PAMEKASAN || KLIKMADURA – Transformasi digital di dunia pendidikan terus berkembang. SMAN 4 Pamekasan kini menjadi sekolah pertama di Kabupaten Pamekasan yang menerapkan sistem absensi berbasis faceprint bagi seluruh siswanya.
Inovasi tersebut sekaligus menghubungkan aktivitas kehadiran siswa secara langsung ke ponsel orang tua.
Kepala SMAN 4 Pamekasan, Faridah menjelaskan, orang tua perlu menginstal aplikasi khusus untuk dapat terkoneksi dengan sistem faceprint tersebut. Setelah itu, mereka bisa masuk menggunakan NISN anak masing-masing.
“Iya ada link-nya yang sudah kami siapkan, dengan cara login menggunakan NISN siswa yang bersangkutan. Dan ini sekolah pertama di Pamekasan yang menggunakan sistem faceprint,” ujarnya.
Melalui sistem ini, orang tua dapat mengetahui waktu kedatangan dan kepulangan anak secara real time.
Hal ini dianggap sebagai bentuk kolaborasi antara sekolah dan wali murid dalam memantau aktivitas siswa selama berada di sekolah.
Faridah menambahkan, penerapan faceprint bertujuan meningkatkan kedisiplinan siswa, terutama dalam hal ketepatan waktu. Menurutnya, kemampuan mengatur waktu adalah salah satu faktor penting penentu masa depan siswa.
“Sekolah juga bisa langsung merekap ketidakhadiran siswa dalam waktu yang tidak lama. Jadi faceprint ini bermanfaat bagi siswa, wali siswa, dan juga sekolah,” pungkasnya. (enk/nda)














