Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengasuh Ponpes Nurul Falah Batubintang, Batumarmar, KH. Mudarris Abdul Wahab saat berceramah di salah satu acara. (DOK. KLIKMADURA)

Pengasuh Ponpes Nurul Falah Batubintang, Batumarmar, KH. Mudarris Abdul Wahab saat berceramah di salah satu acara. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pernyataan anggota DPR RI Fraksi PKS, Aboe Bakar Al-Habsyi, yang menyebut ulama dan pesantren di Madura terlibat narkotika, memantik kemarahan keras kalangan kiai. Tuduhan itu dinilai bukan hanya menyesatkan, tetapi juga mencoreng marwah pesantren di Pulau Garam.

Reaksi keras salah satunya datang dari Pengasuh Ponpes Nurul Falah Batubintang, Batumarmar, KH. Mudarris Abdul Wahab. Ia mengecam keras pernyataan tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan yang tidak bertanggung jawab.

Kiai Mudarris menyampaikan, pernyataan itu sangat merugikan lembaga pondok pesantren di Madura yang selama ini dikenal sebagai pusat pendidikan moral dan keagamaan.

Baca juga :  Efisiensi Anggaran, 421 Lansia di Pamekasan Tak Lagi Dapat Jatah Makan Gratis

“Pernyataan itu menyesatkan dan merusak citra kiai serta ulama di Madura. Ini jelas mengundang stigma negatif, bukan hanya kepada pesantren, tetapi juga terhadap Pulau Madura yang dikenal dengan ribuan pesantrennya,” tegasnya.

Ulama yang dikenal sebagai macan podium itu menuntut agar pernyataan yang dilontarkan Aboe Bakar Al-Habsyi segera dicabut. Ia juga mendesak adanya permohonan maaf secara terbuka dari yang bersangkutan.

Menurutnya, sebagai pejabat publik, seharusnya setiap pernyataan yang disampaikan menjadi contoh baik bagi masyarakat, bukan justru menimbulkan kegaduhan.

“Seharusnya berhati-hati dalam berbicara. Ini anggota parlemen, bukan orang biasa. Jangan seenaknya melontarkan pernyataan yang menyakiti banyak pihak,” imbuhnya.

Baca juga :  Aktivis HMI Kecam Mahasiswa UTM Aniaya Kekasih

Kiai Mudarris juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam berpendapat di ruang publik. Apalagi, pernyataan tersebut telah viral dan memicu reaksi luas dari masyarakat serta kalangan ulama di Madura.

“Dalam menyampaikan pendapat harus disaring betul. Jangan sampai melukai pihak lain. Karena lisan itu lebih tajam daripada pedang,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Mohtar Effendi, Mengajar dengan Hati untuk Para Penyandang Disabilitas Tunarungu
Pedagang Ayam Jadi Korban Dugaan Penganiayaan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Pertama di Pamekasan, Puri Dewata Mini Soccer Siap Jadi Pusat Pembinaan Atlet
24.114 Siswa Senam Bersama Mendikdasmen RI, Pamekasan Pecahkan Rekor MURI di Puncak Hardiknas 2026
Proyek Puskesmas Bulangan Haji Jadi Temuan BPK, CV Birza Utama Wajib Kembalikan Rp 200 Juta
Kuota Siswa Baru SRMP 29 Pamekasan Terpenuhi, Penjangkauan Capai 32 Anak
Budidaya Rumput Laut Pantai Jumiang Mati Suri, Diskan Pamekasan Ambil Sampel Air Laut
Ratusan Perusahaan Rokok di Madura Naik Status Jadi PKP, Pengusaha Siap-siap “Dijerat” Beban Pajak 9,9 Persen

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:25 WIB

Mohtar Effendi, Mengajar dengan Hati untuk Para Penyandang Disabilitas Tunarungu

Senin, 25 Mei 2026 - 11:33 WIB

Pedagang Ayam Jadi Korban Dugaan Penganiayaan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:46 WIB

24.114 Siswa Senam Bersama Mendikdasmen RI, Pamekasan Pecahkan Rekor MURI di Puncak Hardiknas 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:48 WIB

Proyek Puskesmas Bulangan Haji Jadi Temuan BPK, CV Birza Utama Wajib Kembalikan Rp 200 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:32 WIB

Kuota Siswa Baru SRMP 29 Pamekasan Terpenuhi, Penjangkauan Capai 32 Anak

Berita Terbaru

Direktur Klik Madura, Sari Purwati saat menjalankan ibadah umrah beberapa waktu lalu.

Opini

Belajar Berserah di Padang Arafah

Senin, 25 Mei 2026 - 11:21 WIB

Momen jamaah haji Indonesia tahun 2019 di padang Arafah. (DOK. SARI PURWATI)

Info Haji

Belajar Berserah di Padang Arofah

Senin, 25 Mei 2026 - 11:07 WIB