UIN Madura Resmi Diluncurkan, Menag RI Dorong Jadi Lumbung Intelektual dan Rumah Besar Kebudayaan

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemberian cindera mata oleh Rektor UIN Madura, dr. Syaiful Hadi kepada Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A saat peluncuran UIN Madura.

Pemberian cindera mata oleh Rektor UIN Madura, dr. Syaiful Hadi kepada Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A saat peluncuran UIN Madura.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A, meresmikan peralihan status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Madura.

Kegiatan tersebut digelar secara khidmat di lantai 4 Gedung Rektorat, UIN Madura pada Sabtu, (29/11/2025) malam.

Dalam sambutannya, Menag menegaskan bahwa kehadiran UIN Madura bukan sekadar perubahan nama, tetapi transformasi jati diri.

Ia menyebut, UIN Madura harus menjadi rumah besar yang merawat warisan leluhur dan identitas kebudayaan Madura.

“Siapa pun yang ingin mempelajari keunikan Madura datanglah ke UIN Madura. Kampus ini harus menjaga genetik intelektualnya,” katanya.

Baca juga :  Puluhan Generasi Z di Pamekasan Antusias Ikuti BTS Klik Madura

“Madura bukan hanya dikenal dari sisi kelakar atau popularitas pelawak, tetapi memiliki lapisan-lapisan positif yang kuat dan mendalam,” katanya.

Imam Besar Masjid Istiqlal itu mengatakan, UIN Madura harus tampil sebagai pusat kecerdasan, bukan hanya simbol perubahan.

“Kita ingin mencitrakan Madura dengan wajah yang lebih luas. Kali ini adalah geo intelektual yang cerdas,” ujarnya.

Prof. Nasaruddin juga mengajak seluruh mahasiswa untuk menjadikan kampus sebagai ruang gua hira’, tempat lahirnya gagasan dan pemimpin masa depan.

Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A, meresmikan peralihan status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, ditandai dengan pemukulan gong. (FOTO-FOTO: MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

“Di kampus inilah kita siapkan kader pemimpin umat dan pemimpin bangsa yang brilian,” ucapnya.

Baca juga :  Resmi Jabat Kapolres Sampang, AKBP Hendro Sukmono Siap Amankan Pilkada 2024

Dihadapan Menag RI, Rektor UIN Madura, Dr. Saiful Hadi menegaskan bahwa transformasi kampus tersebut dibangun di atas landasan filosofis “Tanean Lanjhang Ilmu”. Yakni, pengembangan ilmu pengetahuan Islam yang integratif.

“Kami mengintegrasikan nilai spiritual dalam konteks kemahasiswaan yang luas. Mahasiswa UIN Madura harus menjadi pribadi religius, kompetitif dan kolaboratif,” tuturnya.

Dr. Saiful Hadi menyebut, ada tiga elemen besar yang akan menjadi pondasi akademik UIN Madura. Yakni, dimensi Keislaman, dimensi Budaya dan dimensi Layanan Ilmu Pengetahuan Modern.

Ketiganya, diarahkan untuk menghadirkan kampus yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Baca juga :  BKPSDM Sampang Dalami Laporan Dugaan Perselingkuhan Guru SMP

“Kita akan melahirkan inovasi, termasuk teknologi ketahanan pangan sebagai bagian dari kontribusi nyata UIN Madura,” tandasnya. (ibl/nda)

Berita Terkait

Peringati Malam Nuzulul Quran, Hijabi Madura Donasi Rp20 Juta Lebih untuk Palestina
Nasabah Korban Hozizah Tuntut Pengembalian Emas, PT Pegadaian Syariah Pastikan Tak Lepas Tangan!
Atap Puskesmas Bandaran Rusak Diterjang Angin Kencang, Pelayanan Dipastikan Tetap Normal
Nasabah Korban Hozizah Tuntut Pengembalian Emas, PT Pegadaian Syariah Pastikan Tak Lepas Tangan!
Berdalih Keterbatasan Anggaran, Pasar Kolpajung Senilai Rp81,7 Miliar Masih Berpagar Seng
BIP Gelar Buka Puasa dan Belanja Gratis Bersama 3.000 Anak Yatim di Pamekasan, Raih Rekor MURI
Cuaca Ekstrem Picu Gangguan Listrik di Pamekasan, PLN Turun Tangan Lakukan Pemulihan
Peduli Sesama, Bank Jatim Pamekasan Bagikan 100 Takjil Gratis Setiap Hari Kerja Selama Ramadan

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:27 WIB

Peringati Malam Nuzulul Quran, Hijabi Madura Donasi Rp20 Juta Lebih untuk Palestina

Sabtu, 7 Maret 2026 - 05:48 WIB

Nasabah Korban Hozizah Tuntut Pengembalian Emas, PT Pegadaian Syariah Pastikan Tak Lepas Tangan!

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:46 WIB

Atap Puskesmas Bandaran Rusak Diterjang Angin Kencang, Pelayanan Dipastikan Tetap Normal

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:30 WIB

Nasabah Korban Hozizah Tuntut Pengembalian Emas, PT Pegadaian Syariah Pastikan Tak Lepas Tangan!

Sabtu, 7 Maret 2026 - 03:37 WIB

Berdalih Keterbatasan Anggaran, Pasar Kolpajung Senilai Rp81,7 Miliar Masih Berpagar Seng

Berita Terbaru