PAMEKASAN || KLIKMADURA – Di tengah isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang menjadi perhatian berbagai kalangan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, Basri Yulianto, menggagas kebiasaan baru bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkupnya.
Basri berencana menghimbau para pegawai untuk menggunakan sepeda saat berangkat ke kantor maupun menghadiri kegiatan yang masih terjangkau.
Langkah ini tidak hanya sebagai upaya penghematan BBM, tetapi juga untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran pegawai.
Meski demikian, kebijakan tersebut saat ini masih menunggu terbitnya surat edaran (SE) resmi. Kendati belum diberlakukan secara formal, Basri mengaku telah lebih dulu memberi contoh dengan bersepeda ke sejumlah kegiatan dinas yang memungkinkan.
“Sifatnya himbauan kepada semua. Badan sehat, stamina kuat. Ayo bersepeda,” ujarnya.
Ia menegaskan, program tersebut tidak akan membebani anggaran daerah. Pengadaan sepeda sepenuhnya dilakukan secara mandiri oleh masing-masing pegawai.
Menurutnya, kebiasaan bersepeda akan memberikan dampak positif, baik dari sisi efisiensi energi maupun kesehatan. Dengan lebih banyak bergerak, diharapkan para ASN memiliki kondisi fisik yang lebih prima dan semangat kerja yang meningkat.
“Sehingga badan bisa lebih fit, dan semangat bekerja lebih meningkat,” tambahnya.
Mantan Kepala Disperindag Pamekasan itu berharap, kebiasaan bersepeda ini bisa terealisasi dengan baik di internal Disdikbud. Bahkan, ia membuka peluang jika organisasi perangkat daerah (OPD) lain turut mengadopsi langkah serupa.
“Tidak masalah kalau ada yang mengikuti. Alhamdulillah kalau memang cocok, kita sehat bugar bersama,” pungkasnya. (enk/nda)














