Komitmen Tekan Angka Stunting, DP3AP2KB Pamekasan Gelar Sosialisasi dan Bimtek

- Jurnalis

Selasa, 8 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMITMEN: Kepala DP3AP2KB Pamekasan Munapik saat foto bersama para undangan. (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

KOMITMEN: Kepala DP3AP2KB Pamekasan Munapik saat foto bersama para undangan. (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Pamekasan terus menggencarkan penurunan angka stunting.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan yakni, menggelar sosialisasi dan bimtek aplikasi pelaporan stunting yang diikuti oleh seluruh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kecamatan.

Kepala DP3AP2KB Pamekasan Munapik menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman tentang pentingnya pelaporan dan tertib administrasi.

Terutama, pada pelaksanaan percepatan penurunan angka stunting di Kota Gerbang Salam. Sebab, untuk mempercepat penurunan angka stunting itu, harus dibangun sinergitas dan kerja yang baik dari semua elemen.

Baca juga :  Kadisdikbud Pamekasan Apresiasi Hadiatullah, Jadi Lulusan Terbaik Program Doktor di Tianjin University Tiongkok

“Kunci utama dalam menekan angka stunting di Kabupaten Pamekasan ini harus dengan erja cerdas dan kerja keras untuk mendapatkan hasil yang maksimal,” ungkapnya.

Munapik menyampaikan, sebanyak 17 desa dan kelurahan di enam kecamatan menjadi lokus stunting tahun ini.

Perinciannya, di Kecamatan Pamekasan, di Kelurahan Parteker, kemudian di Kecamatan Tlanakan tersebar di Desa Branta Pesisir, Tlanakan, Larangan Tokol, Ceguk dan Gugul.

Lalu, di Kecamatan Pademawu ada Desa Sopaah dan Lemper, kemudian Kecamatan Galis ada di Desa Galis dan Artodung.

Kemudian, di Kecamatan Proppo yakni, Desa Candi Burung, Pangtonggal, Badung, Klampar, Pangorayan, dan Kecamatan Pegantenan tersebar di Desa Palesanggar dan Ambender.

Baca juga :  Ringankan Beban Korban Banjir di Pamekasan, AJP Bagikan Ratusan Sembako dan Nasi Bungkus

“Pemerintah telah melakukan upaya pencegahan dari hulu yang dilakukan kepada calon pengantin melalui pendampingan keluarga, dan juga melaksanakan beberapa program yang sudah dirancang,” ucap Munapik.

Dia menegaskan, untuk mengentaskan stunting di Kabupaten Pamekasan tidak cukup hanya dilakukan oleh satu lembaga. Semua pihak harus berkolaborasi mulai dari pemerintah desa dan kelurahan, camat, akademisi, media atau pers, dan lainnya.

Dan tentunya, keterlibatan non-pemerintah perihal percepatan penurunan angka stunting yang telah dilakukan di tahun 2024 kemarin diharapkan bisa berlanjut dan ditingkatkan pada tahun ini dan tahun-tahun mendatang.

Baca juga :  Puluhan Ribu Alumni Padati Haul Akbar dan Temu Alumni Ponpes Miftahul Ulum Bettet

Dengan demikian, untuk saat ini harus dilakukan kegiatan yang bisa menyentuh langsung kepada masyarakat, seperti edukasi di tengah-tengah pelayanan kepada masyarakat, dan sebagainya.

“Keberhasilan semua upaya yang dilakukan ini dapat dibuktikan dengan adanya pelaporan yang baik, terukur, dan dipertanggung jawabkan validasinya. Semoga bisa bisa menyejahterakan masyarakat Kabupaten Pamekasan,” tukasnya. (enk/diend)

Berita Terkait

Polres Pamekasan Dalami Kasus Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara, Agendakan Periksa Sejumlah Guru
Ahli Waris Tegaskan Tanah TK ABA IV Tak Pernah Dijual, Siap Tempuh Jalur Hukum dan Laporkan Pihak Terkait
Sebulan Disegel, Siswa SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Terpaksa Belajar Daring
Klinik Kecantikan Elysia Estetika Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik di PEF 2026
Belum Punya Gedung Permanen, 30 Murid Baru Sekolah Rakyat Pamekasan Dititip di Sampang
Pagu SPMB SMA Negeri di Pamekasan Tetap, Tahun Ini Tersedia 56 Rombel
Ketua DPRD Apresiasi PKS Pantai Jumiang, Dorong Pemkab Lebih Kreatif Genjot PAD
Pantai Jumiang Dikelola Tanpa Dana APBD, Bupati Pamekasan Uji Komitmen Pengelola

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:18 WIB

Polres Pamekasan Dalami Kasus Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara, Agendakan Periksa Sejumlah Guru

Kamis, 11 Juni 2026 - 03:01 WIB

Ahli Waris Tegaskan Tanah TK ABA IV Tak Pernah Dijual, Siap Tempuh Jalur Hukum dan Laporkan Pihak Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:57 WIB

Sebulan Disegel, Siswa SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Terpaksa Belajar Daring

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:00 WIB

Belum Punya Gedung Permanen, 30 Murid Baru Sekolah Rakyat Pamekasan Dititip di Sampang

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:29 WIB

Pagu SPMB SMA Negeri di Pamekasan Tetap, Tahun Ini Tersedia 56 Rombel

Berita Terbaru