Cegah Cepat Basi, Menu MBG Ramadan di Pamekasan Diubah Jadi Keringan

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses penyaluran MBG di SMAN 2 Pamekasan beberapa waktu lalu (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

Proses penyaluran MBG di SMAN 2 Pamekasan beberapa waktu lalu (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) di bulan Ramadan tetap berjalan. Menu yang diberikan berupa menu keringan agar tidak cepat basi dan bisa dikonsumsi saat waktu berbuka puasa.

Koordinator BGN Wilayah Pamekasan, Haryanto Rahmansyah mengatakan, penyaluran MBG tetap dilakukan sebelum jam pulang sekolah dengan menggunakan menu keringan.

Langkah itu dilakukan agar program MBG tetap berjalan tanpa mengganggu aktivitas pembelajaran selama bulan Ramadan.

“Menu keringan itu terdiri dari susu, telur, roti, buah atau menu alternatif lain. Apabila salah satu item menu itu tidak ada bisa menggunakan telur asin, abon, dendeng kering, buah ataupun kurma,” jelasnya.

Baca juga :  165 Dapur MBG di Sampang Belum Kantongi PBG, Potensi PAD Ratusan Juta Terancam Menguap

Haryanto menegaskan, menu keringan ini hanya diterapkan selama bulan Ramadan. Menu MBG seperti biasanya akan kembali dilaksanakan setelah Idul Fitri atau ketika siswa kembali masuk sekolah.

Menurutnya, meskipun Ramadan, MBG wajib tetap berjalan. Hal itu karena pemenuhan gizi harus terus berlangsung setiap hari dan tidak boleh terputus.

“Juga diusahakan pemanfaatan bahan pangan lokal dalam pelaksanaan MBG ini. Juga melibatkan pelaku UMKM diharapkan dapat mendorong penguatan ekonomi daerah agar bisa bergerak,” kata Haryanto.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pamekasan, Mohammad Saedy Romly mendukung menu MBG dalam bentuk keringan. Dengan demikian, makanan tersebut bisa dinikmati siswa saat berbuka puasa.

Baca juga :  SPPG Yayasan As-Salman Ditutup BGN, Ribuan Siswa di Pamekasan Belum Terima MBG

“Sangat setuju dengan kebijakan itu. Agar pemenuhan gizi bagi siswa, ibu hamil, menyusui juga balita agar tetap terpenuhi,” pungkasnya. (enk/nda)


Jika ingin dibuatkan versi judul yang lebih kuat atau lead yang lebih tajam khas Klik Madura, saya siap bantu.

Berita Terkait

Tertarik pada Luka-Luka Cinta Royyan Julian, Tauhed Supratman Raih Penghargaan Sutasoma
Pemkab Pamekasan Pastikan UHC Prioritas Aktif November 2026, Klaim Cakupan Peserta Capai 98,8 Persen
Pemilik Warung Seblak Moms Iphiie Akhirnya Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Kasus Investasi Bodong 
Kapus Waru Pamekasan Ungkap Pemicu Gangguan Kesehatan Jiwa, Dukungan Keluarga Jadi Kunci Pemulihan
AJP-DKP Bakal Gelar Pekan Kebudayaan Madura, Angkat Warisan M. Tabrani untuk Indonesia
Pagelaran Karapan Sapi Pamekasan Tanpa Suntikan Dana Pemkab, Peserta Patungan hingga Ratusan Juta
Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres
Polisi Usut Pembongkaran Indomaret di Palengaan, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Tertarik pada Luka-Luka Cinta Royyan Julian, Tauhed Supratman Raih Penghargaan Sutasoma

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:17 WIB

Pemkab Pamekasan Pastikan UHC Prioritas Aktif November 2026, Klaim Cakupan Peserta Capai 98,8 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:52 WIB

Pemilik Warung Seblak Moms Iphiie Akhirnya Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Kasus Investasi Bodong 

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:45 WIB

Kapus Waru Pamekasan Ungkap Pemicu Gangguan Kesehatan Jiwa, Dukungan Keluarga Jadi Kunci Pemulihan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Pagelaran Karapan Sapi Pamekasan Tanpa Suntikan Dana Pemkab, Peserta Patungan hingga Ratusan Juta

Berita Terbaru