MUI Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya Ali Khamanei, Serukan Penghentian Eskalasi Militer

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ayatollah Ali Khamanei, Pimpinan tertinggi Iran yang wafat akibat serangan AS-Israel. (ISTIMEWA)

Ayatollah Ali Khamanei, Pimpinan tertinggi Iran yang wafat akibat serangan AS-Israel. (ISTIMEWA)

JAKARTA || KLIKMADURA – Majelis Ulama Indonesia Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan tausiyah resmi terkait memanasnya situasi di kawasan Timur Tengah setelah serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran.

Dalam surat yang diteken oleh Ketua Umum KH Anwar Iskandar dan Sekretaris Jenderal Buya Amirsyah Tambunan, MUI mengecam keras tindakan militer tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk agresi yang melanggar nilai kemanusiaan.

MUI menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei yang disebut gugur akibat serangan pada 28 Februari 2026.

Baca juga :  Jemaah Haji Harus Jalan Kaki 20 Kilometer hingga Tak Kebagian Tempat, Pelayanan Pemerintah Dinilai Jauh dari Harapan

Dalam tausiyah itu, MUI mengutip doa Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un sebagai bentuk belasungkawa dan solidaritas terhadap masyarakat Iran.

Selain mengecam serangan Israel dan Amerika, MUI juga menegaskan bahwa tindakan tersebut bertentangan dengan mandat konstitusi Indonesia melalui UUD 1945 yang mewajibkan bangsa Indonesia ikut menjaga ketertiban dunia dan keadilan sosial.

MUI menyebut aksi militer itu semakin menjauhkan upaya perdamaian global yang seharusnya dijunjung tinggi seluruh negara.

MUI menilai serangan balasan Iran tidak dapat dijustifikasi secara internasional meski Iran mengklaim tindakan itu sebagai pembalasan.

Baca juga :  Palestina Negara Pertama yang Akui Kemerdekaan Indonesia

Namun, MUI menekankan bahwa Amerika dan Israel wajib menghentikan serangan karena aksi itu jelas melanggar hukum internasional serta bertentangan dengan piagam PBB yang menuntut semua negara menahan diri dari tindakan yang mengancam perdamaian dunia.

Dalam tausiyah tersebut, MUI menegaskan bahwa eskalasi yang melibatkan Israel, Amerika, dan Iran berpotensi menyeret kawasan Timur Tengah ke konflik terbuka berskala besar.

Situasi ini dinilai bukan sekadar insiden terbatas, melainkan bagian dari konfigurasi geopolitik yang lebih rumit dan membutuhkan perhatian global.

MUI meminta seluruh negara berperan aktif mendorong penghentian kekerasan agar penderitaan warga sipil tidak semakin meluas.

Baca juga :  Temui Presiden Jokowi, DPP LDII Pastikan Netral Pada Pemilu 2024

Seruan ini juga menjadi pengingat bahwa perdamaian dunia adalah tanggung jawab bersama, terutama di bulan suci Ramadhan ketika umat Muslim di seluruh dunia tengah beribadah dan berharap suasana aman serta tenteram. (nda)

Berita Terkait

Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jamaah Tunda Umrah ke Tanah Suci
Alhamdulillah, Syaikhona Kholil Bangkalan Resmi Sandang Gelar Pahlawan Nasional
Azana Hospitality Dinobatkan Jadi Manajemen Hotel Lokal Terbaik di Exquisite Awards 2025
Investasi Hulu Migas Capai 5,5 Miliar Dolar, Jadi Penopang Ketahanan Energi Nasional
Willy Aditya Nilai Pemutusan Layanan BPJS di Pamekasan Langgar Konstitusi
Anak Buah Prabowo Sambangi Rumah Duka Driver Ojol Affan, Sampaikan Belasungkawa Mendalam
Dasco Telpon Menkes Desak Atasi KLB Campak di Sumenep
Megawati Copot Said Abdullah Dari Jabatan Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:14 WIB

MUI Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya Ali Khamanei, Serukan Penghentian Eskalasi Militer

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:12 WIB

Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jamaah Tunda Umrah ke Tanah Suci

Senin, 10 November 2025 - 05:41 WIB

Alhamdulillah, Syaikhona Kholil Bangkalan Resmi Sandang Gelar Pahlawan Nasional

Jumat, 24 Oktober 2025 - 00:21 WIB

Azana Hospitality Dinobatkan Jadi Manajemen Hotel Lokal Terbaik di Exquisite Awards 2025

Senin, 20 Oktober 2025 - 05:48 WIB

Investasi Hulu Migas Capai 5,5 Miliar Dolar, Jadi Penopang Ketahanan Energi Nasional

Berita Terbaru