Berkas Rekanan Tidak Lengkap, Rehab MPP Pamekasan Dipastikan Gagal

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak kondisi bangunan MPP Pamekasan yang sudah rusak. (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

Tampak kondisi bangunan MPP Pamekasan yang sudah rusak. (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Rencana rehabilitasi Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Pamekasan tahun ini dipastikan gagal. Hal itu terjadi karena berkas administrasi dan teknis para rekanan yang mengikuti proses lelang dinilai tidak lengkap.

Berdasarkan data LPSE Pamekasan, sebanyak 54 rekanan tercatat mengikuti lelang proyek dengan pagu anggaran Rp29.925.000.000 tersebut.

Dari jumlah itu, hanya tujuh rekanan yang mengajukan penawaran, namun seluruhnya tidak lolos evaluasi.

“Hasil evaluasinya, persyaratan administrasi dan teknis rekanan kurang lengkap, sehingga semuanya dinyatakan gagal,” ungkap Plt Kepala DPRKP Pamekasan, Muharram.

Baca juga :  Bus Gunung Harta Nyemplung ke Selokan di Jalur Nasional Camplong, Tiga Penumpang Luka

Ia menyebutkan bahwa pihaknya berencana mengajukan penjadwalan ulang tender bulan ini, dengan harapan proses penentuan pemenang bisa segera dilakukan dan pekerjaan fisik dimulai awal tahun depan.

Menurutnya, memaksakan pengerjaan pada akhir tahun ini tidak memungkinkan karena waktu yang tersisa terlalu mepet.

“Pelaksanaan MPP ini agak sulit, membutuhkan jangka waktu cukup lama. Kalau dijadwalkan ulang, paling tidak awal tahun sudah ada SPK,” jelasnya.

Muharram juga memaparkan bahwa kerusakan gedung MPP meliputi atap bocor, tembok yang hancur, dan beberapa bagian lain yang membutuhkan perbaikan besar. Estimasi waktu pengerjaan diperkirakan mencapai 120 hari.

Baca juga :  Dari Mimpi hingga Tempa, Kisah Ayek dan Keris yang Tak Pernah Usang

“Harapan kami tentu bisa berjalan dengan baik, dan usulan penjadwalan ulang bisa terlaksana,” tutupnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Sengketa Lahan Sekolah Mulai Bermunculan, Bupati Pamekasan Turun Tangan Lakukan Pemetaan
Dituduh Belikan Istri Rumah Mewah dan Mobil Ratusan Juta Pakai APBD, Bupati Pamekasan Sebut Isu Murahan
Anggaran DBHCHT Rp 1,5 Miliar Tak Cukup, Ratusan Poktan Tembakau di Pamekasan Tak Dapat Jatah Pupuk Bersubsidi
Lakukan Penyegelan, Kepala SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Polisikan Mantan Pengurus Yayasan
Azana Style Front One Hotel Madura Support Anniversary KCM, Bagikan Ratusan Snack Box untuk Peserta Lomba
CCTV Bongkar Aksi Komplotan Pencuri Emas, Dua Perempuan Ditangkap di NTB
Kawal Program MBG, PMMKP Gandeng ACCESS Lakukan Penelitian Anak Usia Dini
Jelang Iduladha, Peternakan Haji Hasan di Teja Timur Diserbu Pembeli Kambing Qurban

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:15 WIB

Sengketa Lahan Sekolah Mulai Bermunculan, Bupati Pamekasan Turun Tangan Lakukan Pemetaan

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:54 WIB

Dituduh Belikan Istri Rumah Mewah dan Mobil Ratusan Juta Pakai APBD, Bupati Pamekasan Sebut Isu Murahan

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:19 WIB

Anggaran DBHCHT Rp 1,5 Miliar Tak Cukup, Ratusan Poktan Tembakau di Pamekasan Tak Dapat Jatah Pupuk Bersubsidi

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:12 WIB

Lakukan Penyegelan, Kepala SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Polisikan Mantan Pengurus Yayasan

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:41 WIB

Azana Style Front One Hotel Madura Support Anniversary KCM, Bagikan Ratusan Snack Box untuk Peserta Lomba

Berita Terbaru

Opini

Tak Ada Herder di Bibir Penguasa

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:12 WIB