SPPG As-Salman Minta Maaf, Menu MBG di SMAN 2 Pamekasan Siap Diganti

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SPPG As-Salman, Moh. Ainur Rusli bersama ahli gizi menyampaikan keterangan pers terkait menu MBG lele mentah yang ditolak SMAN 2 Pamekasan. (DOK. KLIKMADURA)

Kepala SPPG As-Salman, Moh. Ainur Rusli bersama ahli gizi menyampaikan keterangan pers terkait menu MBG lele mentah yang ditolak SMAN 2 Pamekasan. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan As-Salman Buddagan Pamekasan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka menyusul beredarnya video penolakan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 2 Pamekasan, Senin (9/3/2026).

Kepala SPPG As-Salman, Moh. Ainur Rusli mengatakan, pihaknya menghormati keberatan yang disampaikan pihak sekolah dan siap melakukan evaluasi menyeluruh terhadap menu yang disajikan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Masukan dari sekolah menjadi perhatian serius bagi kami, dan menu yang ditolak siap kami ganti,” katanya, Selasa (10/3/2026).

Ainur mengaku bahwa menu yang disiapkan sebenarnya telah disesuaikan dengan kebutuhan gizi penerima manfaat, termasuk mempertimbangkan waktu konsumsi di bulan Ramadan agar bisa dikonsumsi saat berbuka puasa.

Baca juga :  Control Freak dan Harakiri Kebudayaan

“Meskipun menu sudah disesuaikan dengan kebutuhan gizi penerima manfaat, tapi
Kami mengakui perlunya penyesuaian agar lebih sesuai dengan ekspektasi pihak sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Ahli Gizi SPPG Yayasan As-Salman, Fikri Mutawakkil menyampaikan, menu MBG yang disiapkan sebenarnya terdiri dari berbagai item makanan dengan kandungan gizi seimbang, tidak hanya lele marinasi, tahu, dan tempe seperti yang beredar dalam video.

“Menu hari itu lengkap, ada roti pizza, dua butir telur rebus, susu full cream, buah naga, lele marinasi, tahu, dan tempe. Video yang beredar tidak menampilkan keseluruhan menu,” ucapnya.

Baca juga :  Terungkap! Zamachsyari Setor LPj Proyek Drainase Padahal Dapat Hibah Pelengsengan

Fikri menjelaskan, sajian menu lele marinasi dipilih sebagai salah satu sumber protein karena relatif lebih tahan hingga satu hari dan tetap aman dikonsumsi jika pengolahan sesuai prosedur.

“Menggunakan lele marinasi karena untuk mencegah kandungan gizi di lelenya. Penyimpanan lele marinasi itu bertahan sampai satu hari. Namun kita akan perbaiki, masukan dari sekolah akan dijadikan bahan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang,” tuturnya.

Di sisi yang lain, Akuntan SPPG Yayasan As-Salman, Reni Septiyan Putri, memaparkan bahwa paket MBG tersebut disiapkan untuk kebutuhan tiga hari dengan total anggaran Rp30 ribu atau sekitar Rp10 ribu per porsi per hari.

Baca juga :  Hasil Penghitungan Pemkab Pamekasan: Petani Rugi Jika Harga Tembakau Gunung di Bawah Rp 63 Ribu

“Anggaran tersebut sudah mencakup lauk, protein hewani dan nabati, susu, roti, serta buah. Namun jika sekolah merasa menu kurang sesuai, kami siap melakukan penyesuaian.” Tandasnya.

Diketahui sebelum, Penolakan menu tersebut sebelumnya disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana SMAN 2 Pamekasan, Moh. Hairuddun.

Dalam video yang beredar di media sosial, ia menyebut menu lele marinasi yang disajikan dinilai masih mentah sehingga pihak sekolah memilih menolak distribusi menu untuk tiga hari. (ibl/nda)

Berita Terkait

Meski Sekolah Masih Disegel, SPMB SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Tetap Dibuka
Imigrasi Pamekasan Jadi Tuan Rumah BERSAPDA 2026, Perkuat Sinergi Forkopimda dan Kepedulian Sosial
UIM Dorong Mahasiswa Berinovasi dan Bangun Digitalisasi Desa Lewat KKN
Pegiat Lingkungan Tanam 10 Ribu Mangrove, Bentuk Protes Kasus Perusakan Mangrove Hampir Dua Tahun Mangkrak
Dua Guru SMK Kesehatan Nusantara Diperiksa Polisi, Ungkap Kronologi Penyegelan Sekolah
UIM Bekali DPL KKN 2026, Perkuat Pengawasan Lapangan dan Sistem Pelaporan Terintegrasi
Polres Pamekasan Dalami Kasus Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara, Agendakan Periksa Sejumlah Guru
Ahli Waris Tegaskan Tanah TK ABA IV Tak Pernah Dijual, Siap Tempuh Jalur Hukum dan Laporkan Pihak Terkait

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:30 WIB

Meski Sekolah Masih Disegel, SPMB SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Tetap Dibuka

Senin, 15 Juni 2026 - 13:31 WIB

Imigrasi Pamekasan Jadi Tuan Rumah BERSAPDA 2026, Perkuat Sinergi Forkopimda dan Kepedulian Sosial

Senin, 15 Juni 2026 - 12:40 WIB

UIM Dorong Mahasiswa Berinovasi dan Bangun Digitalisasi Desa Lewat KKN

Senin, 15 Juni 2026 - 12:06 WIB

Dua Guru SMK Kesehatan Nusantara Diperiksa Polisi, Ungkap Kronologi Penyegelan Sekolah

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:56 WIB

UIM Bekali DPL KKN 2026, Perkuat Pengawasan Lapangan dan Sistem Pelaporan Terintegrasi

Berita Terbaru

Opini

Intelektual Tradisional itu Akademisi Yang Membeo

Selasa, 16 Jun 2026 - 07:19 WIB