Jatah BLT DBHCHT Pamekasan Dipangkas, Tahun Ini Hanya untuk Buruh Pabrik Rokok

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karyawan CV Ayunda Permata Sejahtera saat memproduksi rokok di gudang induk yang berada di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Pamekasan. (DOK. KLIKMADURA)

Karyawan CV Ayunda Permata Sejahtera saat memproduksi rokok di gudang induk yang berada di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Pamekasan. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) tahun ini hanya diperuntukkan bagi buruh pabrik rokok di Kabupaten Pamekasan. Jumlah penerimanya diperkirakan sekitar tujuh ribu orang yang tersebar di sejumlah perusahaan rokok.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan Herman Hidayat Santoso menjelaskan, terbatasnya penerima bantuan tersebut disebabkan pagu anggaran yang jauh lebih kecil dibanding tahun sebelumnya. Tahun ini anggaran BLT DBHCHT hanya sekitar Rp 5 miliar, sedangkan tahun lalu mencapai Rp 13,8 miliar.

Menurut Herman, penurunan itu terjadi karena dana DBHCHT yang diterima Pemkab Pamekasan dari pemerintah pusat berkurang hampir 50 persen. Kondisi tersebut secara langsung berdampak terhadap alokasi anggaran bantuan bagi masyarakat.

Baca juga :  Gudang Tembakau Senilai Miliaran Rupiah di Pamekasan Ludes Terbakar

Adapun jumlah penerima bantuan diperkirakan berkisar 7.000 orang yang berasal dari buruh di berbagai pabrik rokok di Pamekasan. Meski demikian, jumlah pasti perusahaan rokok penerima manfaat masih dalam proses pendataan.

“Nominal yang diterima juga Rp 600 ribu dalam sekali bayar yang terhitung selama dua bulan,” kata Herman.

Ia menambahkan, penyaluran bantuan tersebut kemungkinan akan dilakukan pada Agustus mendatang. Namun, jadwal itu masih bisa berubah karena proses penyaluran harus melalui sejumlah tahapan administrasi.

“Iya kami juga memohon maaf kepada masyarakat yang belum kebagian, kondisinya juga iya seperti ini. Semoga penyalurannya juga lancar,” ungkap Herman.

Baca juga :  Habiskan Anggaran Rp 13,1 Miliar, SIHT Pamekasan Hanya Mampu Tampung Dua Perusahaan Rokok

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Halili menyampaikan bahwa pengurangan dana DBHCHT tidak hanya terjadi di Pamekasan. Hampir seluruh daerah penerima juga mengalami kondisi yang sama.

Meski begitu, dia menegaskan bahwa proses penyaluran BLT harus tetap dilakukan secara transparan dan tepat sasaran. Validitas data penerima juga harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

“Penyesuaian ini harus mempertimbangkan kondisi buruh selaku penerima utama. Data-datanya juga harus yang akurat agar tepat sasaran,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat
Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 
Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua
Tiga Pelaku Pembunuhan Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Keluarga Korban Ngamuk di PN Pamekasan
Dinkes Pamekasan Gelar Program Grant Immunization, Target Capaian Imunisasi 100 Persen
38 Kasus HIV Ditemukan di Pamekasan, Pengobatan ARV Hanya Tersedia di Dua Puskesmas
Musholla Milik Lansia di Kecamatan Waru Hangus Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
Penanganan Dugaan Perusakan Mangrove Jalan di Tempat, PPLH Madura Raya Pertanyakan Keseriusan Polres Pamekasan

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:19 WIB

Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:24 WIB

Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:59 WIB

Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:21 WIB

Tiga Pelaku Pembunuhan Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Keluarga Korban Ngamuk di PN Pamekasan

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:55 WIB

Dinkes Pamekasan Gelar Program Grant Immunization, Target Capaian Imunisasi 100 Persen

Berita Terbaru