Ketua Satgas MBG Pamekasan Janji Sidak Usai Lebaran, PMII Minta Sanksi Tegas SPPG Nakal

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Pamekasan, H. Sukriyanto saat menemui massa aksi dari PMII Komisariat UIN Madura. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Pamekasan, H. Sukriyanto saat menemui massa aksi dari PMII Komisariat UIN Madura. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Pamekasan, H. Sukriyanto menegaskan komitmennya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG.

Pernyataan itu disampaikan saat menemui massa aksi jilid II dari aktivis PMII Komisariat UIN Madura di Kantor Bupati Pamekasan, Selasa (17/3/2026).

Wakil Bupati Pamekasan itu mengaku sudah merencanakan inspeksi mendadak (sidak) ke seluruh dapur penyedia MBG. Tujuannya, untuk memastikan standar pelayanan dan kualitas makanan benar-benar terpenuhi.

“Setelah Lebaran akan sidak. Kita pastikan setiap dapur harus menyalurkan menu sesuai dengan ketentuan Badan Gizi Nasional,” katanya.

Baca juga :  Ketersediaan Logistik Pemilu di Kabupaten Pamekasan Capai 50 Persen

Mantan Kepala Desa Blaban dua periode itu menegaskan, pihaknya tidak akan segan memberikan sanksi tegas kepada pihak dapur yang terbukti melanggar ketentuan, terutama jika sampai merugikan masyarakat.

“Kalau ada yang melanggar, tentu akan kita tindak tegas. Ini menyangkut kepentingan masyarakat dan juga negara,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Komisariat PMII UIN Madura Arisandi, meminta agar komitmen tersebut benar-benar direalisasikan dan tidak hanya menjadi janji semata.

Menurutnya, persoalan MBG bukan hal sepele karena menyangkut kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai penerima manfaat utama.

Baca juga :  Bagikan 2.000 Takjil, Program ABFA BETA SDIT ABFA Pamekasan Jadi Media Edukasi Santri Berbagi

“Satgas harus gerak cepat. Kalau ada dapur yang memberikan menu tidak layak langsung tindak, kalau perlu ditutup,” ujarnya.

Arisandi menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengawal program tersebut agar berjalan sesuai tujuan dan tidak menimbulkan dampak negatif.

“Kami akan terus mengawal. Satgas harus berani memberikan sanksi tegas kepada pihak yang melanggar,” tandasnya. (ibl/nda).

Berita Terkait

Meski Sekolah Masih Disegel, SPMB SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Tetap Dibuka
Imigrasi Pamekasan Jadi Tuan Rumah BERSAPDA 2026, Perkuat Sinergi Forkopimda dan Kepedulian Sosial
UIM Dorong Mahasiswa Berinovasi dan Bangun Digitalisasi Desa Lewat KKN
Pegiat Lingkungan Tanam 10 Ribu Mangrove, Bentuk Protes Kasus Perusakan Mangrove Hampir Dua Tahun Mangkrak
Dua Guru SMK Kesehatan Nusantara Diperiksa Polisi, Ungkap Kronologi Penyegelan Sekolah
UIM Bekali DPL KKN 2026, Perkuat Pengawasan Lapangan dan Sistem Pelaporan Terintegrasi
Polres Pamekasan Dalami Kasus Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara, Agendakan Periksa Sejumlah Guru
Ahli Waris Tegaskan Tanah TK ABA IV Tak Pernah Dijual, Siap Tempuh Jalur Hukum dan Laporkan Pihak Terkait

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:30 WIB

Meski Sekolah Masih Disegel, SPMB SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Tetap Dibuka

Senin, 15 Juni 2026 - 13:31 WIB

Imigrasi Pamekasan Jadi Tuan Rumah BERSAPDA 2026, Perkuat Sinergi Forkopimda dan Kepedulian Sosial

Senin, 15 Juni 2026 - 12:40 WIB

UIM Dorong Mahasiswa Berinovasi dan Bangun Digitalisasi Desa Lewat KKN

Senin, 15 Juni 2026 - 12:06 WIB

Dua Guru SMK Kesehatan Nusantara Diperiksa Polisi, Ungkap Kronologi Penyegelan Sekolah

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:56 WIB

UIM Bekali DPL KKN 2026, Perkuat Pengawasan Lapangan dan Sistem Pelaporan Terintegrasi

Berita Terbaru

Opini

Intelektual Tradisional itu Akademisi Yang Membeo

Selasa, 16 Jun 2026 - 07:19 WIB