Dianiaya di Jalan, Perempuan Asal Kecamatan Ganding Sumenep Lapor Polsek Guluk-Guluk

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi seorang perempuan membonceng nenek sebelum terjadi penganiayaan. (SUMBER: AI)

Ilustrasi seorang perempuan membonceng nenek sebelum terjadi penganiayaan. (SUMBER: AI)

SUMENEP || KLIKMADURA – Seorang perempuan asal Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, menjadi korban pemukulan saat berada di jalan raya. Kasus ini kini telah dilaporkan ke Polsek Guluk-Guluk Polres Sumenep untuk ditindaklanjuti.

Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor STPL/14/X/2025/SPKT/POLSEK GULUK-GULUK/POLRES SUMENEP/POLDA JATIM, korban diketahui bernama Juliatin (54), seorang wiraswasta asal Desa Ketawang Daleman, Kecamatan Ganding.

Sementara terduga pelaku yang telah dilaporkan yakni, Holis, berusia sekitar 40 tahun. Pria tersebut berasal Desa/Kecamatan Ganding.

Kasus tersebut dilaporkan ke Polsek Guluk-Guluk pada Kamis, 30 Oktober 2025 sekitar pukul 12.00 WIB. Dalam laporan tersebut disebutkan, kejadian itu bermula saat korban melintas di simpang empat Puskesmas Ganding.

Baca juga :  Disdikbud Pamekasan Atur Ulang Jam Kerja Guru, Berlaku Mulai 9 April 2026

Saat itu, Juliatin hendak mengantarkan penumpang ojek ke Desa Batuampar, Kecamatan Guluk-Guluk.

Namun, ketika tiba di jalan PUD Desa Payudan Nangger, Kecamatan Guluk-Guluk, tepatnya di depan balai desa, pelaku tiba-tiba menghadang dan melontarkan kata-kata kasar.

Pelaku kemudian menuduh korban mengambil penumpang orang dan langsung melakukan pemukulan. Akibatnya, korban mengalami luka lecet di bibir sebelah kiri, pelipis kanan, lebam di telinga kanan, serta memar di bagian kepala belakang.

“Saya berkali-kali dipukul sambil diseret. Waktu itu ramai warga, tapi pelaku tetap memukul,” ungkap korban dalam laporannya yang ditandatangani langsung oleh petugas jaga SPKT Polsek Guluk-Guluk, Aipda Eka Fatony.

Baca juga :  Kado Hari Sumpah Pemuda dan Harlisnas Ke-79, Warga Pulau Karamian, Sadulang Kecil, Saur dan Saseel Akhirnya Nikmati Listrik

Polisi kini tengah menindaklanjuti laporan tersebut untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap saksi maupun terlapor.

Sementara itu, Kapolsek Guluk-guluk, AKP Ahmad Gandi mengatakan, laporan yang masuk akan diproses sesuai prosedur yang berlaku.

“Yang jelas, semua laporan yang masuk ke polsek pasti melewati proses dan prosedur yang ada,” tandasnya. (nda)

Berita Terkait

DPC PKB Sumenep Dipastikan Ganti Nakhoda, KH. Imam Hasyim Tak Masuk Bursa Calon Ketua
Diskusi Santai Bersama Buya Aliyadi, Lakpesdam NU Sumenep Petakan Langkah Strategis Kawal Isu Lingkungan
Buya Aliyadi Mustofa Hadiri Muscab PKB Sumenep, Dorong Soliditas Menuju Kemenangan
PC Ansor Sumenep Soroti Nasib Petani Tembakau Madura Belum Sejahtera di Tengah DBHCHT Fantastis
Sowan ke Rois, Lakpesdam NU Sumenep Kokohkan Komitmen Kawal Isu Lingkungan 
Hemat BBM, Bupati Fauzi Tetapkan Jumat Tanpa Kendaraan Bermotor Bagi ASN
Sumur Bor di Sumenep Keluarkan Aroma Gas Menyengat, Tim Gabungan Lakukan Penutupan
Dapat Hibah PLTS, Dua Ribu Warga di Dua Desa Bakal Nikmati Listrik Bersih 24 Jam

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 23:50 WIB

DPC PKB Sumenep Dipastikan Ganti Nakhoda, KH. Imam Hasyim Tak Masuk Bursa Calon Ketua

Minggu, 5 April 2026 - 17:15 WIB

Diskusi Santai Bersama Buya Aliyadi, Lakpesdam NU Sumenep Petakan Langkah Strategis Kawal Isu Lingkungan

Minggu, 5 April 2026 - 12:52 WIB

Buya Aliyadi Mustofa Hadiri Muscab PKB Sumenep, Dorong Soliditas Menuju Kemenangan

Minggu, 5 April 2026 - 07:09 WIB

PC Ansor Sumenep Soroti Nasib Petani Tembakau Madura Belum Sejahtera di Tengah DBHCHT Fantastis

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:13 WIB

Sowan ke Rois, Lakpesdam NU Sumenep Kokohkan Komitmen Kawal Isu Lingkungan 

Berita Terbaru