Bea Cukai Dikabarkan Grebek Perusahaan Rokok Bodong di Kecamatan Galis, Pamekasan

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 11 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Petugas Bea Cukai dikabarkan menggerebek perusahaan rokok ilegal di Desa Tobungan, Kecamatan Galis, Pamekasan, Minggu (11/8/2024).

Kabar tersebut muncul beriringan dengan beredarnya sejumlah video berisi adanya percekcokan antara salah satu warga dengan petugas. Masyarakat sekitar terlihat berkumpul di sekitar lokasi menyaksikan percekcokan tersebut.

Informan Klik Madura menyampaikan, dugaan penggerebekan perusahaan rokok ilegal itu terjadi di salah satu gudang milik tokoh. Petugas datang sejak sore hari. Sampai malam hari, petugas masih berada di lokasi.

Warga juga berkumpul di sekitar lokasi penggerebekan sampai malam hari. Belum diketahui pasti apa saja yang digrebek petugas. Namun, informasinya berkaitan dengan rokok produksi rokok ilegal.

Baca juga :  Bea Cukai Madura Musnahkan 35 Juta Batang Rokok Bodong

“Informasinya petugas yang turun langsung dari Bea Cukai pusat, bukan Bea Cukai daerah,” katanya saat dihubungi Klik Madura.

Pengawas Fungsional Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Madura Ridwan mengaku juga mendapat kiriman video yang diduga penggerebekan perusahaan rokok ilegal itu.

Namun, dia belum bisa memastikan kebenaran informasi yang berada di video tersebut. Sebab, pihaknya tidak terlibat dalam operasi yang diduga dilakukan petugas Bea Cukai pusat itu.

“Saya juga dapat (kiriman video), tapi belum tahu pasti kebenarannya, soalnya Tim BC Pamekasan tidak ikut, infonya BC pusat,” katanya.

Baca juga :  Bea Cukai Madura Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp 33 Miliar

Pria murah senyum itu berjanji akan mengabari jika ada informasi valid mengenai dugaan penggerebekan gudang perusahaan rokok ilegal tersebut. (pen)

Berita Terkait

HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi
Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045
Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim
Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik
Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret
PAD Parkir Pamekasan Tembus Rp4,4 Miliar, Target 2026 Masih Kurang Rp600 Juta
Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar
Hari Santri Nasional 2026, UIM Perkuat Tradisi Pesantren Lewat Berbagai Kegiatan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:42 WIB

PAD Parkir Pamekasan Tembus Rp4,4 Miliar, Target 2026 Masih Kurang Rp600 Juta

Berita Terbaru