Aksi Demo Berujung Ricuh, DPRD Sampang Kecam Keras Perusakan Fasilitas Umum

- Jurnalis

Kamis, 30 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Sampang, Mahfud. (KLIKMADURA)

Ketua Komisi IV DPRD Sampang, Mahfud. (KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Aksi demonstrasi yang berlangsung di Alun-Alun Trunojoyo, Kabupaten Sampang, pada Selasa (28/10/2025) berakhir ricuh.

Sejumlah fasilitas umum di kawasan tersebut mengalami kerusakan akibat ulah massa yang bertindak anarkis.

Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, tampak sekelompok anak-anak dan orang dewasa diduga terlibat dalam aksi perusakan.

Sejumlah fasilitas taman dan pelataran alun-alun tampak rusak akibat tindakan tak bertanggung jawab itu.

Ketua Komisi IV DPRD Sampang, Mahfud, mengecam keras perusakan fasilitas publik tersebut. Menurutnya, siapa pun yang terlibat harus dimintai pertanggungjawaban hukum tanpa terkecuali, baik itu dilakukan atas komando koordinator lapangan (korlap) maupun atas inisiatif sendiri.

Baca juga :  Pertumbuhan Ekonomi Sampang Menurun, Sektor Pertanian Jadi Penyebab Utama

“Saya mengutuk keras tindakan oknum massa yang merusak fasilitas umum. Alun-alun ini adalah ikon Kabupaten Sampang yang menjadi kebanggaan masyarakat. Sudah seharusnya kita semua menjaga, bukan justru merusaknya,” tegas Mahfud.

Dia juga mendesak aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut dan menindak tegas pelaku yang terbukti melakukan tindakan anarkis.

Menurutnya, perusakan fasilitas publik tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga mencoreng citra Kota Sampang di mata publik.

Selain itu, Mahfud menyoroti keterlibatan anak-anak dalam aksi tersebut. Dia meminta agar dilakukan pembinaan dan edukasi agar generasi muda tidak mudah terprovokasi dan memahami pentingnya menjaga fasilitas umum.

 

“Anak-anak perlu diberi pemahaman bahwa merusak fasilitas umum adalah perbuatan yang salah dan melanggar hukum,” pungkasnya. (ibn/nda)

Baca juga :  BPC HIPMI Sampang Komitmen Kawal Produk Lokal Tembus Pasar Internasional

Berita Terkait

Cegah Penumpukan di Bank, Pencairan Bansos Warga Mandangin Dipusatkan di Kantor Kecamatan
Persiapan KDKMP di Sampang Baru 50 Persen, Penempatan Manajer Mulai Berjalan
Digrebek saat Berduaan dengan Staf, Dinkes Sampang Bakal Panggil Kepala Puskesmas Robatal Pekan Depan
Jelang Sidang Tuntutan Kasus Kekerasan Seksual di Ketapang, Kuasa Hukum Korban Apresiasi Polisi dan Jaksa
Proyek Jalan Madupat–Omben Rp3,9 Miliar Disorot, Praktisi Sipil Dorong Uji Mutu U-Ditch
Kecelakaan Maut di JLS Sampang, Pengendara Scoopy dan Penumpang Pikap Tewas
Kekeringan di Sampang Meluas, Relawan Distribusikan 1 Juta Liter Air Bersih
Sembunyikan 197 Gram Sabu di Ruang Airbag Avanza, Dua Pria Asal Jember Ditangkap di Sampang

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Cegah Penumpukan di Bank, Pencairan Bansos Warga Mandangin Dipusatkan di Kantor Kecamatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Persiapan KDKMP di Sampang Baru 50 Persen, Penempatan Manajer Mulai Berjalan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Digrebek saat Berduaan dengan Staf, Dinkes Sampang Bakal Panggil Kepala Puskesmas Robatal Pekan Depan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Jelang Sidang Tuntutan Kasus Kekerasan Seksual di Ketapang, Kuasa Hukum Korban Apresiasi Polisi dan Jaksa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Proyek Jalan Madupat–Omben Rp3,9 Miliar Disorot, Praktisi Sipil Dorong Uji Mutu U-Ditch

Berita Terbaru