Pemkab Pamekasan Siapkan Rp77 Miliar, Utang Premi UHC ke BPJS Kesehatan Dipastikan Lunas

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga melintas di depan Kantor BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Warga melintas di depan Kantor BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menyiapkan anggaran sebesar Rp77 miliar tahun ini.

Dana jumbo itu akan digunakan untuk menuntaskan kewajiban pembayaran premi kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID) dalam program Universal Health Coverage (UHC).

Dengan demikian, utang premi PBID kepada BPJS Kesehatan yang mencapai Rp43 miliar dipastikan akan dilunasi pada tahun ini.

Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman menegaskan, pengalokasian anggaran tersebut dilakukan agar tunggakan premi kesehatan tidak kembali menjadi beban di masa mendatang.

“Yang jelas, anggarannya sudah kami siapkan. Utang Rp43 miliar itu bisa kami penuhi karena total alokasi anggaran mencapai Rp77 miliar,” ujarnya.

Baca juga :  Rayakan Ulang Tahun Jurnalis, Pegadaian Syariah Area Madura Hadiahkan Emas Batangan

Dengan alokasi tersebut, Pemkab Pamekasan sebenarnya mampu meng-cover sekitar 75.155 peserta PBID. Namun, dalam perjanjian yang telah ditandatangani bersama BPJS Kesehatan, jumlah peserta yang dijamin baru mencapai 65.589 jiwa.

Jumlah tersebut dinilai belum cukup untuk mengembalikan status UHC Prioritas yang sebelumnya sempat diraih Kabupaten Pamekasan.

“Untuk UHC Prioritas, syaratnya harus mencapai 98 persen dari jumlah penduduk, dengan tingkat keaktifan minimal 80 persen,” jelas mantan anggota DPR RI itu.

Meski demikian, Kholilurrahman optimistis status UHC Prioritas Pamekasan dapat kembali dipulihkan. Bahkan, upaya lobi ke BPJS Kesehatan pusat disebut telah menunjukkan sinyal positif.

Baca juga :  Bupati Pamekasan Dukung Kemerdekaan Pers, Tapi Wajib Berimbang!

“Kemarin kami mengutus Wakil Bupati untuk melobi langsung ke BPJS Kesehatan pusat. Sepertinya ada green light. Insya Allah dikabulkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Pamekasan, Sahrul Munir memastikan, utang PBID kepada BPJS Kesehatan akan terbayar lunas pada pertengahan tahun ini.

“Utang PBID UHC tahun 2025 memang masih belum terbayarkan karena APBD baru ditetapkan. Namun, pertengahan tahun ini dipastikan sudah lunas,” tuturnya.

Sahrul menjelaskan, anggaran Rp77 miliar tersebut tidak hanya digunakan untuk menutup utang Rp43 miliar, tetapi juga untuk membayar premi PBID pada tahun anggaran berjalan.

Baca juga :  Puluhan PKL Kembali Berjualan di Arek Lancor, Sempat Bersitegang dengan Petugas

“Sisa anggaran akan digunakan untuk pembayaran premi PBID tahun berjalan 2026,” tandasnya. (ibl/nda)

Berita Terkait

HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi
Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045
Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim
Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik
Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret
PAD Parkir Pamekasan Tembus Rp4,4 Miliar, Target 2026 Masih Kurang Rp600 Juta
Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar
Hari Santri Nasional 2026, UIM Perkuat Tradisi Pesantren Lewat Berbagai Kegiatan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:18 WIB

HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:42 WIB

PAD Parkir Pamekasan Tembus Rp4,4 Miliar, Target 2026 Masih Kurang Rp600 Juta

Berita Terbaru