Peduli Korban Banjir, AJP Bagikan Ratusan Bungkus Nasi Sahur

- Jurnalis

Sabtu, 8 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan pengurus AJP dan beberapa organisasi menyerahkan bantuan berupa nasi bungkus kepada BPBD Pamekasan untuk dibagikan kepada korban banjir. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Perwakilan pengurus AJP dan beberapa organisasi menyerahkan bantuan berupa nasi bungkus kepada BPBD Pamekasan untuk dibagikan kepada korban banjir. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) membagikan ratusan bungkus nasi sahur kepada korban banjir di Pamekasan, Minggu (9/3/2025).

Kegiatan tersebut berkolaborasi dengan sejumlah organisasi dan perusahaan. Yakni, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau se-Madura (P4TM), PT Bawang Mas Group, Master Max.

Bantuan itu diberikan untuk membantu masyarakat yang kesulitan memasak saat sahur akibat banjir di sejumlah titik. Di antaranya, Kelurahan Gladak Anyar, Jembatan Baru, Kelurahan Jungcangcang, dan Kelurahan Patemon.

Ketua AJP, M Khairul Umam mengatakan, nasi sahur dibagikan langsung ke lokasi-lokasi yang bisa dijangkau. Sementara untuk wilayah yang lebih sulit diakses, nasi bungkus dipasrahkan ke BPBD Pamekasan untuk disalurkan.

Baca juga :  Ditangkap Atas Kasus Pesta Mercon Maut, Ini Peran Masing-masing Tersangka

“Para korban terdampak banjir kesulitan memasak, sehingga kami berinisiatif untuk membantu,” katanya.

Plt Kepala BPBD Pamekasan, Ach. Dhofir Rosidi mengapresiasi kepedulian AJP dan sejumlah pihak yang berpartisipasi membantu warga. Bantuan tersebut sangat bermanfaat karena masyarakat memang kesulitan memasak.

“Dengan adanya bantuan ini, para warga terdampak banjir sangat terbantu,” katanya.

Dhofir menyampaikan, BPBD Pamekasan melakukan beberapa langkah untuk menekan dampak banjir semakin meluas. Di antaranya, mengevakuasi warga dan menyelamatkan barang-barang.

BPBD Pamekasan juga mendirikan dapur umum di Kelurahan Gladak Anyar untuk menyediakan makanan bagi korban banjir. Harapannya, beban warga terdampak banjir itu semakin ringan. (ibl/diend)

Baca juga :  Terkait 59 Pegawai IKS, Direktur RSUDMA Sumenep Pastikan Sesuai Kebutuhan

Berita Terkait

DBHCHT Anjlok, Ribuan Buruh Tani Tembakau di Pamekasan Tak Lagi Terima BLT
Meski Sekolah Masih Disegel, SPMB SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Tetap Dibuka
Imigrasi Pamekasan Jadi Tuan Rumah BERSAPDA 2026, Perkuat Sinergi Forkopimda dan Kepedulian Sosial
UIM Dorong Mahasiswa Berinovasi dan Bangun Digitalisasi Desa Lewat KKN
Pegiat Lingkungan Tanam 10 Ribu Mangrove, Bentuk Protes Kasus Perusakan Mangrove Hampir Dua Tahun Mangkrak
Dua Guru SMK Kesehatan Nusantara Diperiksa Polisi, Ungkap Kronologi Penyegelan Sekolah
UIM Bekali DPL KKN 2026, Perkuat Pengawasan Lapangan dan Sistem Pelaporan Terintegrasi
Polres Pamekasan Dalami Kasus Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara, Agendakan Periksa Sejumlah Guru

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:43 WIB

DBHCHT Anjlok, Ribuan Buruh Tani Tembakau di Pamekasan Tak Lagi Terima BLT

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:30 WIB

Meski Sekolah Masih Disegel, SPMB SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Tetap Dibuka

Senin, 15 Juni 2026 - 13:31 WIB

Imigrasi Pamekasan Jadi Tuan Rumah BERSAPDA 2026, Perkuat Sinergi Forkopimda dan Kepedulian Sosial

Senin, 15 Juni 2026 - 12:40 WIB

UIM Dorong Mahasiswa Berinovasi dan Bangun Digitalisasi Desa Lewat KKN

Senin, 15 Juni 2026 - 12:36 WIB

Pegiat Lingkungan Tanam 10 Ribu Mangrove, Bentuk Protes Kasus Perusakan Mangrove Hampir Dua Tahun Mangkrak

Berita Terbaru

Opini

Intelektual Tradisional itu Akademisi Yang Membeo

Selasa, 16 Jun 2026 - 07:19 WIB