Pria Ditemukan dalam Kondisi Mengenaskan di Sampang, Tangan Terikat dan Mata Tertutup Kain

- Jurnalis

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga berusaha mengevakuasi seorang pria dengan kondisi mengenaskan di Desa Samaran, Kecamatan Tambelangan, Sampang. (ISTIMEWA)

Warga berusaha mengevakuasi seorang pria dengan kondisi mengenaskan di Desa Samaran, Kecamatan Tambelangan, Sampang. (ISTIMEWA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Warga Desa Samaran, Kecamatan Tambelangan, Sampang, digegerkan dengan penemuan pria tanpa identitas dalam kondisi mengenaskan, Minggu sore (2/11/2025). Korban ditemukan di jalan setapak desa dengan tangan terikat ke belakang dan mata tertutup kain.

Plh Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, laporan dari warga diterima sekitar pukul 15.30 WIB, setelah ditemukan seorang pria tergeletak dengan luka serius di tubuhnya.

“Begitu laporan diterima, anggota Polsek Tambelangan bersama tim Reskrim dan Intel langsung menuju lokasi. Saat ditemukan, korban masih hidup dan segera dievakuasi ke Puskesmas Tambelangan untuk mendapatkan pertolongan,” jelas AKP Eko, Senin (3/11/2025).

Baca juga :  Program Pemutihan Pajak Kendaraan dalam Rangka HUT Jatim Berakhir 30 November 2024

Namun, nyawa korban tidak tertolong. Sekitar pukul 16.03 WIB, petugas medis menyatakan pria tersebut meninggal dunia akibat luka parah di beberapa bagian tubuhnya.

“Korban mengalami luka robek cukup serius di lengan kiri, perut, wajah kanan, tengkuk, punggung, dan bahu,” tambahnya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian korban, sobekan kain pengikat tangan, dan kain penutup mata yang diduga digunakan pelaku.

Hingga kini, identitas korban belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan warga sekitar untuk mengungkap kasus tersebut.

Baca juga :  DPD PAN Pamekasan Ngotot Minta Hasil Pemilu Dihitung Ulang

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke Polsek Tambelangan. Kerja sama masyarakat sangat kami harapkan agar peristiwa ini segera terungkap,” pungkas AKP Eko. (ibn/nda)

Berita Terkait

UTM dan Pemkab Sampang Kompak Perjuangkan Trunojoyo Jadi Pahlawan Nasional
Peduli Kesehatan Aparatur, Kantor Pertanahan Sampang Gelar Cek Kesehatan Rutin
Aksi Memanas, LBH MADAS Sedarah Desak Pembebasan Terdakwa dan Evaluasi Jaksa Nakal
Distribusi MBG di SMPN 1 Sampang Terhenti, Sekolah Tunggu Kepastian dari SPPG
Kantor BPP Torjun Kurang Terawat, Pemerintah Diminta Beri Perhatian Serius
Perbaikan Pipa PDAM di Jalan Kusuma Bangsa Sampang Belum Rampung, Pengendara Diminta Waspada
Iring-iringan Manten Jalan Kaki, Jalur Sampang–Pamekasan Macet Total
Dramatis! Sapi Terperosok ke Sumur di Sampang, Dievakuasi Selamat Setelah 3 Jam 

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:34 WIB

UTM dan Pemkab Sampang Kompak Perjuangkan Trunojoyo Jadi Pahlawan Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 04:31 WIB

Peduli Kesehatan Aparatur, Kantor Pertanahan Sampang Gelar Cek Kesehatan Rutin

Rabu, 15 April 2026 - 06:25 WIB

Aksi Memanas, LBH MADAS Sedarah Desak Pembebasan Terdakwa dan Evaluasi Jaksa Nakal

Selasa, 14 April 2026 - 07:18 WIB

Distribusi MBG di SMPN 1 Sampang Terhenti, Sekolah Tunggu Kepastian dari SPPG

Minggu, 12 April 2026 - 02:57 WIB

Kantor BPP Torjun Kurang Terawat, Pemerintah Diminta Beri Perhatian Serius

Berita Terbaru