Mahfud Mundur, PDI Perjuangan Siapkan Pengganti Kandidat Calon di Bursa Pilkada Bangkalan

Avatar

- Jurnalis

Senin, 15 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN || KLIKMADURA – Kandidat bakal calon bupati Bangkalan Mahfud menyatakan mundur dari kontestasi politik pasca rumahnya digeledah KPK beberapa waktu lalu. Keputusan itu direspons cepat oleh DPC PDI Perjuangan Bangkalan.

Sejumlah nama disiapkan untuk menggantikan Mahfud pada pertarungan pilkada mendatang. Harapannya, pada kontestasi politik lima tahunan itu, kader PDI Perjuangan tetap bisa bertarung untuk menjadi kepala daerah di Kota Salak.

Ketua DPC PDI Perjuangan Bangkalan H. Fatkhurrahman mengatakan, Mahfud menyatakan mundur dari kontestasi pilkada 2024 dengan alasan tidak ingin mencoreng nama baik Kabupaten Bangkalan.

Baca juga :  Grand Opening FISIBBOX UTM, Dorong Kewirausahaan dan Ekonomi Kampus

Pernyataan itu disampaikan pasca rumah Mahfud digeledah penyidik KPK beberapa waktu lalu.

Pernyataan pengunduran diri itu baru disampaikan secara lisan. Tetapi, hitam di atas putih, belum ada pernyataan mundur itu dari Mahfud.

”Mahfud juga menyatakan mundur sebagai anggota DPRD Jawa Timur terpilih, pernyatan itu disampaikan langsung ke DPD PDI Perjuangan Jatim,” katanya.

Pria yang akrab disapa Haji Kur itu menyampaikan, pasca adanya keputusan dari Mahfud, DPC PDI Perjuangan mulai menjajaki nama-nama yang akan diusung dalam kontestasi pilkada. Di antaranya, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Bangkalan Suyitno.

Baca juga :  KPK Tetapkan Empat Anggota DPRD Jatim Sebagai Tersangka Kasus Hibah, Siapa Saja?

Saat sekarang, salah satu kader militan itu terpilih sebagai anggota DPRD Bangkalan. Kemudian, ada nama Lukman Hakim juga juga orang internal partai. Lalu, ada suara dari masyarakat bahwa Haji Kur sendiri yang harus maju sebagai kandidat calon.

”Kalau partai memerintah saya untuk maju, tentu saya siap, karena sebagai kader memang harus menjalankan perintah partai. Tapi intinya, pada pilkada mendatang, sebisa mungkin harus ada kader PDI Perjuangan yang ikut berkontestasi,” katanya.

Haji Kur menyampaikan, PDI Perjuangan Bangkalan tidak kekurangan kader. Banyak kader-kader militan yang memiliki kapasitas untuk menjadi pemimpin di Kota Salak.

Baca juga :  PPP Tumbang, 8 Caleg DPR RI Dapil Madura ini Akan Melenggang ke Senayan

Namun, pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Bangkalan itu mengaku sampai sekarang belum ada pembicaraan baik dari DPD maupun DPP PDI Perjuangan.

Dengan demikian, pihaknya hanya menunggu perintah dari partai mengenai langkah yang akan diambil pasca Mahfud menyatakan mundur. (pen)

Berita Terkait

UTM Jadi Tuan Rumah Kongres APSMBI 2026, Libatkan 75 Perguruan Tinggi dan Angkat Isu SDGs
Lima Hari Pria ODGJ Meresahkan di Pasar Blega, Warga Harap Segera Ada Penanganan
Tragis! Ganti Ban di Akses Suramadu, Sopir Truk Asal Sampang Tewas Tertabrak dari Belakang
UTM Dampingi Warga Lestarikan Tari Topeng Patenteng, Ritual Sakral Meminta Hujan di Bangkalan
Akademisi UTM Sebut Usulan Parliamentary Threshold 6 Persen Punya Rasionalitas Kelembagaan
Hari Kesaktian Pancasila, PLN Validasi Inovasi OMP untuk Percepat Penanganan Padam di Bangkalan
Imigrasi Pamekasan Edukasi Mahasiswa Asing UTM, Tekankan Larangan Bekerja dengan Izin Tinggal Pendidikan
Perkuat Pengawasan Orang Asing Lintas Sektor, Kantor Imigrasi Pamekasan Gelar Rapat Bersama Timpora Bangkalan

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:32 WIB

UTM Jadi Tuan Rumah Kongres APSMBI 2026, Libatkan 75 Perguruan Tinggi dan Angkat Isu SDGs

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:49 WIB

Lima Hari Pria ODGJ Meresahkan di Pasar Blega, Warga Harap Segera Ada Penanganan

Senin, 12 Oktober 2026 - 03:30 WIB

Tragis! Ganti Ban di Akses Suramadu, Sopir Truk Asal Sampang Tewas Tertabrak dari Belakang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:56 WIB

UTM Dampingi Warga Lestarikan Tari Topeng Patenteng, Ritual Sakral Meminta Hujan di Bangkalan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Akademisi UTM Sebut Usulan Parliamentary Threshold 6 Persen Punya Rasionalitas Kelembagaan

Berita Terbaru

Pengendara melintas di area penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Kabupaten, Kelurahan Bugih, Pamekasan, Senin (19/10/2026). (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA)

Pamekasan

Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar

Senin, 19 Okt 2026 - 10:43 WIB