Nikahi Janda Muda, Mohammad Razek Dibunuh dan Dikubur di Atas Bukit

- Jurnalis

Jumat, 9 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nikahi Janda Muda, Mohammad Razek Dibunuh dan Dikubur di Atas Bukit

SAMPANG, klikmadura.id – Kasus pembunuhan yang menimpa Mohammad Razek (34), warga Desa Masaran, Kecamatan Banyuates akhirnya terungkap. Polisi mengamankan satu pelaku berinisial MD (70) warga Desa Ketapang Timur, Kecamatan Ketapang.

Berdasarkan hasil penyelidikan Satreskrim Polres Sampang, pembunuhan tragis itu dipicu persoalan asmara. Yakni, korban menikahi bekas menantu MD yang baru berpisah.

Kasi Humas Polres Sampang Ipda Sujianto mengatakan, pengungkapan kasus pembunuhan itu bermula dari laporan Sumaidah warga Desa Masaran, Kecamatan Banyuates, Senin (05/06/2023). Dia melapor bahwa suaminya hilang pada (01/06/2023).

Baca juga :  Pasangan JIHAD Pecah Kongsi, Haji Abdullah Hidayat Memilih Duet dengan Ra Mamak

Berbekal dari laporan, Polres Sampang melakukan penyelidikan. Kemudian, diketahui ada kuburan di atas bukit Desa Ketapang Timur, Kecamatan Ketapang.

Polisi bersama tim RSUD Dr. Mohammad Zain Sampang menuju TKP untuk dilakukan pembongkaran makam. Diketahui, mayat yang dikubur adalah Mohammad Razek dengan kondisi tangan diikat dan kepala ditutup karung.

“Tersangka tidak terima karena mantan menantunya diperistri oleh korban setelah tak lama berpisah dengan anaknya,” katanya Jum’at (09/06/2023).

Sujianto mengatakan, pelaku MD ikut serta membunuh korban dengan berperan menyiapkan cangkul dan karung. Tersangka juga ikut menggali kuburan korban. “Pelaku MD membungkus kepala korban dengan karung dan mengikat tangannya,” ujarnya.

Baca juga :  Polres Sampang Amankan 29 Pelaku Tindak Pidana, Mulai Kasus Narkoba, Judi Online hingga Prostitusi

Aksi pembunuhan sadis itu diduga kuat dilakukan oleh lebih dari satu orang. Dengan demikian, polisi melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya. (zhrh/diend)

Berita Terkait

Proyek Jalan Rusak Sebelum Serah Terima, Plt Kepala Dinas PUPR Sampang Pilih Bungkam
Proyek Drainase Rp149,3 Juta di Kelurahan Karang Dalam Disorot, LP3D Pertanyakan Spesifikasi U-Ditch
Uang Parkir Terus Dipungut, PAD TKP Sampang Baru 31,8 Persen
Parkir Pasar Sri Mangunan Disorot, Warga Bayat Tapi Tak Dapat Karcis
Sampang Berpeluang Dapat DBH Migas dari Lapangan Hidayah, Radius Sumur Masuk 4 Mil Laut
Tragis, Balita 4 Tahun di Bluuran Sampang Tenggelam di Kolam Penampungan Air Tembakau
DPRD Sampang Kawal Hak Pasien PAPS
Lahan Gambut Larangan Gulbung Terbakar, Damkar Sampang Jinakkan Api dalam 30 Menit

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Proyek Drainase Rp149,3 Juta di Kelurahan Karang Dalam Disorot, LP3D Pertanyakan Spesifikasi U-Ditch

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 04:17 WIB

Uang Parkir Terus Dipungut, PAD TKP Sampang Baru 31,8 Persen

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:32 WIB

Parkir Pasar Sri Mangunan Disorot, Warga Bayat Tapi Tak Dapat Karcis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:13 WIB

Sampang Berpeluang Dapat DBH Migas dari Lapangan Hidayah, Radius Sumur Masuk 4 Mil Laut

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:21 WIB

Tragis, Balita 4 Tahun di Bluuran Sampang Tenggelam di Kolam Penampungan Air Tembakau

Berita Terbaru

Sejumlah perahu nelayan berada di bibir pantai Dusun Pajenasem, Desa/Pulau Saobi, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. (PRENGKI WIRANANDA / KLIKMADURA)

SUMENEP

Pertamina Menyulam Mimpi Warga Kepulauan Terluar Madura

Senin, 24 Agu 2026 - 04:39 WIB

MANIFESTO GELORA PAMEKASAN

Rakyat Jadi Menu, Siapa yang Menikmati APBD?

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:46 WIB