SUMENEP || KLIKMADURA — Haru dan kebahagiaan pecah ketika ribuan anak yatim memadati kediaman almarhumah ibunda Ainun Bani. Di tempat penuh kenangan itu, Yayasan Bani Insan Peduli (BIP) menggelar kegiatan kemanusiaan berskala besar.
Yakni, berupa santunan kepada 2.000 anak yatim yang tersebar di wilayah timur Pulau Madura, Minggu (15/2/2026).
Sejak matahari belum tinggi, senyum polos anak-anak telah memenuhi lokasi. Acara ini bukan sekadar kegiatan sosial tahunan, tetapi menjadi hari yang dinanti sebagai “pesta kebahagiaan” bagi mereka yang hadir.
Yayasan BIP menegaskan bahwa kehadiran anak-anak yatim bukan hanya untuk menerima bantuan, tetapi untuk merasakan pelukan hangat dari keluarga besar yang peduli pada masa depan mereka.
Dengan tema “Mengetuk Pintu Langit, Menjemput Keberkahan Ramadhan,” rangkaian kegiatan dimulai dengan lantunan sholawat yang bergema di seluruh area.
Suara ribuan anak yatim yang bersahut-sahutan dengan iringan hadroh menciptakan suasana spiritual yang begitu menyentuh. Tidak sedikit tamu undangan yang meneteskan air mata saat menyaksikan pemandangan tersebut.
Dalam sambutannya, Founder Yayasan BIP Ali Zaenal Abidin mengatakan, kegiatan tersebut bukan rutinitas, melainkan bentuk pengabdian yang lahir dari kepedulian mendalam.
“Kami ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendiri. Angka 2.000 ini bukan sekadar statistik, tapi 2.000 harapan yang harus kita jaga bersama agar tetap menyala,” katanya.
Bang Bani—sapaan akrab Ali Zaenal Abidin—kemudian mengajak seluruh yang hadir merenungi pesan mulia Rasulullah SAW. Dengan mengangkat jari telunjuk dan jari tengahnya bersisian, ia menyampaikan sabda yang membuat suasana hening seketika.
“Rasulullah SAW pernah bersabda, ‘Aku dan orang yang mengasuh anak yatim di surga seperti ini’, seraya beliau mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengahnya. Inilah visi besar kita hari ini,” katanya.
“Kita tidak hanya memberi santunan, kita sedang mengantre untuk berdiri berdampingan dengan Baginda Nabi di surga nanti,” tambahnya.
Kegiatan besar ini tidak berdiri sendiri. Sebelumnya telah digelar Road Show Goes To Sumenep, bersepeda santai bersama Bupati Sumenep dan Yayasan Makarimul Akhlaq, serta pelayanan pengobatan gratis yang menggandeng Klinik As Salamah.
Semua rangkaian ini menjadi satu kesatuan misi, menghadirkan senyum, kesehatan, dan harapan bagi masyarakat.
Di rumah yang dulu menjadi tempat kasih seorang ibu, kini ribuan anak yatim merasakan kasih serupa. Yayasan BIP tidak hanya memberikan bantuan, tetapi menyalakan kembali keyakinan bahwa setiap anak berhak dicintai, diperhatikan, dan diperjuangkan. (nda)














