Lingkungan, Lepas Burung dan Tanam Ribuan Mangrove

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus AJP beserta para pecinta lingkungan melepas burung ke alam liar sebelum aksi penanaman mangrove di Eduwisata Mangrove, Desa Tambung, Kecamatan Galis, Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Pengurus AJP beserta para pecinta lingkungan melepas burung ke alam liar sebelum aksi penanaman mangrove di Eduwisata Mangrove, Desa Tambung, Kecamatan Galis, Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLKMADURA – Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) mengawali rapat kerja (Raker) dengan aksi nyata peduli lingkungan. Organisasi profesi jurnalis itu menggelar pelepasan burung dan penanaman ribuan bibit mangrove di Wisata Edukasi Mangrove Desa, Lembung, Kecamatan Galis, Senin (13/4/2026).

Kegiatan bertema Selamatkan Bumi Madura dari Kerusakan Lingkungan tersebut dihadiri lintas unsur. Mulai dari Perum Perhutani KPH Madura, Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Sumenep, Forkopimcam Galis, aktivis pecinta lingkungan, organisasi kemahasiswaan, hingga anak-anak sekolah dasar.

Ketua AJP, M. Khairul Umam, menegaskan komitmen organisasinya untuk ikut mengawal isu-isu lingkungan. Menurutnya, menjaga alam merupakan langkah antisipatif untuk melindungi bumi dari berbagai potensi bencana.

Baca juga :  Pelaku Curat di Kecamatan Sokobanah Akhirnya Diringkus Polisi, Satu Pelaku Ditetapkan DPO

“Tidak ada yang menyangka daerah seperti Aceh dan Sumatra bisa mengalami bencana besar. Salah satu pemicunya adalah kerusakan alam akibat ulah manusia,” katanya.

Umam menjelaskan, keterlibatan anak-anak sekolah dasar bukan tanpa alasan. AJP ingin menanamkan kesadaran cinta lingkungan sejak dini agar kepedulian itu tumbuh dan berkelanjutan.

“Kami sengaja melibatkan anak-anak sekolah supaya pendidikan mencintai dan merawat lingkungan dimulai dari tingkat dasar,” ucapnya.

Sementara itu, pengelola kawasan wisata mangrove, Salaman, mengapresiasi gerakan lingkungan yang dilakukan AJP. Ia menilai, aksi nyata seperti ini penting untuk menjaga kawasan pesisir dari kerusakan.

Baca juga :  Dukung Penuh Gebyar Pendidikan, Pegadaian Syariah Bagi-Bagi Tabungan Emas Senilai Jutaan Rupiah

“Saya sangat berterima kasih atas gerakan AJP. Ini langkah konkret menjaga lingkungan dari tangan-tangan tak bertanggung jawab. Semoga kesadaran masyarakat semakin meningkat,” tandasnya. (ibl/nda)

Berita Terkait

DKP Resmi Dilantik, Langsung Tancap Gas Agendakan Sowan Tokoh Agama di 13 Kecamatan
Sidak Tempat Praktik dr. Tatik Sulistyowati, Dinkes Sebut Pelayanan Kurang Standar 
Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 12:13 WIB

DKP Resmi Dilantik, Langsung Tancap Gas Agendakan Sowan Tokoh Agama di 13 Kecamatan

Senin, 13 April 2026 - 10:54 WIB

AJP Awali Raker dengan Aksi Lingkungan, Lepas Burung dan Tanam Ribuan Mangrove

Senin, 13 April 2026 - 08:09 WIB

Sidak Tempat Praktik dr. Tatik Sulistyowati, Dinkes Sebut Pelayanan Kurang Standar 

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Berita Terbaru