Konflik Timur Tengah Memanas, Pemkab Pamekasan Siapkan Edaran Hemat BBM

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman didampingi Sekda Taufikurrachman saat diwawancara awak media. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman didampingi Sekda Taufikurrachman saat diwawancara awak media. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Potensi terjadinya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat konflik di kawasan Timur Tengah mulai diantisipasi oleh sejumlah pemerintah daerah. Salah satunya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan.

Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman mengatakan, meski dampak konflik global tersebut belum dirasakan secara langsung di daerah, namun kewaspadaan tetap perlu dikedepankan.

Menurutnya krisis energi dan gangguan distribusi BBM sangat mungkin terjadi apabila konflik terus berkepanjangan.

“Kita harus tetap waspada. Walaupun dampak langsungnya belum terasa di Pamekasan, namun dampak lain seperti krisis energi dan potensi kelangkaan BBM bisa saja dirasakan masyarakat,” katanya.

Baca juga :  Tolak Pilkades, Masyarakat Kepung Kantor DPRD Pamekasan

Sebagai langkah awal antisipasi, Pemkab Pamekasan saat ini tengah menyiapkan surat edaran (SE) yang berisi imbauan penghematan penggunaan BBM.

Surat edaran tersebut nantinya akan ditujukan kepada seluruh perangkat daerah, aparatur sipil negara (ASN), serta masyarakat umum.

“Kalau tidak perlu keluar membawa sepeda motor, sebaiknya jangan keluar. Kami sudah sampaikan kepada para pejabat, bagi yang jarak rumahnya tidak terlalu jauh, disarankan menggunakan sepeda ontel,” ujarnya.

KH. Kholilurrahman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung kebijakan penghematan energi demi kepentingan bersama.

Baca juga :  UIN Madura Dorong Kemandirian Petani Lewat Pelatihan Potensi Lokal

“Jika seluruh pihak memiliki kesadaran yang sama, dampak krisis energi global diyakini dapat diminimalisasi di tingkat daerah,” tandasnya. (ibl/nda)

Berita Terkait

ASN Pamekasan WFH Setiap Jumat, Bupati Tekankan Efisiensi dan Perubahan Budaya Kerja
Berangkat Ngantor Naik Sepeda, Kadisdikbud Pamekasan Ajak ASN Hemat BBM Sekaligus Jaga Kebugaran
Bocah 5 Tahun di Kecamatan Pasean Tewas Diserang Monyet Peliharaan, Polisi Selidiki Pemilik
Keterangan Dua Terdakwa Kasus Pembunuhan Berbeda dari BAP, Kuasa Hukum Korban Berharap Hukuman Seumur Hidup
SPPG Yayasan As-Salman Ditutup BGN, Ribuan Siswa di Pamekasan Belum Terima MBG
Setahun Jabatan Bupati-Wabup, Ketua Dewan Minta Fokus Reformasi Birokrasi dan Kurangi Seremonial
Paripurna LKPJ 2025, DPRD Pamekasan Ingatkan Kinerja Awal Bupati Belum Maksimal
Buntut Operasi Kuret di Tempat Praktik Dokter, DPRD Pamekasan Segera Sidak 

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 08:41 WIB

ASN Pamekasan WFH Setiap Jumat, Bupati Tekankan Efisiensi dan Perubahan Budaya Kerja

Kamis, 2 April 2026 - 08:04 WIB

Berangkat Ngantor Naik Sepeda, Kadisdikbud Pamekasan Ajak ASN Hemat BBM Sekaligus Jaga Kebugaran

Kamis, 2 April 2026 - 05:29 WIB

Bocah 5 Tahun di Kecamatan Pasean Tewas Diserang Monyet Peliharaan, Polisi Selidiki Pemilik

Rabu, 1 April 2026 - 13:32 WIB

Keterangan Dua Terdakwa Kasus Pembunuhan Berbeda dari BAP, Kuasa Hukum Korban Berharap Hukuman Seumur Hidup

Rabu, 1 April 2026 - 08:25 WIB

SPPG Yayasan As-Salman Ditutup BGN, Ribuan Siswa di Pamekasan Belum Terima MBG

Berita Terbaru

Opini

Trump, Tuan yang Mahasyahwat

Jumat, 3 Apr 2026 - 07:17 WIB