16 WBP Rutan Kelas II-B Sumenep Dibekali Keterampilan Menjahit

- Jurnalis

Selasa, 26 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, KLIKMADURA – Sebanyak 16 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II-B Sumenep, Madura, menerima mengikuti pelatihan menjahit selama satu bulan.

Pelatihan menjahit merupakan program Rutan Sumenep yang bekerjasama dengan UPT BLK Sumenep. Tujuannya, memberikan keterampilan baru kepada narapidana yang dapat meningkatkan peluang kerja  setelah menjalani masa pidananya.

Kepala Rutan Sumenep Ridwan Susilo memaparkan, 16 WBP yang menerima sertifikat itu sudah mengikuti kegiatan sebelumnya. Mereka dapat dikatakan telah  berhasil meningkatkan kompetensinya melalui menjahit. “Dari 16 WBP itu, 12  laki-laki dan 4 perempuan,” paparnya, Selasa (26/09/2023).

Baca juga :  Lima Ratus Bikers Profesional dari Berbagai Daerah Bakal Jelajahi Pulau Oksigen Sumenep

Selain sertifikat, 16 WBP tersebut  juga menerima uang pembinaan sebagai bentuk penghargaan atas upaya dan semangat mereka selama pelatihan.

“Kami sangat bangga, mereka dapat menyelesaikan program pelatihan ini dengan baik,” ujarnya.

Diharapkan, keterampilan yang diperolehnya tidak hanya  membantu mendapatkan pekerjaan di masa depan, tetapi juga memberikan mereka peluang untuk memperbaiki kehidupannya kelak terbebas dari masa pidananya.

Kepala UPT BLK Sumenep Bahtiar Santoso menyampaikan terimakasih atas kerja sama Rutan Sumenep dalam memberikan pelatihan keterampilan kepada narapidana.

“Kami berharap bahwa keterampilan yang mereka peroleh akan membantu mereka meraih masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. (fix/diend)

Baca juga :  Jumlah Penerima BPNT di Pamekasan Turun Drastis

Berita Terkait

Jong Sumekar Nilai Pilkada Langsung Belum Sehat, Wacana Pemilihan Lewat DPRD Patut Dipertimbangkan
Rekonstruksi Dugaan Pengeroyokan ODGJ Sapudi Ungkap Fakta Baru, Terdakwa Ternyata Dicekik
Jembatan Utama di Pulau Giligenting Ambruk Sejak 8 Desember, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pemdes
Puluhan Tahun Dibiarkan Rusak oleh Pemerintah, Warga Sapudi Gotong Royong Perbaiki Jalan
Audiensi Warga Sapudi Soal Replacement Pelabuhan Berujung Kekecewaan, UPP Kelas III Dinilai Cuci Tangan
Raih Dukungan Mayoritas, KH Md Widadi Rahim Pimpin NU Sumenep Periode 2025–2030
5.224 Tenaga Honorer di Sumenep Resmi Terima SK PPPK Paruh Waktu, Gaji Mulai Cair Tahun Depan
Setelah Penantian Panjang, Akhirnya 5.224 Tenaga Honorer di Sumenep Terima SK PPPK Paruh Waktu

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 03:41 WIB

Jong Sumekar Nilai Pilkada Langsung Belum Sehat, Wacana Pemilihan Lewat DPRD Patut Dipertimbangkan

Rabu, 24 Desember 2025 - 12:35 WIB

Rekonstruksi Dugaan Pengeroyokan ODGJ Sapudi Ungkap Fakta Baru, Terdakwa Ternyata Dicekik

Rabu, 24 Desember 2025 - 06:51 WIB

Jembatan Utama di Pulau Giligenting Ambruk Sejak 8 Desember, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pemdes

Senin, 22 Desember 2025 - 14:41 WIB

Puluhan Tahun Dibiarkan Rusak oleh Pemerintah, Warga Sapudi Gotong Royong Perbaiki Jalan

Selasa, 16 Desember 2025 - 14:35 WIB

Audiensi Warga Sapudi Soal Replacement Pelabuhan Berujung Kekecewaan, UPP Kelas III Dinilai Cuci Tangan

Berita Terbaru

Catatan Pena

Saat Si Moncong Putih Berkata Tidak!

Senin, 12 Jan 2026 - 03:24 WIB