Bea Cukai Belum Ungkap Pemilik Rokok Bodong, Keseriusannya Dipertanyakan

- Jurnalis

Kamis, 4 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, klikmadura.id – Penangkapan truk tronton berisi ratusan bal rokok bodong terus menjadi perhatian. Keseriusan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C Madura dalam menangani kasus tersebut dipertanyakan.

Sebab, hingga sekarang, baru satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Bahkan, pemilik rokok ilegal tersebut belum berhasil diungkap.

Aktivis Mahasiswa Agus Efendi mengatakan, barang bukti rokok ilegal yang diamankan di truk tronton itu tidak sedikit. Jumlahnya mencapai ratusan bal dengan potensi kerugian negara ditaksir mencapai Rp 2 miliar.

Bea Cukai mestinya menjadikan penanganan kasus tersebut sebagai atensi. Sebab, besar kemungkinan pemilik rokok bodong tersebut merupakan pemain besar.

Baca juga :  TNI Serbu Bea Cukai

Bahkan, dimungkinkan pengiriman rokok tanpa pita cukai itu bukan hanya sekali dilakukan. Olehkarenanya, Bea Cukai harus menuntaskan pengusutan kasus tersebut.

“Satu truk tronton berisi rokok bodong itu tentu bukan kerjaannya pemain kelas teri. Bea Cukai mestinya membuktikan bahwa lembaganya komitmen menumpas rokok ilegal dengan cara mengusut tuntas kasus tersebut,” katanya.

Agus mempertanyakan keseriusan Bea Cukai Madura dalam penanganan kasus tersebut. Sebab, prosesnya sangat lambat. Bahkan, hingga sekarang belum terungkap pemilik rokok tersebut.

“Kalau memang serius mau mengungkap pemilik rokok bodong itu, tentu sangat mudah bagi Bea Cukai Madura. Tinggal introgasi supir yang mengangkut saya yakin sedikit demi sedikit akan terungkap,” katanya.

Baca juga :  Rokok Bodong Diduga Asal Batam Gempur Pasar Madura

Agus mengaku akan melihat keseriusan Bea Cukai Madura dalam mengusut kasus tersebut. Jika tidak serius, mahasiswa akan turun jalan untuk mendorong agar kasus rokok ilegal itu segera dituntaskan.

“Kami serius dan komitmen mengawal kasus ini. Maka siapapun yang main-main, akan kami hadapi. Langkah tegas kami ini semata untuk menyelamatkan nasib petani tembakau yang setiap tahun selalu merugi,” katanya.

Wartawan Klik Madura mendatangi Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C Madura untuk meminta konfirmasi perihal perkembangan penanganan kasus tersebut. Namun, Tesar Pratama selaku humas tidak ada di tempat.

Baca juga :  20 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp 29 Miliar Dimusnahkan

Bahkan, informasi dari security yang bertugas, pejabat lain yang biasa memberi keterangan kepada media tidak ada di tempat. Upaya konfirmasi melalui WhatsApp juga tidak ada hasil. (iqbl/diend)

Berita Terkait

Disdikbud Pamekasan Terjunkan Tim Khusus, Buntut Ketua Yayasan Al-Uswah Sebut Jurnalis “Bodrex”
Peringati HLN ke-81, YBM PLN UP3 Madura Gelar Khitanan Gratis bagi 200 Anak Duafa
Polres Pamekasan segera Gelar Perkara Kasus Pengancaman dan Perusakan di Plakpak
Tokoh Pendidikan Australia Sambangi SDN Kowel 3, Kadisdikbud Pamekasan Sebut Bahasa Inggris Jembatan Menuju Dunia
Kuliah di Gedung Dewan, Ratusan Mahasiswa UIN Madura Diajak Kritis Mengawal Kebijakan
Peringati HKN ke-62, Puskesmas Pademawu Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan Mental
Ketua Yayasan Al-Uswah Pamekasan Jadi Sorotan, Sebut Istilah “Bodrex” Tak Pantas Keluar Dari Pimpinan Lembaga Pendidikan Islam
Harjad ke-496 Pamekasan, Bang Ali BIP Serukan Persatuan dan Kepedulian Sosial

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 10:39 WIB

Disdikbud Pamekasan Terjunkan Tim Khusus, Buntut Ketua Yayasan Al-Uswah Sebut Jurnalis “Bodrex”

Sabtu, 7 November 2026 - 08:26 WIB

Peringati HLN ke-81, YBM PLN UP3 Madura Gelar Khitanan Gratis bagi 200 Anak Duafa

Kamis, 5 November 2026 - 09:05 WIB

Polres Pamekasan segera Gelar Perkara Kasus Pengancaman dan Perusakan di Plakpak

Rabu, 4 November 2026 - 13:00 WIB

Tokoh Pendidikan Australia Sambangi SDN Kowel 3, Kadisdikbud Pamekasan Sebut Bahasa Inggris Jembatan Menuju Dunia

Rabu, 4 November 2026 - 11:50 WIB

Kuliah di Gedung Dewan, Ratusan Mahasiswa UIN Madura Diajak Kritis Mengawal Kebijakan

Berita Terbaru