Empat Figur Bakal Calon Bupati Pamekasan Ini Ternyata Bukan Orang Sembarangan

- Jurnalis

Kamis, 18 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kontestasi politik selalu menghadirkan kejutan. Seperti yang terjadi di Pamekasan yang saat sekarang mulai bermunculan figur bakal calon bupati.

Dari sejumlah figur bakal calon, ada empat kandidat yang menarik perhatian. Mereka memiliki latar belakang pengalaman luas di organisasi dan birokrasi.

Pengalaman tersebut dijadikan modal untuk memimpin Pamekasan bila mendapat mandat sebagai bupati atau wakil bupati.

Keempat figur tersebut juga berpengalaman di dunia politik praktis. Berdasar hasil penelusuran Klik Madura dari berbagai sumber, berikut empat figur tersebut:

1. Dr. Ir. H. RB. Fattah Jasin,. MS

Pria yang akrab disapa Gus Acing ini seorang birokrat tulen. Selama puluhan tahun dia mengabdikan diri sebagai aparatur sipil negara (ASN). Berikut pengalamannya di birokrasi.

– Kepala Biro Administrasi Perekonomian pada tahun (2008)
– Kepala Dinas Perindustrian dan Koperasi (2011).
– Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Timur (2014).
– PJ Bupati Pamekasan pada tahun (2018).
– Kepala Bakorwil Pamekasan.
– Kepala Dishub Jawa Timur.
– Wabup Pamekasan.

Baca juga :  UIM Gelar Seminar Nasional Kebangsaan dan Kepesantrenan, Tegaskan Peran Santri Madura sebagai Pilar Ketahanan Bangsa

2. Dr. KH. Kholilurrahman,. SH,. MH
Mantan bupati Pamekasan ini mengawali karir politik sebagai anggota DPRD Jawa Timur. Kemudian, berlanjut ke eksekutif sebagai bupati. Pengalaman lengkapnya adalah sebagai berikut:

– Pengasuh Pondok Pesantren Matsaratul Huda (sampai sekarang).
– Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur (1999).
– Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur (2004).
– Ketua DPC PKB Pamekasan (2007).
– Bupati Pamekasan (2008).
– Ketua Persepam (2008).
– Anggota DPR RI (2014).

3. Baddrut Tamam,. S.Psi,. M.HP
Mas Tamam merupakan mantan aktivis mahasiswa yang kemudian melenggang ke Indrapura sebagai anggota DPRD Jatim pada 2007 silam. Karir politiknya muncer sampai akhirnya duduk sebagai bupati Pamekasan.

Baca juga :  Debat Pertama Calon Bupati dan Wakil Bupati Periode 2024-2029 Sukses, KPU Pamekasan Sampaikan Terima Kasih

Berikut jabatan yang pernah diduduki sejak statusnya masih sebagai mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

– Ketua PC PMII Malang (2004).
– Ketua PKC PMII Jawa Timur (2007).
– Sekretaris DPW PKB Jawa Timur (2017-2021).
– Anggota DPRD Jawa Timur (2009-2014, 2014-2018)
– Bupati Pamekasan (2018)

4. Ir. Moh. Zainal Arifin,. M.Si
Nama Moh. Zainal Arifin (MZA) tidak asing di kalangan birokrasi Pamekasan. Sebab, sejumlah jabatan pemerintahan sudah pernah diduduki sejak tahun 1994.

Bahkan, setelah purna dari pengabdian melalui jalur eksekutif, MZA dipercaya oleh masyarakat sebagai anggota DPRD Pamekasan. Berikut perjalanan karirnya.

Baca juga :  Proyek Revitalisasi Pasar 17 Agustus Pamekasan Diduga Dikorupsi, Aktivis Lapor Polisi

– Kepala Dinas Perhutanan dan Konservasi Tanah Pamekasan (1994-2001).
– Kepala Dinas Kebersihan Dan Lingkungan Hidup Pamekasan (2001-2005).
– Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Pamekasan (2005-2008).
– Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik (2008-2011).
– Kepala Badan Kesetuan Bangsa, Politik dan Linmas Pamekasan (2011- 2013).
– Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Pamekasan (2013 – 2018).
– Anggota DPRD Pamekasan Fraksi PKB (2019-2024).

Untuk diketahui, empat figur di atas digadang-gadang sebagai calon bupati Pamekasan yang akan bertarung pada 27 November mendatang.

Namun, dari empat figur tersebut, baru RB. Fattah Jasin yang sudah mendapatkan rekomendasi dari Partai Golkar.

Sementara kandidat lainnya, belum mengantongi rekomedasi secara resmi dari partai politik (parpol). (diend)

Berita Terkait

CV Raya Ilmi Menang Lelang Proyek Puskesmas Bulhaj Rp3,9 Miliar, DPRD Siapkan Pengawasan Ketat
Meski Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, DPRD Pamekasan Beri Catatan Keras kepada Eksekutif
AJP Gelar Sarasehan Literasi, Kaji Buku “Pamekasan Mencari Identitas” Bersama Akademisi dan Anggota DPR RI
Tangani 36 Pasien HIV dan IMS, Puskesmas Larangan Buka Poli Sakinah untuk Lawan Stigma
Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat
Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 
Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua
Tiga Pelaku Pembunuhan Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Keluarga Korban Ngamuk di PN Pamekasan

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:11 WIB

CV Raya Ilmi Menang Lelang Proyek Puskesmas Bulhaj Rp3,9 Miliar, DPRD Siapkan Pengawasan Ketat

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:38 WIB

Meski Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, DPRD Pamekasan Beri Catatan Keras kepada Eksekutif

Senin, 27 Juli 2026 - 08:59 WIB

AJP Gelar Sarasehan Literasi, Kaji Buku “Pamekasan Mencari Identitas” Bersama Akademisi dan Anggota DPR RI

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:19 WIB

Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:24 WIB

Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 

Berita Terbaru