Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, dr. Galih Anjungsari saat podcast di Kantor Redaksi Klik Madura.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, dr. Galih Anjungsari saat podcast di Kantor Redaksi Klik Madura.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu di Madura akan semakin terbuka lebar. Pekan depan, seluruh rumah sakit di Pulau Garan dijadwalkan melakukan penandatanganan nota kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Kerja sama tersebut terkait dengan pemanfaatan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang difokuskan untuk membantu pembiayaan iuran BPJS Kesehatan bagi warga tidak mampu.

Program tersebut menjadi bagian dari kebijakan nasional yang kini mulai diimplementasikan secara maksimal di Madura.

Melalui skema ini, iuran BPJS masyarakat kurang mampu tidak lagi menjadi beban pribadi, melainkan ditanggung melalui dana CSR masing-masing rumah sakit.

Baca juga :  86 Ribu Warga Pamekasan Tak Tercover BPJS Kesehatan, DPRD Minta Daftar Mandiri

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, dr. Galih Anjungsari, menyampaikan bahwa setiap rumah sakit minimal akan menanggung 10 kepala keluarga (KK).

Namun, dalam praktiknya, banyak rumah sakit menunjukkan komitmen lebih dengan kesiapan menanggung jumlah yang melampaui batas minimal tersebut.

“Setiap rumah sakit minimal 10 KK, tetapi sebagian besar menyatakan siap menanggung lebih. Ini menunjukkan kepedulian yang luar biasa dari pihak rumah sakit terhadap masyarakat kurang mampu,” ujarnya.

Menurutnya, program ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah konkret untuk memastikan masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan tanpa terkendala biaya iuran.

Baca juga :  Pemkab Pamekasan Siapkan Rp77 Miliar, Utang Premi UHC ke BPJS Kesehatan Dipastikan Lunas

Dengan adanya kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan rumah sakit melalui CSR ini, diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang terhambat mengakses layanan kesehatan hanya karena persoalan ekonomi.

“Harapan kami, masyarakat bisa menikmati layanan kesehatan secara maksimal tanpa khawatir soal iuran. Ini bentuk gotong royong nyata di sektor kesehatan,” pungkasnya. (nda)

Berita Terkait

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing
Anggota DPR RI Fraksi PKS Aboe Bakar Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, RMI PCNU Pamekasan Protes!
Mewakili Komisi IV, Edy Gelora Tegaskan Komitmen Kawal Ketat Program MBG
Peleburan OPD Tunggu Hasil Pembahasan Pansus DPRD Pamekasan

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 10:48 WIB

Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi

Jumat, 10 April 2026 - 07:56 WIB

Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Jumat, 10 April 2026 - 07:33 WIB

Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terbaru

Opini

Episentrum Pilkada, Dekonstruksi dan Reparasi?

Jumat, 10 Apr 2026 - 11:44 WIB