Diduga Jadi Korban Tawuran di Depan Masjid Agung Asy-Syuhada, Satu Tewas Dua Luka

- Jurnalis

Minggu, 9 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu korban terkapar di depan masjid Asy-Syuhada, Pamekasan. (ISTIMEWA)

Salah satu korban terkapar di depan masjid Asy-Syuhada, Pamekasan. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Warga di sekitar Masjid Agung Asy-Syuhada Pamekasan dikejutkan oleh peristiwa dugaan pembacokan pada Minggu (9/11/2025) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.

Insiden tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke RSUD Smart Pamekasan.

Kasihumas Polres Pamekasan, AKP Jupriyadi, membenarkan kejadian itu. Namun, dia menegaskan bahwa kepolisian masih mendalami penyebab dan motif yang melibatkan tiga orang tersebut.

“Benar ada kejadian itu. Tetapi kami belum dapat memastikan apakah ini akibat tawuran atau bukan. Yang jelas, dua orang mengalami luka-luka dan satu meninggal dunia,” ujarnya.

Baca juga :  Bidik Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Gebyar Batik 2022, Polres Pamekasan Minta Inspektorat Lakukan Audit

Dia menambahkan bahwa penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi serta mengamankan sejumlah bukti untuk memastikan kronologi sebenarnya.

“Tunggu dulu. Kami masih mengumpulkan bukti penyebab pastinya. Semuanya masih dalam tahap penyelidikan. Informasi lebih lengkap akan kami sampaikan kemudian,” katanya.

Informasi dari RSUD Smart Pamekasan menyebutkan bahwa dua korban luka masing-masing bernama Rosi, warga Teja, dan Rafli, warga Laden, Kecamatan Pamekasan. Keduanya kini menjalani perawatan intensif di unit gawat darurat.

Sementara korban meninggal dunia diketahui bernama Warisor Rasit, warga Teja Barat, Kecamatan Pamekasan. Jenazahnya berada di ruang persemayaman rumah sakit. (ibl/nda)

Baca juga :  Dorong Sumenep Keluar dari Garis Kemiskinan, Akhmad Ma'ruf Dukung Paslon FINAL

Berita Terkait

Sengketa Lahan Sekolah Mulai Bermunculan, Bupati Pamekasan Turun Tangan Lakukan Pemetaan
Dituduh Belikan Istri Rumah Mewah dan Mobil Ratusan Juta Pakai APBD, Bupati Pamekasan Sebut Isu Murahan
Anggaran DBHCHT Rp 1,5 Miliar Tak Cukup, Ratusan Poktan Tembakau di Pamekasan Tak Dapat Jatah Pupuk Bersubsidi
Lakukan Penyegelan, Kepala SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Polisikan Mantan Pengurus Yayasan
Azana Style Front One Hotel Madura Support Anniversary KCM, Bagikan Ratusan Snack Box untuk Peserta Lomba
CCTV Bongkar Aksi Komplotan Pencuri Emas, Dua Perempuan Ditangkap di NTB
Kawal Program MBG, PMMKP Gandeng ACCESS Lakukan Penelitian Anak Usia Dini
Jelang Iduladha, Peternakan Haji Hasan di Teja Timur Diserbu Pembeli Kambing Qurban

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:15 WIB

Sengketa Lahan Sekolah Mulai Bermunculan, Bupati Pamekasan Turun Tangan Lakukan Pemetaan

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:54 WIB

Dituduh Belikan Istri Rumah Mewah dan Mobil Ratusan Juta Pakai APBD, Bupati Pamekasan Sebut Isu Murahan

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:19 WIB

Anggaran DBHCHT Rp 1,5 Miliar Tak Cukup, Ratusan Poktan Tembakau di Pamekasan Tak Dapat Jatah Pupuk Bersubsidi

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:12 WIB

Lakukan Penyegelan, Kepala SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Polisikan Mantan Pengurus Yayasan

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:41 WIB

Azana Style Front One Hotel Madura Support Anniversary KCM, Bagikan Ratusan Snack Box untuk Peserta Lomba

Berita Terbaru

Opini

Tak Ada Herder di Bibir Penguasa

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:12 WIB