Palestina Negara Pertama yang Akui Kemerdekaan Indonesia

- Jurnalis

Jumat, 10 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, KLIKMADURA – Ribuan masyarakat dan mahasiswa Pamekasan membanjiri Monumen Arek lancor, pamekasan, Madura, Jumat (10/11/2023). Mereka mengenakan pakaian serba putih dan meneriakkan kemerdekaan Palestina.

Sejumlah tokoh penting di Kota Gerbang Salam berkumpul dalam aksi solidaritas tersebut. Di antaranya, Pengasuh Ponpes Matsaratul Huda sekaligus mantan bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman.

Kemudian, RH. Lora Abbas Muhammad Rofi’i yang merupakan jajaran pengasuh Ponpes Al-Hamidy Banyuanyar, Pamekasan. Tokoh-tokoh penting lain juga hadir dalam kegiatan yang dibanjiri puluhan ribu umat muslim tersebut.

KH. Kholilurrahman menyampaikan, dirinya yakin Palestina akan bebas dari penjajahan meskipun sekarang masih dibantai habis-habisan oleh Israel. Keyakinan tersebut karena Allah berjanji bahwa akan ada saatnya Palestina merdeka.

Baca juga :  Forkopimda Pamekasan Tinjau Dapur Sehat SPPG, Ketua Dewan Pastikan Program MBG Aman dan Lancar

“Kita berkumpul disini dengan niat yang baik yaitu bela Palestina, saya yakin niat baik kita akan didengar oleh Allah SWT,” ucapnya saat orasi.

Kiai Kholil menyampaikan, Palestina adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Dan Palestina adalah negara tempat hijrahnya para Nabi.

Untuk itu, sangat wajar jika Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia menyerukan kemerdekaan untuk Palestina.

“Alhamdulillah kita bersama dan bersatu bela Palestina, sebagai ummat muslim harus siap bela Palestina sampai merdeka,” ujarnya.

Sementara itu, RH. Lora Abbas Muhammad Rofi’i mengajak masyarakat Pamekasan untuk bersholawat dan berdoa demi keselamatan warga Palestina.

Baca juga :  Akhirnya, Bupati Mas Tamam "Serahkan" Kursi Sekda Pada Masrukin

“Palestina sedang berjuang, penuh pengorbanan sampai berdarah-darah. Kita doakan kemenangan untuk Palestina,” ucap Lora Abbas.

Ra Abbas menegaskan, kegiatan aksi solidaritas bela Palestina itu murni kegiatan kemanusiaan. Tidak ada unsur- unsur politik menjelang pemilu 2024. (ibl/diend)

Berita Terkait

Dari Bedah Buku ke Petisi, Karang Taruna dan Rektor Se-Madura Dorong Madura Jadi Provinsi
Lahan Sengketa, Toko di Pasar Penaguan Pamekasan Dipagar
Keren! DPD Partai Gelora Indonesia Pamekasan Buka Pos Bantuan Hukum Gratis
SIHT Rp11 Miliar Mangkrak, DPRD Pamekasan Segera Panggil Disperindag
Buntut Sengketa Lahan Pasar Panaguan, Salah Satu Toko Bakal Dipagar
DPRD Pamekasan Resmi Paripurnakan Raperda Perampingan OPD, Pembahasan Lanjutan Segera Dikebut
Dana Cadangan Pilkada 2029 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Ingatkan Risiko Perubahan Regulasi
SMAN 1 Pamekasan Libatkan Alumni Genjot Kualitas Siswa Kelas Akhir

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 09:31 WIB

Dari Bedah Buku ke Petisi, Karang Taruna dan Rektor Se-Madura Dorong Madura Jadi Provinsi

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:30 WIB

Lahan Sengketa, Toko di Pasar Penaguan Pamekasan Dipagar

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:28 WIB

Keren! DPD Partai Gelora Indonesia Pamekasan Buka Pos Bantuan Hukum Gratis

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:05 WIB

SIHT Rp11 Miliar Mangkrak, DPRD Pamekasan Segera Panggil Disperindag

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:47 WIB

Buntut Sengketa Lahan Pasar Panaguan, Salah Satu Toko Bakal Dipagar

Berita Terbaru

Sejumlah warga memagari toko di Pasar Penaguan, Proppo, Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Pamekasan

Lahan Sengketa, Toko di Pasar Penaguan Pamekasan Dipagar

Minggu, 15 Feb 2026 - 11:30 WIB