Resmi Diterbitkan, SK Inpassing Dinilai Mampu Dorong Kesejahteraan Guru Madrasah

- Jurnalis

Rabu, 27 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, KLIKMADURA – Kementerian Agama (Kemenag) RI resmi menerbitkan SK Inpassing, bagi 98.972 guru madrasah non aparatur sipil negara (ASN) seluruh Indonesia.

Terbitnya SK penyetaraan jabatan fungsional non ASN itu, dinila mampu menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan kesejahteraan para guru madrasah, yang berada di bawah naungan Kemenag.

Salah satunya, sebagaimana diungkapkan oleh seorang guru madrasah di Kecamatan Talango Wasilatus Syafa’ah. Dirinya mengaku, sangat mengapresiasi program yang digagas oleh Kemenag tersebut.

Dia menilai, setiap guru, baik honorer atau ASN memiliki peran yang sama-sama krusial, dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa, melalui pembelajaran yang diberikan.

Baca juga :  Kekurangan SDM, Layanan Cuci Darah Shift 3 RSUD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep Dihentikan

Dengan begitu, menurutnya terkait kesejahteraan guru, sudah seharusnya benar-benar diperhatikan oleh pemerintah.

“Kami sangat mengapresiasi Kemenag, dengan dikeluarkannya SK Inpassing ini. Karena terus terang, dengan adanya hal ini kami merasa bahwa pemerintah telah memperhatikan kesejahteraan kami,” ungkapnya, Rabu (27/09/2023).

Lebih dari itu, perempuan yang akrab disapa Ila itu berharap, pemerintah juga harus memiliki program khusus dan berkelanjutan, dalam meningkatkan kapasitas, serta kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) para pengajar.

Sehingga, pembelajaran yang diberikan kepada siswa, mampu memenuhi standar pendidikan, seperti yang diharapkan oleh masyarakat luas.

Baca juga :  Dua Tahun Terakhir, Bupati Fauzi Berhasil Turunkan Angka Stunting Hingga 7,4 Persen

“Semoga kedepannya, juga ada program yang dapat meningkatkan kualitas SDM para pengajar,” tutupnya. (fix/diend)

Berita Terkait

Di Rumah Penuh Kenangan Bersama Sang Ibu, Bang Bani Hadirkan Cahaya untuk 2.000 Anak Yatim
ASOKA PMH & TYTO ALBA Mendominasi! JAMSTA Regional Madura 2026 Pecahkan Rekor Kemenangan
Aktivis Muda NU Jatim Kritisi Sikap PBNU Dukung Board of Peace, Dinilai Menyimpang dari Garis Perjuangan
Tim PMB Universitas Nurul Jadid Sapa Ribuan Pelajar Madura Lewat Edufair 
Bacakan Pledoi, Terdakwa Kasus Kekerasan Terhadap ODGJ Menitiskan Air Mata
Resmi! PT. Puri Cendana Indah Umumkan Pengalihan Seluruh Saham Kepada Pihak Ketiga
Jong Sumekar Nilai Pilkada Langsung Belum Sehat, Wacana Pemilihan Lewat DPRD Patut Dipertimbangkan
Rekonstruksi Dugaan Pengeroyokan ODGJ Sapudi Ungkap Fakta Baru, Terdakwa Ternyata Dicekik

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:05 WIB

Di Rumah Penuh Kenangan Bersama Sang Ibu, Bang Bani Hadirkan Cahaya untuk 2.000 Anak Yatim

Senin, 9 Februari 2026 - 05:31 WIB

ASOKA PMH & TYTO ALBA Mendominasi! JAMSTA Regional Madura 2026 Pecahkan Rekor Kemenangan

Senin, 2 Februari 2026 - 04:52 WIB

Aktivis Muda NU Jatim Kritisi Sikap PBNU Dukung Board of Peace, Dinilai Menyimpang dari Garis Perjuangan

Selasa, 27 Januari 2026 - 02:35 WIB

Tim PMB Universitas Nurul Jadid Sapa Ribuan Pelajar Madura Lewat Edufair 

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:26 WIB

Bacakan Pledoi, Terdakwa Kasus Kekerasan Terhadap ODGJ Menitiskan Air Mata

Berita Terbaru

Sejumlah warga memagari toko di Pasar Penaguan, Proppo, Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Pamekasan

Lahan Sengketa, Toko di Pasar Penaguan Pamekasan Dipagar

Minggu, 15 Feb 2026 - 11:30 WIB

Opini

Satu Suara Seribu Suaka

Jumat, 13 Feb 2026 - 01:43 WIB