Jalan Desa Lepelle Sampang Retak Parah Akibat Longsor

- Jurnalis

Kamis, 15 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan poros Desa Lepelle, Kecamatan Robatal retak parah akibat longsor. (DOK. KLIKMADURA)

Kondisi jalan poros Desa Lepelle, Kecamatan Robatal retak parah akibat longsor. (DOK. KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Bencana alam berupa tanah longsor terjadi di Dusun Planggaran Timur, Desa Lepelle, Kecamatan Robatal, Sampang, Rabu, (14/5/2025) kemarin.

Hujan deras dengan durasi hampir setengah hari mengakibatkan akses jalan desa retak. Bahkan, sejumlah tebing di sekitar rumah penduduk ambruk.

Khobari, warga Desa Lepelle menyampaikan, jalan poros desa rusak parah dan juga beberapa tebing ikut longsor. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor itu. Hanya, jalan dan tebing rusak parah,” ujarnya, Kamis, (15/5/2025).

Baca juga :  Kawal Kemenangan Paslon Jimad Sakteh, Ratusan Warga Duduki Kantor KPU Sampang

Dia berharap, segera ada penanganan dari pemerintah daerah agar akses jalan tersebut bisa dilalui dengan aman. Kemudian, tebing-tebing yang ambruk bisa dibersihkan sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

“Semoga pemerintah Kabupaten Sampang segera mencarikan solusi terkait penanggulangan bencana alam ini. Saya takut sampai ada korban,” katanya.

Kalaksa BPBD Sampang, Chandra Romadhani Amin mengaku belum menerima laporan langsung dari Pemerintah Kecamatan Robatal maupun Pemerintah Desa Lepelle terkait bencana alam tanah longsor itu.

“Saya belum menerima laporan, padahal teman-teman personel BPBD Sampang kemarin siang ke Desa Jelgung,” ungkapnya.

Baca juga :  Tinjau Lokasi Bencana Alam, Pj Bupati Pamekasan Bantu Makanan Pokok dan Terpal

“Kami masih belum bisa survei lokasi karena masih memantau banjir yang saat ini air laut sedang pasang,” tandasnya. (san/diend)

Berita Terkait

Dua Surat Edaran Tak Digubris, Pengelolaan Sampah Dapur MBG di Sampang Masih Semrawut
Dokter RSUD dr. Mohammad Zyn dan Juru Parkir Diciduk Kasus Dugaan Sabu, Manajemen Siapkan Sanksi Pemecatan
Imigrasi Pamekasan Kukuhkan Desa Omben sebagai Desa Binaan, Perkuat Pencegahan PMI Nonprosedural
Pj Kades Banyukapah Buka Suara Soal Polemik Bansos Misnati, Tegaskan Penyaluran Sesuai Aturan
Jelang Penentuan Pj Sekda Sampang, Tokoh Agama Dorong Choirijah Masuk Bursa Kandidat
Sidang Kasus Rudapaksa Bergilir di Sampang Berlanjut, Enam ABH Kompak Ajukan Pembelaan
TNI Kebut Pembangunan Sumur Bor dan Tandon di Desa Panyepen Sampang
PKS Sampang Tancap Gas Konsolidasi hingga Desa, Targetkan Mesin Partai Makin Solid dan Dekat dengan Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:51 WIB

Dua Surat Edaran Tak Digubris, Pengelolaan Sampah Dapur MBG di Sampang Masih Semrawut

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:25 WIB

Imigrasi Pamekasan Kukuhkan Desa Omben sebagai Desa Binaan, Perkuat Pencegahan PMI Nonprosedural

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:26 WIB

Pj Kades Banyukapah Buka Suara Soal Polemik Bansos Misnati, Tegaskan Penyaluran Sesuai Aturan

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:46 WIB

Jelang Penentuan Pj Sekda Sampang, Tokoh Agama Dorong Choirijah Masuk Bursa Kandidat

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:42 WIB

Sidang Kasus Rudapaksa Bergilir di Sampang Berlanjut, Enam ABH Kompak Ajukan Pembelaan

Berita Terbaru