Dihantam Hujan Deras dan Angin Kencang, Dapur Milik Warga Pamekasan Ambruk

- Jurnalis

Selasa, 13 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Qurrotul Aini, warga Desa Samiran, Kecamatan Proppo menunjukkan dapur miliknya yang ambruk akibat hujan dan angin kencang. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Qurrotul Aini, warga Desa Samiran, Kecamatan Proppo menunjukkan dapur miliknya yang ambruk akibat hujan dan angin kencang. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Proppo, Pamekasan, mengakibatkan dapur milik salah satu warga di Desa Samiran roboh.

Dapur yang ambruk tersebut milik Qurrotul Aini. Menurut keterangannya, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB saat ia sedang beristirahat bersama dua anak dan suaminya.

“Sekitar jam sebelas malam kami sedang istirahat di dalam rumah. Tiba-tiba terdengar suara keras dari belakang rumah, ternyata dapurnya roboh,” ujar Qurrotul Aini, Selasa (13/5/2025).

Beruntungnya tidak ada anggota keluarga yang berada di dapur saat kejadian sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerusakan yang ditimbulkan cukup parah hingga membuat bangunan dapur tidak bisa digunakan kembali.

Baca juga :  Banjir Sampang Memasuki Siaga Tiga, BPBD Minta Masyarakat Waspada!

Aini menjelaskan, selain faktor cuaca ekstrem, usia bangunan juga menjadi penyebab utama ambruknya dapur tersebut.

“Hujannya sangat deras dan lama, ditambah angin kencang. Bangunan dapur juga memang sudah tua dan kayunya lapuk. Sekarang harus diberi penyangga bambu karena khawatir ada bagian lain yang menyusul roboh,” tambahnya.

Hingga saat ini, Qurrotul Aini mengaku belum mendapatkan bantuan apa pun dari pemerintah desa maupun pemerintah daerah. Ia berharap, ada perhatian dan bantuan untuk agar dapur bisa kembali digunakan.

Sementara, upaya untuk mendapatkan keterangan dari Plt kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Akhmad Dofir Rosidi belum membuahkan hasil, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon tidak ada jawaban. (ibl/diend)

Baca juga :  Relawan Jaga Kota Pamekasan Konsisten Bantu Bersih-bersih Fasilitas Umum Pasca Banjir

Berita Terkait

Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”
Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim
UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat
Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan
HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi
Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045
Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:17 WIB

UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:32 WIB

849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan

Berita Terbaru