30 Pegawai Puskesmas Pademawu Resmi Dilantik Jadi PPPK Paruh Waktu

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 30 pegawai foto bersama Kepala UPT Puskesmas Pademawu dr. Jeni Novita Anggraini usai dilantik jadi PPPK Paruh Waktu. (KLIKMADURA)

Sebanyak 30 pegawai foto bersama Kepala UPT Puskesmas Pademawu dr. Jeni Novita Anggraini usai dilantik jadi PPPK Paruh Waktu. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLKMADURA – Sebanyak 30 pegawai kontrak BLUD UPT Puskesmas Pademawu resmi dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Prosesi pelantikan digelar di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Rabu (17/12/2025).

Dari total 30 pegawai yang dilantik, sebanyak 26 orang merupakan tenaga kesehatan. Rinciannya, 13 perawat, 10 bidan, 2 pranata laboratorium kesehatan, dan 1 terapis gigi dan mulut.

Sementara sisanya, 4 orang merupakan tenaga pelaksana yang terdiri dari 3 operator layanan operasional dan 1 penata layanan operasional.

Adapun salah satu pegawai yang menjadi sorotan adalah Akhmad Sukandar. Ia tercatat sebagai pegawai dengan masa pengabdian terlama, yakni 17 tahun, dan saat ini telah berusia 52 tahun.

Baca juga :  Curiga Ada Kongkalikong, Massa Aksi Tuntut Kepala Bea Cukai Madura Dicopot 

Kepala UPT Puskesmas Pademawu, dr. Jeni Novita Anggraini, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan loyalitas seluruh pegawai yang akhirnya mendapatkan kepastian status kepegawaian melalui skema PPPK paruh waktu.

“Pelantikan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat kerja dan kualitas pelayanan kesehatan di UPT Puskesmas Pademawu sesuai dengan aturan perudang-undangan yang berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN),” tandasnya. (ibl/nda)

Berita Terkait

DPRD Pamekasan Dorong Peningkatan Ekonomi dan Penekanan Pengangguran
Dorong Percepatan Pembangunan PLTMG, Lakpesdam PCNU Sumenep Temui PLN UP3 Madura
Edy Gelora Soroti Fenomena Penyegelan Sekolah di Pamekasan: Siswa Jangan Jadi Korban!
Siswa Tak Bisa Belajar Tatap Muka Lantaran Sekolah Disegel, SMK Kesehatan Nusantara Ngadu ke DPRD Pamekasan
Dies Natalis Ke-48, Unira Gelar Jalan Sehat dan Festival Rujak Corek
Sengketa Lahan Sekolah Mulai Bermunculan, Bupati Pamekasan Turun Tangan Lakukan Pemetaan
Dituduh Belikan Istri Rumah Mewah dan Mobil Ratusan Juta Pakai APBD, Bupati Pamekasan Sebut Isu Murahan
Anggaran DBHCHT Rp 1,5 Miliar Tak Cukup, Ratusan Poktan Tembakau di Pamekasan Tak Dapat Jatah Pupuk Bersubsidi

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 12:17 WIB

DPRD Pamekasan Dorong Peningkatan Ekonomi dan Penekanan Pengangguran

Senin, 18 Mei 2026 - 09:02 WIB

Dorong Percepatan Pembangunan PLTMG, Lakpesdam PCNU Sumenep Temui PLN UP3 Madura

Senin, 18 Mei 2026 - 08:23 WIB

Edy Gelora Soroti Fenomena Penyegelan Sekolah di Pamekasan: Siswa Jangan Jadi Korban!

Senin, 18 Mei 2026 - 08:14 WIB

Siswa Tak Bisa Belajar Tatap Muka Lantaran Sekolah Disegel, SMK Kesehatan Nusantara Ngadu ke DPRD Pamekasan

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:15 WIB

Sengketa Lahan Sekolah Mulai Bermunculan, Bupati Pamekasan Turun Tangan Lakukan Pemetaan

Berita Terbaru

Opini

Buku dan Tantangan Membaca di Era Banjir Informasi

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:29 WIB