Program NATA SARUNG Puskemas Pademawu Berkompetisi di Ajang IGA Kementerian Dalam Negeri 2023

- Jurnalis

Minggu, 23 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pemkab Pamekasan menyetor berbagai inovasi yang dilakukan pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2023.

Kompetisi bergengsi yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendageri) itu diikuti seluruh pemerintah kabupaten dan kota seluruh Indonesia.

Salah satu inovasi yang dilakukan UPT Puskesmas Pademawu diikutkan dalam ajang tersebut. Yakni, inovasi Naikkan Kedatangan Sasaran dengan Warung Posyandu (Nata Sarung).

Tenaga Kesehatan Masyarakat, Puskesmas Pademawu, Dewi Maryam Ulfa,.S.KM mengatakan, posyandu balita merupakan salah satu upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM).

Berdasarkan data penilaian kinerja puskesmas pada tahun 2021, rata-rata balita datang ke posyandu hanya 44,76 persen dari target 70 persen.

Baca juga :  Wabup Pamekasan Sidak Faskes di Pantura, Fokus Peningkatan Pelayanan dan Kedisiplinan Pegawai

Kemudian, pencapaian posyandu balita purnama mandiri (PURI) hanya sebesar 69,38 persen dari target 75 persen.

“Indikator strata posyandu tidak terpenuhi karena tidak ada kegiatan inovatif dan tidak ada kegiatan tambahan seperti kegiatan ekonomi produktif posyandu,” terangnya.

Atas capaian yang masih rendah itu, UPT Puskemas Pademawu melakukan inovasi seiring adanya program Gerakan Bersama Menuju Posyandu Purnama Mandiri (Gema Madu Puri) dari Dinkes Pamekasan.

Yakni, inovasi Nata Sarung yang menghadirkan warung posyandu untuk menarik sasaran datang ke posyandu. “Menu yang yang direkomkan adalah kebutuhan ibu dan balita,” katanya.

Baca juga :  Pemkab Pamekasan Luncurkan Posyandu SEJIWA dan Deklarasi Bebas Pasung

Inovasi tersebut dijadikan wadah pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan dan ekonomi. Sebab, kader posyandu merupakan ujung tombak kesuksesan bersama masyarakat dan para perangkat desa.

Inovasi Nata Sarung terbukti berhasil. Sejak inovasi itu dijalankan, kedatangan masyarakat ke posyandu mengalami kenaikan cukup signifikan.

Perinciannya, rata-rata balita datang ke posyandu naik sebesar 16,7 persen. Kemudian, pencapaian posyandu balita purnama mandiri (PURI) naik sebesar 16,12 persen.

Kepala UPT Puskesmas Pademawu dr. Jeni Novita Anggraini mengatakan, pada inovasi Nata Sarung itu, kader posyandu dituntut kreatif dalam mengolah potensi yang ada.

Baca juga :  Dinkes Pamekasan Bimbing SPPG Biequeen Nyalabu Daya, Pastikan Penyajian Menu MBG Sehat dan Higienis

“Tujuan inovasi Nata Sarung ini untuk menaikkan kedatangan sasaran posyandu, menggerakkan ekonomi produktif masyarakat, pemberdayaan masyarakat dan menaikkan strata posyandu,” katanya.

“Inovasi ini juga bermanfaat sebagai referensi kegiatan untuk menggerakkan ekonomi produktif masyarakat dan sebagai wadah pemberdayaa masyarakat,” tandasnya. (diend)

Berita Terkait

Kuota Siswa Baru SRMP 29 Pamekasan Terpenuhi, Penjangkauan Capai 32 Anak
Budidaya Rumput Laut Pantai Jumiang Mati Suri, Diskan Pamekasan Ambil Sampel Air Laut
Ratusan Perusahaan Rokok di Madura Naik Status Jadi PKP, Pengusaha Siap-siap “Dijerat” Beban Pajak 9,9 Persen
Kemendikdasmen Setujui Revitalisasi Puluhan Sekolah di Pamekasan 
Kepesertaan BPJS Warga Miskin Dinonaktifkan, GMNI Pamekasan Datangi Dewan
Ketua Dewan Pastikan Tak Masalah Anggota Dewan Masuk Paguyuban Mitra MBG, Dorong Lebih Berani Awasi SPPG
Komisi IV DPRD Pamekasan Turun Tangan, Panggil Yayasan Kunci Ilmu Buntut Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara
Kisah Alumni UIM Jadi Bidan di Arab Saudi Viral, Bukti Lulusan Kampus Madura Mampu Bersaing di Tingkat Global

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:32 WIB

Kuota Siswa Baru SRMP 29 Pamekasan Terpenuhi, Penjangkauan Capai 32 Anak

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:10 WIB

Budidaya Rumput Laut Pantai Jumiang Mati Suri, Diskan Pamekasan Ambil Sampel Air Laut

Jumat, 22 Mei 2026 - 04:40 WIB

Ratusan Perusahaan Rokok di Madura Naik Status Jadi PKP, Pengusaha Siap-siap “Dijerat” Beban Pajak 9,9 Persen

Jumat, 22 Mei 2026 - 04:34 WIB

Kemendikdasmen Setujui Revitalisasi Puluhan Sekolah di Pamekasan 

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:46 WIB

Kepesertaan BPJS Warga Miskin Dinonaktifkan, GMNI Pamekasan Datangi Dewan

Berita Terbaru

Salah satu sudut Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan. (DOK. KLIKMADURA)

Opini

Ada Borok di Eloknya Wajah Desaku

Sabtu, 23 Mei 2026 - 03:03 WIB