Satreskrim Polres Sampang Berhasil Gagalkan Pengiriman Paket Rokok Bodong Melalui J&T Cargo

- Jurnalis

Senin, 3 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan kardus berisi rokok bodong ditunjukkan kepada awak media saat pres rilis di Mapolres Sampang, Senin (3/2/2025). (FOTO: MUKSIN IKSAN / KLIKMADURA)

Puluhan kardus berisi rokok bodong ditunjukkan kepada awak media saat pres rilis di Mapolres Sampang, Senin (3/2/2025). (FOTO: MUKSIN IKSAN / KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Berbagai cara dilakukan warga untuk mendistribusikan rokok bodong. Seperti yang berhasil diungkap Satreskrim Polres Sampang, rokok tanpa pita cukai itu hendak dikirim melalui J&T Cargo.

Kasatreskrim Polres Sampang, AKP Safril Selfianto mengatakan, rokok bodong tersebut berhasil diamankan di Jalan Raya Trapang, Desa Trapang, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Kamis, (30/1/2025) sekira pukul 22.15 WIB.

“Barang itu dikirim melalui J&T Cargo dengan keterangan barang yang dikirim adalah produk elektronik, namun setelah kami periksa, ternyata berizsi rokok ilegal tanpa pita cukai,” ujarnya, Senin, (3/2/2025).

Baca juga :  Staf Diskopindag Sampang Terciduk Nongkrong di Warung Makan Saat Jam Kerja

Polres Sampang saat ini mengamankan barang bukti mobil pick up Isuzu Traga warna putih buatan tahun 2023 dengan dengan Nopol M 8088 NE.

Mobil tersebut dikendarai Moh. Zaini, sopir dari jasa pengiriman J&T Cargo, yang didalamnya terdapat delapan box produk rokok tanpa pita cukai.

Perinciannya, 2 press merk Coffe Black, 3 press merk Dubai, 5 press merk Lexy Klik Grapes dan Sampurna. Lalu, 20 press merk Papi Mami, Lexy Mango, Lexy Grapes, Dalil da. Stigma Absolute. Kemudian, 30 press merk Ys Pro Mild, 40 press merk Surya Galaxy dan Rilex, serta 91 press merk HND.

Baca juga :  Bea Cukai-Satpol PP Pamekasan Ajak Masyarakat Budayakan Rokok Legal Lewat Festival Musik Daul se-Madura

Satreskrim Polres Sampang terus mendalami dan menyelidiki terkait pengirim paket tersebut sesuai alamat yang dicantumkan. “Kami sedang melakukan penyelidikan terkait pelaku-pelaku yang mengirimkan paket ini,” jelasnya.

Dalam paket tersebut, tertulis akan dikirim ke wilayah Surabaya. Namun, identitas penerimanya belum diketahui. “Paket ini melalui jalur Bangkalan, dan akan dikirim ke wilayah Surabaya,” terangnya.

Akibat perkara tersebut, pelaku akan dikenakan tiga pasal sekaligus. Yakni, Pasal 115 UU Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan atau Pasal 437 Ayat 1 UU Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Baca juga :  Puncak Apel Siaga Pengawasan Pilkada 2024, Ketua Bawaslu Jatim Harapkan Profesionalitas dan Kerukunan

Kemudian, Pasal 62 Ayat 1 juncto Pasal 8 Ayat 1 huruf A dan D UU Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dan Pasal 54 UU Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai.

Sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2007 tentang perubahan atas UU Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun. (san/diend)

Berita Terkait

27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku
Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas
Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar
Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi
Pemkab Sampang Gelar Nobar Piala Dunia 2026, UMKM Kebanjiran Pembeli
PN Sampang Tolak Penundaan, Eksekusi Rumah Tetap Berjalan Meski Perkara Pidana Masih Berproses
Guru dari Belasan Sekolah Adukan Tindakan Intimidasi Oknum LSM ke Bakesbangpol Sampang
25.703 RTLH Menunggu Perbaikan, Pemkab Sampang Hanya Mampu Rehabilitasi 19 Rumah

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:41 WIB

27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:07 WIB

Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:25 WIB

Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:27 WIB

Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi

Rabu, 8 Juli 2026 - 05:01 WIB

Pemkab Sampang Gelar Nobar Piala Dunia 2026, UMKM Kebanjiran Pembeli

Berita Terbaru