Masuk Kategori Risti, 17 Warga Binaan Lapas Pamekasan Dipindah ke Nusakambangan

- Jurnalis

Selasa, 29 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belasan napi Lapas Kelas II-A Pamekasan saat persiapan dipindah ke Nusakambangan. (ISTIMEWA)

Belasan napi Lapas Kelas II-A Pamekasan saat persiapan dipindah ke Nusakambangan. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Sebanyak 17 narapidana (napi) warga binaan Lapas Kelas II-A Pamekasan dipindahkan ke Lapas Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Mereka masuk kategori beresiko tinggi (risti) dan dinilai membahayakan ketertiban serta mengganggu proses pembinaan di dalam lapas.

Pemindahan tersebut dilakukan bersamaan dengan puluhan napi berisiko tinggi lainnya yang berasal dari berbagai lapas di Jawa Timur. Di antaranya, Lapas Kelas I Madiun, Lapas Kelas I Surabaya, dan Lapas Lamongan. Total napi yang dipindahkan mencapai 37 orang.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, Kadiono, menjelaskan, langkah tersebut diambil setelah melalui asesmen, penyidikan, dan penyelidikan.

Baca juga :  Lapas Narkotika Pamekasan Gelar Peringatan Isra Mikraj, Berharap Dapat Meningkatkan Ketakwaan Kepada Allah SWT

“Mereka adalah warga binaan yang termasuk kategori berisiko tinggi, baik dalam mengganggu keamanan maupun berpotensi merusak program pembinaan bagi warga binaan lainnya,” katanya.

Kadiono mengatakan, pemindahan napi dilakukan penjagaan dengan sangat ketat, dengan melibatkan tim pengamanan intelijen, tim kepatuhan internal Ditjenpas, serta jajaran Polda Jawa Timur.

Tindakan tegas itu bukan hanya berlaku kepada napi saja. Melainkan, petugas lapas juga akan diberikan tindakan tegas apabila terbukti terlibat dalam pelanggaran.

“Sekali lagi kami sampaikan, ini merupakan wujud keseriusan kami men-zero-kan lapas dan rutan dari narkoba maupun penggunaan HP. Siapapun yang terbukti melanggar tata tertib, baik napi maupun petugas, akan dikenakan hukuman tegas,” ujarnya.

Baca juga :  Terkait Kasus Perundungan, Disdikbud Pamekasan Tegur SMPN 2 Pademawu

Kepala Lapas Kelas I Batu Nusakambangan sekaligus Koordinator Wilayah Nusakambangan, Irfan mengatakan bahwa 37 napi asal Jawa Timur tersebut akan ditempatkan di beberapa lapas berkeamanan super maksimum dan maksimum, yaitu Lapas Karang Anyar, Lapas Gladakan, Lapas Ngaseman, serta Lapas Besi.

“Pembinaan dan pengamanan diberikan sesuai dengan tingkat risiko. Kami bekerjasama dengan Bapas Nusakambangan untuk asesmen perubahan perilaku, agar mereka bisa berubah lebih baik dan aktif dalam pembinaan,” ucapnya.

Saat ini, hampir 1.100 warga binaan berstatus risiko tinggi dari berbagai wilayah sudah dipindahkan ke Lapas Super Maximum Security Nusakambangan.

Baca juga :  Pulang ke Tanah Kelahiran, Taufiqul Hidayatullah Mengabdi Menjaga Keamanan Lapas Pamekasan

“Mayoritas mereka adalah napi kasus narkoba, terorisme, serta perkara berat lainnya yang masuk kategori high risk,” tandasnya. (ibl/pw)

Berita Terkait

UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat
Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan
HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi
Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045
Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim
Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik
Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:17 WIB

UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:18 WIB

HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim

Berita Terbaru