Posko 5 KKN IAIN Madura Dorong Optimalisasi Penggunaan Media Sosial untuk Branding Desa Tambung

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 8 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura Posko 5 Desa Tambung, Kecamatan Pademawu menggelar Forum Group Discussion (FGD).

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Optimalisasi Media Sosial dalam Upaya Branding Desa Tambung”. Sebanyak oleh 25 peserta KKN mengikuti kegiatan tersebut.

Dewan Pembina Lapangan (DPL) Hafidlatul Fauzuna, Kepala Desa Tambung Ahmad Halili, perangkat desa, dan beberapa warga Desa Tambung juga ikut dalam FGD itu.

Pemateri FGD, Oktavia Isnaini Kusnanto menyampaikan pentingnya optimalisasi media sosial dalam upaya branding desa. Baginya, branding desa adalah proses membangun identitas unik dan citra positif bagi suatu desa.

Baca juga :  Meski Sudah Lunas Tahun 2022, CJH Tetap Wajib Bayar Biaya Tambahan

“Branding desa merupakan upaya menciptakan konsistensi untuk membangun persepsi di benak masyarakat tentang hal yang membedakan desa tersebut dengan desa lain,” Katanya saat menyampaikan materi.

Oktavia menjelaskan, konten yang dapat diunggah di media sosial desa bisa berupa kekayaan alam dan budaya desa. Kemudian, kegiatan masyarakat, potensi UMKM, wisata desa, serta informasi seputar masyarakat.

“Dalam optimalisasi penggunaan media sosial, kita perlu menyesuaikan diri dengan teknologi yang semakin hari semakin berkembang pesat,” jelasnya.

Anggota KKN IAIN Madura Posko 25 Ilyas menyampaikan, tujuan FGD itu untuk membantu optimalisasi penggunaan media sosial dalam upaya branding Desa Tambung.

Baca juga :  23 Mahasiswa Jadi Korban Penipuan Pembayaran UKT, Ratusan Kader PMII Demo IAIN Madura

“Dengan branding yang baik, Desa Tambung dapat dikenal lebih luas dan menarik perhatian lebih banyak orang,” ujarnya.

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat memberikan wawasan baru bagi peserta KKN dan warga Desa Tambung dalam memanfaatkan media sosial sebagai alat untuk mempromosikan desa mereka.

“Diharapkan Desa Tambung dapat dikenal lebih luas dan mendapatkan manfaat ekonomi serta sosial dari branding yang efektif,” tandas pria yang akrab disapa Jack itu. (ibl/diend)

Berita Terkait

Dari Bedah Buku ke Petisi, Karang Taruna dan Rektor Se-Madura Dorong Madura Jadi Provinsi
Lahan Sengketa, Toko di Pasar Penaguan Pamekasan Dipagar
Keren! DPD Partai Gelora Indonesia Pamekasan Buka Pos Bantuan Hukum Gratis
SIHT Rp11 Miliar Mangkrak, DPRD Pamekasan Segera Panggil Disperindag
Buntut Sengketa Lahan Pasar Panaguan, Salah Satu Toko Bakal Dipagar
DPRD Pamekasan Resmi Paripurnakan Raperda Perampingan OPD, Pembahasan Lanjutan Segera Dikebut
Dana Cadangan Pilkada 2029 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Ingatkan Risiko Perubahan Regulasi
SMAN 1 Pamekasan Libatkan Alumni Genjot Kualitas Siswa Kelas Akhir

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 09:31 WIB

Dari Bedah Buku ke Petisi, Karang Taruna dan Rektor Se-Madura Dorong Madura Jadi Provinsi

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:30 WIB

Lahan Sengketa, Toko di Pasar Penaguan Pamekasan Dipagar

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:28 WIB

Keren! DPD Partai Gelora Indonesia Pamekasan Buka Pos Bantuan Hukum Gratis

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:05 WIB

SIHT Rp11 Miliar Mangkrak, DPRD Pamekasan Segera Panggil Disperindag

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:47 WIB

Buntut Sengketa Lahan Pasar Panaguan, Salah Satu Toko Bakal Dipagar

Berita Terbaru

Sejumlah warga memagari toko di Pasar Penaguan, Proppo, Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Pamekasan

Lahan Sengketa, Toko di Pasar Penaguan Pamekasan Dipagar

Minggu, 15 Feb 2026 - 11:30 WIB