PAMEKASAN || KLIKMADURA – Penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) di bulan Ramadan tetap berjalan. Menu yang diberikan berupa menu keringan agar tidak cepat basi dan bisa dikonsumsi saat waktu berbuka puasa.
Koordinator BGN Wilayah Pamekasan, Haryanto Rahmansyah mengatakan, penyaluran MBG tetap dilakukan sebelum jam pulang sekolah dengan menggunakan menu keringan.
Langkah itu dilakukan agar program MBG tetap berjalan tanpa mengganggu aktivitas pembelajaran selama bulan Ramadan.
“Menu keringan itu terdiri dari susu, telur, roti, buah atau menu alternatif lain. Apabila salah satu item menu itu tidak ada bisa menggunakan telur asin, abon, dendeng kering, buah ataupun kurma,” jelasnya.
Haryanto menegaskan, menu keringan ini hanya diterapkan selama bulan Ramadan. Menu MBG seperti biasanya akan kembali dilaksanakan setelah Idul Fitri atau ketika siswa kembali masuk sekolah.
Menurutnya, meskipun Ramadan, MBG wajib tetap berjalan. Hal itu karena pemenuhan gizi harus terus berlangsung setiap hari dan tidak boleh terputus.
“Juga diusahakan pemanfaatan bahan pangan lokal dalam pelaksanaan MBG ini. Juga melibatkan pelaku UMKM diharapkan dapat mendorong penguatan ekonomi daerah agar bisa bergerak,” kata Haryanto.
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pamekasan, Mohammad Saedy Romly mendukung menu MBG dalam bentuk keringan. Dengan demikian, makanan tersebut bisa dinikmati siswa saat berbuka puasa.
“Sangat setuju dengan kebijakan itu. Agar pemenuhan gizi bagi siswa, ibu hamil, menyusui juga balita agar tetap terpenuhi,” pungkasnya. (enk/nda)
Jika ingin dibuatkan versi judul yang lebih kuat atau lead yang lebih tajam khas Klik Madura, saya siap bantu.














