Bupati Pamekasan Tanggapi Santai Rekaman Percakapan Bocor: Demi Cari Solusi Terbaik!

- Jurnalis

Rabu, 15 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman saat diwawancara awak media. (KLIKMADURA)

Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman saat diwawancara awak media. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menanggapi santai viralnya rekaman percakapan dirinya dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Ach Kusairi.

Rekaman itu ramai dibahas di media sosial karena membicarakan relokasi proyek infrastruktur dari Desa Kramat Kecamatan Tlanakan ke Desa Jarin Kecamatan Pademawu.

Kholilurrahman menegaskan tidak ada hal yang perlu diributkan dalam percakapan tersebut. Menurutnya pembicaraan itu justru positif jika dilihat dengan pikiran jernih.

“Dalam pembicaraan itu saya tidak memaksakan kehendak. Memang ada usulan dari beberapa tokoh dan ulama, tapi saya masih melihat situasi dulu,” katanya.

Baca juga :  Luar Biasa!! 7 Siswa SD Plus Nurul Hikmah Borong Juara Olimpiade Tingkat Nasional

Mantan anggota DPR RI itu menyebut dirinya hanya ingin mencari solusi terbaik. Berdasarkan laporan yang diterimanya, pembangunan di Desa Kramat belum siap sehingga ia meminta Kepala DPMD mencari alternatif lokasi lain.

“Saya tidak memaksa kok. Kita bicara baik-baik, tidak ada yang sakit hati. Kalau dibaca dengan kepala dingin tanpa niat jelek, pasti bisa dipahami,” ujarnya.

Soal siapa yang membocorkan rekaman itu, Kholilurrahman mengaku tidak mau mempermasalahkan. Ia menegaskan tidak akan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.

“Saya tidak terbiasa mencari siapa yang membocorkan. Saya tidak masalah, biasa saja. Mereka warga Pamekasan, saya juga orang tua di sini. Masak saya mau melaporkan anak saya sendiri,” tandasnya. (ibl/nda)

Baca juga :  Kepala SMAN 4 Pamekasan Sebut BTS Dapat Gali Potensi Siswa

Berita Terkait

Kuota Siswa Baru SRMP 29 Pamekasan Terpenuhi, Penjangkauan Capai 32 Anak
Budidaya Rumput Laut Pantai Jumiang Mati Suri, Diskan Pamekasan Ambil Sampel Air Laut
Ratusan Perusahaan Rokok di Madura Naik Status Jadi PKP, Pengusaha Siap-siap “Dijerat” Beban Pajak 9,9 Persen
Kemendikdasmen Setujui Revitalisasi Puluhan Sekolah di Pamekasan 
Kepesertaan BPJS Warga Miskin Dinonaktifkan, GMNI Pamekasan Datangi Dewan
Ketua Dewan Pastikan Tak Masalah Anggota Dewan Masuk Paguyuban Mitra MBG, Dorong Lebih Berani Awasi SPPG
Komisi IV DPRD Pamekasan Turun Tangan, Panggil Yayasan Kunci Ilmu Buntut Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara
Kisah Alumni UIM Jadi Bidan di Arab Saudi Viral, Bukti Lulusan Kampus Madura Mampu Bersaing di Tingkat Global

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:32 WIB

Kuota Siswa Baru SRMP 29 Pamekasan Terpenuhi, Penjangkauan Capai 32 Anak

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:10 WIB

Budidaya Rumput Laut Pantai Jumiang Mati Suri, Diskan Pamekasan Ambil Sampel Air Laut

Jumat, 22 Mei 2026 - 04:40 WIB

Ratusan Perusahaan Rokok di Madura Naik Status Jadi PKP, Pengusaha Siap-siap “Dijerat” Beban Pajak 9,9 Persen

Jumat, 22 Mei 2026 - 04:34 WIB

Kemendikdasmen Setujui Revitalisasi Puluhan Sekolah di Pamekasan 

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:46 WIB

Kepesertaan BPJS Warga Miskin Dinonaktifkan, GMNI Pamekasan Datangi Dewan

Berita Terbaru

Salah satu sudut Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan. (DOK. KLIKMADURA)

Opini

Ada Borok di Eloknya Wajah Desaku

Sabtu, 23 Mei 2026 - 03:03 WIB