Belum Semua DPT Mencoblos, TPS 19 Desa Taddan Camplong Sampang Kehabisan Surat Suara, Kok Bisa?

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 14 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG || KLIKMADURA – Kejadian tidak mengenakkan terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 19 Desa Taddan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang.

Sebab TPS tersebut kehabisan surat suara sebelum semua Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencoblos.

Petugas KPPS TPS 19 Jup, Halili, dan Joko serentak mengatakan secara berulang bahwa surat suara untuk capres dan DPRD Kabupaten habis.

“Yang tersisa hanya surat suara DPD RI, DPR RI, dan DPRD Provinsi,” ucap Jup.

Saat ditanya alasan bisa kehabisan surat suara ketiga petugas TPS tersebut menjawab dengan tidak rasional dan hanya meninggikan suara.

Baca juga :  Serahkan Berkas Pendaftaran Bacabup ke Partai NasDem, Mantan Bupati Pamekasan Yakin Kembali ke Pendopo

“Memang banyak yang tidak sesuai data, intinya sekarang sudah habis surat suaranya, ya gak tau memang seperti itu mbak,” jawab Joko dengan nada tinggi.

Salah satu pemilih warga Desa Taddan Kecamatan Camplong Maysaroh sempat adu mulut dengan petugas TPS tersebut. Sebab seharusnya surat suara sesuai dengan jumlah DPT.

“Bahkan juga, setiap TPS itu mendapatkan 5 surat suara tambahan, ini terkesan lucu dan tidak masuk akal surat suara habis sedangkan masih ada pemilih yang belum mencoblos, anggota KPPS di TPS 19 ini terkesan kongkalikong,” ucapnya.

Baca juga :  UTM Borong Penghargaan, Platinum Award UB Halal Metric 2026 Tegaskan Kampus Halal Berkelas Nasional

Maysaroh tidak puas dengan penjelasan petugas TPS tersebut, ia berniat menggunakan hak suaranya malah seakan dipermainkan oleh petugas TPS.

“Saya jauh-jauh dan nerobos hujan untuk menggunakan hak suara, kalau hanya menjawab tidak tau saat dimintai penjelasan lebih baik jangan jadi panitia pemilu,” jelasnya. (zhr/diend)

Berita Terkait

Dua Surat Edaran Tak Digubris, Pengelolaan Sampah Dapur MBG di Sampang Masih Semrawut
Dokter RSUD dr. Mohammad Zyn dan Juru Parkir Diciduk Kasus Dugaan Sabu, Manajemen Siapkan Sanksi Pemecatan
Imigrasi Pamekasan Kukuhkan Desa Omben sebagai Desa Binaan, Perkuat Pencegahan PMI Nonprosedural
Pj Kades Banyukapah Buka Suara Soal Polemik Bansos Misnati, Tegaskan Penyaluran Sesuai Aturan
Jelang Penentuan Pj Sekda Sampang, Tokoh Agama Dorong Choirijah Masuk Bursa Kandidat
Sidang Kasus Rudapaksa Bergilir di Sampang Berlanjut, Enam ABH Kompak Ajukan Pembelaan
TNI Kebut Pembangunan Sumur Bor dan Tandon di Desa Panyepen Sampang
PKS Sampang Tancap Gas Konsolidasi hingga Desa, Targetkan Mesin Partai Makin Solid dan Dekat dengan Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:51 WIB

Dua Surat Edaran Tak Digubris, Pengelolaan Sampah Dapur MBG di Sampang Masih Semrawut

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:25 WIB

Imigrasi Pamekasan Kukuhkan Desa Omben sebagai Desa Binaan, Perkuat Pencegahan PMI Nonprosedural

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:26 WIB

Pj Kades Banyukapah Buka Suara Soal Polemik Bansos Misnati, Tegaskan Penyaluran Sesuai Aturan

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:46 WIB

Jelang Penentuan Pj Sekda Sampang, Tokoh Agama Dorong Choirijah Masuk Bursa Kandidat

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:42 WIB

Sidang Kasus Rudapaksa Bergilir di Sampang Berlanjut, Enam ABH Kompak Ajukan Pembelaan

Berita Terbaru