UIM Ekspansi Dakwah ke Negeri Sakura, Mahasiswa Siap Jalankan Misi Pengabdian Global

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Universitas Islam Madura (UIM) Dr. Ahmad (baju putih) foto bersama saat penyerahan mahasiswa KKN di Jepang. (ISTIMEWA)

Rektor Universitas Islam Madura (UIM) Dr. Ahmad (baju putih) foto bersama saat penyerahan mahasiswa KKN di Jepang. (ISTIMEWA)

JEPANG || KLIKMADURA – Universitas Islam Madura (UIM) kembali menunjukkan komitmennya di panggung internasional. Yakni, dengan melepas mahasiswa untuk menjalankan program pengabdian selama tiga bulan di Masjid Indonesia Ueda, Jepang.

Seremoni penyerahan digelar pada Sabtu malam, 21 Februari 2026, pukul 18.00 JST, dan dipimpin langsung oleh Rektor UIM Dr. H. Ahmad, S.Ag., M.Pd..

Mahasiswa pengabdian tersebut diterima secara resmi oleh Ketua DKM Masjid Indonesia Ueda, Ariesta Kurnia. Kehadiran mahasiswa UIM di Jepang ini menandai sinergi kuat antara perguruan tinggi di Madura dan komunitas Muslim diaspora di wilayah Nagano, terutama dalam menguatkan kegiatan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat.

Baca juga :  Gelar Seminar Internasional, UIM Hadirkan Habib Alwi Bin Abdullah Alaydrus dari Yaman

Dalam program ini, mahasiswa UIM tidak hanya akan membantu pelaksanaan kegiatan Ramadan. Tetapi juga aktif membina keberagamaan dan kepedulian sosial.

Ia dijadwalkan ikut memakmurkan masjid melalui salat berjamaah, kajian rutin, pembinaan baca Al-Qur’an, pendampingan pendidikan agama bagi anak-anak diaspora, serta memperkuat aktivitas sosial dan ukhuwah Islamiyah di lingkungan Muslim Indonesia di Ueda.

Rektor UIM Dr. H. Ahmad,. S.Ag,. M.Pd menegaskan, program pengabdian internasional tersebut adalah wujud nyata keberpihakan kampus terhadap misi pendidikan global dan penguatan nilai moderasi beragama.

“Pengabdian di Jepang ini adalah ruang belajar yang sangat berharga, mereka belajar memahami realitas Muslim minoritas, membangun empati lintas budaya, sekaligus meneguhkan identitas keislaman yang moderat dan rahmatan lil ‘alamin,” ujar Dr. Ahmad.

Baca juga :  Kader Dikeroyok Warga Desa Larangan Badung, PC PMII Pamekasan Tempuh Jalur Hukum

Ia menambahkan, penugasan mahasiswa di Masjid Indonesia Ueda bukan sekadar agenda jangka pendek. Melainkan langkah strategis memperluas jaringan internasional UIM.

“Kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada program tiga bulan, tetapi berkembang menjadi kemitraan berkelanjutan dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan komunitas diaspora. UIM harus mengambil peran aktif dalam membangun peradaban melalui kerja-kerja kolaboratif lintas negara,” imbuhnya.

UIM optimistis bahwa keberangkatan mahasiswa tersebut akan memperkuat hubungan antara kampus dan komunitas diaspora.

Sekaligus, memberi pengalaman akademik dan spiritual yang berharga bagi mahasiswa dalam menghadapi masyarakat global yang multikultural.

Baca juga :  Harumkan Nama Madura di Yaman, 14 Mahasiswa Tuntaskan Studi di Universitas Al-Ahgaff

Program ini juga diharapkan memberikan dampak langsung bagi komunitas Muslim Indonesia di Jepang, terutama dalam penguatan kegiatan keagamaan dan pengembangan komunitas. (nda)

Berita Terkait

Harumkan Nama Madura di Yaman, 14 Mahasiswa Tuntaskan Studi di Universitas Al-Ahgaff
Di Tengah Dingin Kamp Pengungsian, Kehangatan dari Mahasiswa Indonesia Menyapa Pengungsi Palestina-Suriah
PPI Dunia Kritik Keras Diplomasi RI, Dinilai Mulai Tunduk pada Agenda Imperialisme AS
Tim Riset UIM Jajaki Kolaborasi dengan Lembaga Riset Pertanian Terbesar Jepang
UIM Go Internasional, Gandeng PCINU Jepang untuk Perkuat Jaringan Global
Warga Kangean di Malaysia Gelar Pertemuan Akbar, Tegaskan Tolak Eksplorasi Migas
PT. Menara Internusa Manjakan Jemaah, Umrah 7 Kali Gratis Tanpa Biaya Tambahan
Kepanikan bank mereda di Wall Street. Selanjutnya: Kepanikan Fed

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 03:25 WIB

Harumkan Nama Madura di Yaman, 14 Mahasiswa Tuntaskan Studi di Universitas Al-Ahgaff

Minggu, 22 Maret 2026 - 03:23 WIB

Di Tengah Dingin Kamp Pengungsian, Kehangatan dari Mahasiswa Indonesia Menyapa Pengungsi Palestina-Suriah

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:52 WIB

PPI Dunia Kritik Keras Diplomasi RI, Dinilai Mulai Tunduk pada Agenda Imperialisme AS

Minggu, 22 Februari 2026 - 02:20 WIB

UIM Ekspansi Dakwah ke Negeri Sakura, Mahasiswa Siap Jalankan Misi Pengabdian Global

Kamis, 19 Februari 2026 - 02:49 WIB

Tim Riset UIM Jajaki Kolaborasi dengan Lembaga Riset Pertanian Terbesar Jepang

Berita Terbaru

Catatan Pena

Tentang Cinta, Iman, dan Qurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:39 WIB