Bupati Kholilurrahman Rencanakan Relokasi Belasan Rumah Warga Desa Sana Daja Korban Bencana

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman saat meninjau lokasi tanah bergerak di Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Pamekasan (PROKOPIMDA FOR KLIK MADURA).

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman saat meninjau lokasi tanah bergerak di Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Pamekasan (PROKOPIMDA FOR KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Bencana tanah bergerak yang terjadi di Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Pamekasan, berdampak terhadap 11 rumah dengan 13 kepala keluarga (KK).

Hingga saat ini, sebanyak 47 warga terpaksa bertahan di tenda pengungsian karena kondisi tanah di lokasi masih terus bergerak.

Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, mengatakan bencana tanah bergerak di Desa Sana Daja sudah terjadi sebanyak empat kali. Pemerintah daerah sejak lama telah mengimbau warga agar bersedia direlokasi, namun sebelumnya belum mendapat persetujuan.

“Tanah bergerak ini sudah yang keempat kalinya. Sejak dulu warga sudah kami imbau untuk relokasi, tapi saat itu belum berkenan. Sepertinya sekarang mereka sudah mau,” ungkapnya saat meninjau lokasi, Sabtu (17/1).

Baca juga :  Puluhan Siswa SMKN 2 Pamekasan Asah Skill Broadcasting hingga Jurnalistik

Saat ini, Pemkab Pamekasan masih mencari lahan tanah kas desa (TKD) yang memungkinkan untuk dijadikan lokasi relokasi.

Namun, Desa Sana Daja tidak memiliki TKD, sehingga opsi penempatan sementara mengarah ke Desa Sana Laok atau Desa Sana Tengah.

“Kami masih mencari lokasi yang aman. Kalau warga berkenan direlokasi, kami juga sudah berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait dukungan anggaran,” jelasnya.

KH. Kholilurrahman berharap warga bersedia direlokasi demi keselamatan jangka panjang. Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika terdapat tanda-tanda longsor agar dapat segera ditangani oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Baca juga :  Realisasi PAD Sektor Pajak Daerah Tahun 2024 Tak Capai Target

Sementara itu, Kepala Desa Sana Daja, Uswatun Ekasamah, menyampaikan bahwa puluhan warganya saat ini menempati dua tenda besar yang disediakan untuk korban terdampak bencana.

“Kondisinya memang tidak memungkinkan untuk kembali ke rumah. Harus setuju direlokasi demi keselamatan bersama. Semoga segera direalisasikan dan ke depannya mendapatkan solusi terbaik,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Kemarau Panjang dan Sejumlah Desa Dilanda Kekeringan, Lapas Narkotika Pamekasan Gelar Shalat Istisqa
Front One Azana Style Pamekasan Bersih-bersih Masjid Al Mukhlisin, Dorong Gerakan Peduli Tempat Ibadah
Legislatif-Eksekutif Sepakati KUA-PPAS, APBD Perubahan 2026 Ditarget Rampung Bulan Ini
BLT DBHCHT Buruh Pabrik Rokok Pamekasan Direncanakan Cair Bulan Ini
Sering Keluar Saat Jam Kerja, Kepala SDN Jambringin 2 Pamekasan Diminta Dimutasi
Jenazah Rian Korban KM Virgo Tiba di Rumah Duka, Tinggalkan Istri Hamil Enam Bulan
Imigrasi Pamekasan Perkuat Pengawasan WNA, Timpora Bahas ABG hingga Aktivitas Olahraga
Unira dan Lapas Pamekasan Perkuat Kolaborasi, Dorong Pembinaan Warga Binaan Berbasis Pertanian

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 06:58 WIB

Kemarau Panjang dan Sejumlah Desa Dilanda Kekeringan, Lapas Narkotika Pamekasan Gelar Shalat Istisqa

Jumat, 18 September 2026 - 08:34 WIB

Front One Azana Style Pamekasan Bersih-bersih Masjid Al Mukhlisin, Dorong Gerakan Peduli Tempat Ibadah

Kamis, 17 September 2026 - 10:40 WIB

Legislatif-Eksekutif Sepakati KUA-PPAS, APBD Perubahan 2026 Ditarget Rampung Bulan Ini

Kamis, 17 September 2026 - 04:17 WIB

BLT DBHCHT Buruh Pabrik Rokok Pamekasan Direncanakan Cair Bulan Ini

Rabu, 16 September 2026 - 06:46 WIB

Sering Keluar Saat Jam Kerja, Kepala SDN Jambringin 2 Pamekasan Diminta Dimutasi

Berita Terbaru

Opini

Imajinasi Pemekaran Kabupaten Kepulauan Kangean

Sabtu, 19 Sep 2026 - 09:55 WIB