Pemkab Pastikan Anggaran Efisien, Sisa Dana Pinjaman UMKM Diproyeksi Perkuat APBD 2026

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Diskop UKM dan Naker Pamekasan, Achmad Sjaifudin. (DOK. KLIKMADURA)

Kepala Diskop UKM dan Naker Pamekasan, Achmad Sjaifudin. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Program pinjaman modal usaha bagi pelaku UMKM di Kabupaten Pamekasan senilai Rp15 miliar ternyata belum terserap optimal.

Dari total anggaran tersebut, baru Rp8 miliar yang tersalurkan kepada pelaku usaha, sehingga menyisakan sekitar Rp7 miliar.

Pemerintah daerah berencana menarik sisa anggaran itu untuk menutup defisit APBD, dan wacana tersebut telah masuk dalam pembahasan RAPBD 2026.

Kepala Diskop UKM dan Naker Pamekasan, Achmad Sjaifudin mengatakan, teknis penarikan anggaran masih menunggu keputusan lebih lanjut. “Bunga dari pinjaman modal usaha memang masuk ke APBD, tapi belum optimal,” ujarnya.

Baca juga :  Optimalkan Kinerja ASN, Pemkab Pamekasan Segera Launching Si Ganteng

Achmad memprediksi program pinjaman modal usaha daerah akan berakhir pada 2026. Meski begitu, ia mengaku tak terlalu khawatir lantaran masih ada alternatif pembiayaan dari Pemprov Jawa Timur melalui Bank BPR Jatim serta Bank UMKM Jawa Timur Pamekasan.

Terkait rendahnya serapan, Achmad menilai salah satu penyebabnya adalah persyaratan yang dinilai cukup berat serta tingkat bunga yang tidak sepenuhnya menarik bagi pelaku UMKM.

Untuk pinjaman modal usaha senilai Rp6 miliar, bunga yang ditawarkan mencapai 6 persen. Sedangkan skema WUB dengan anggaran Rp9 miliar memiliki bunga 1 persen.

Baca juga :  Nilai Investasi Pamekasan 2024 Tembus Rp 425 Miliar, Mayoritas dari Investor Lokal

“Kami hanya memberikan rekomendasi, keputusan sepenuhnya di tangan pihak BPR UMKM Jatim,” jelasnya.

Achmad berharap tahun ini para pelaku UMKM dapat meningkatkan kapasitas usaha, termasuk memperluas jaringan pemasaran hingga lintas provinsi.

Pihaknya juga menyediakan sejumlah program pendukung seperti fasilitasi HAKI, digital marketing, hingga pendampingan pembuatan konten produk. (enk/nda)

Berita Terkait

Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing
Anggota DPR RI Fraksi PKS Aboe Bakar Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, RMI PCNU Pamekasan Protes!
Mewakili Komisi IV, Edy Gelora Tegaskan Komitmen Kawal Ketat Program MBG
Peleburan OPD Tunggu Hasil Pembahasan Pansus DPRD Pamekasan
9 Jam KPK Kumpulkan Pejabat Pemkab Pamekasan, Digelar Tertutup dan Tak Boleh Bawa HP
Forum LSM Pamekasan Soroti Menu MBG, Satgas dan BGN Siap Sisir Ratusan SPPG
Meski Tuai Polemik, Kadinkes Sebut Keputusan Puskesmas Teja Menolak Antar Jenazah Pakai Ambulans Sesuai Aturan

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 07:56 WIB

Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Jumat, 10 April 2026 - 07:33 WIB

Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Jumat, 10 April 2026 - 02:58 WIB

Anggota DPR RI Fraksi PKS Aboe Bakar Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, RMI PCNU Pamekasan Protes!

Kamis, 9 April 2026 - 13:13 WIB

Mewakili Komisi IV, Edy Gelora Tegaskan Komitmen Kawal Ketat Program MBG

Kamis, 9 April 2026 - 11:25 WIB

Peleburan OPD Tunggu Hasil Pembahasan Pansus DPRD Pamekasan

Berita Terbaru