Owner Seblak Sakera Isi Kuliah Tamu Seputar Digital Branding di Universitas Islam Madura

- Jurnalis

Jumat, 9 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, klikmadura.id – Program Studi (Prodi) Agribisnis dan Agrobisnis Perikanan, Fakultas Pertanian Universitas Islam Madura (UIM) menggelar kuliah tamu, Rabu (7/6/2023). Kegiatan tersebut berlangsung spesial karena salah satu pemateri kuliah tamu tersebut adalah Achmad Muzammil,. S.Ikom.

Dia merupakan pemuda kreatif dan inovatif yang berhasil sukses di usia muda. Saat sekarang, Jemi – sapaan akrabnya – mengembangkan bisnis kuliner Seblak Sakera dan digital marketing di Bahrun’s Tailor.

Mahasiswa sangat antusias mengikuti kuliah tamu yang mengusung tema Standarisasi dan Komersialisasi Produk Industri Kreatif Lokal, serta Digital Branding dan Produk Halal itu.

Baca juga :  Implementasikan 5 Menara Ilmu, UIM Gelar Isra Mikraj

Kegiatan yang digelar di Aula Al-Fatah UIM itu dihadiri Dekan Fakultas Pertanian, Kaprodi Agribisnis dan Agrobisnis Perikanan, serta para dosen. Puluhan mahasiswa sangat antusias mengikuti kuliah tamu itu.

Achmad Muzammil mengaku senang dan bahagia bisa bertukar ilmu dengan para mahasiswa. Dia berharap, ilmu yang disampaikan di forum itu bisa bermanfaat dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk mengisi materi kuliah tamu ini. Semoga bermanfaat dan industri kreatif terus berkembang,” katanya.

Pria yang biasa disapa Jemy itu menyampaikan, saat sekarang masuk era digital. Tantangannya tentu lebih besar. Setiap aktivitas dituntut cepat tetapi tetap berkualitas.

Baca juga :  Pemkab Pamekasan Ajukan 500 Nelayan Dilindungi Jamsostek

Salah satu yang mampu mendorong kecepatan dan kualitas baik itu adalah teknologi. Untuk itu, teknologi wajib dikuasai. “Dalam hal apapun, teknologi bisa masuk sebagai pendorong. Sekarang sudah zamannya digital marketing, digital branding dan lain sebagainya yang berbasis teknologi,” katanya.

Jemy mengajak mahasiswa ikut dalam arus besar perubahan itu. Sebab, jika tidak menjadi bagian perubahan, tentu akan ketinggalan. “Jangan jadi penonton, mahasiswa harus jadi pemain dari segala perkembangan,” katanya.

Kaprodi Agribisnis, Sustiyana, S.P., M. P menjelaskan, dalam kegiatan tersebu mahasiswa diajarkan cara membranding produk-produk usaha yang dimiliki. Mereka juga diajari cara untuk menstandarisasi dan komersialisai produk lokal.

Baca juga :  Tambah 53 Wamira Mart Baru, Pemkab Pamekasan Gelontorkan Rp 2,5 Miliar

“Setelah kemarin mahasiswa sudah melakukan kegiatan wirausaha dan menghasilkan produk-produk industri lokal, kemudian ini perlu standarisasi dan komersialisasi produk sehingga nantinya tidak sembarangan menghasilkan produk yang dipasarkan,” tukasnya. (*/diend)

Berita Terkait

Hijabi Madura Konsisten Berbagi Sarapan Gratis untuk Kaum Duafa
Lahan Garam di Pamekasan Menyusut Hampir 2 Hektare, Tambak Udang Jadi Penyebab
Pasang Badan, Bupati Pamekasan Siap Tampung Aspirasi Pedagang Pasar Kolpajung
Antisipasi Kerentanan Sosial, Bupati Pamekasan Atur Jam Malam Anak
Bupati Pamekasan Sidak RSUD Smart, Tekanan Pembenahan Layanan Kesehatan
Demokrat Pamekasan Perkuat Akar Rumput Lewat Pendidikan Politik di Bukit Kehi
TKD 2026 Naik Rp43 Triliun, Said Abdullah Ingatkan Pemerintah Daerah Optimalkan DBHCHT
UIN Madura Resmikan GOR Said Abdullah Senilai Rp3 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 28 November 2025 - 01:40 WIB

Hijabi Madura Konsisten Berbagi Sarapan Gratis untuk Kaum Duafa

Kamis, 27 November 2025 - 05:28 WIB

Lahan Garam di Pamekasan Menyusut Hampir 2 Hektare, Tambak Udang Jadi Penyebab

Rabu, 26 November 2025 - 11:58 WIB

Pasang Badan, Bupati Pamekasan Siap Tampung Aspirasi Pedagang Pasar Kolpajung

Rabu, 26 November 2025 - 05:19 WIB

Antisipasi Kerentanan Sosial, Bupati Pamekasan Atur Jam Malam Anak

Selasa, 25 November 2025 - 09:26 WIB

Bupati Pamekasan Sidak RSUD Smart, Tekanan Pembenahan Layanan Kesehatan

Berita Terbaru