Mengenal Lebih Dekat Prof. Sunarto, Ketua Mahkamah Agung RI Kelahiran Sumenep, Madura

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 20 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Mahkamah Agung RI Prof. Dr. H. Sunarto,. SH,. MH. (sumber foto: DOKUMEN MA RI)

Ketua Mahkamah Agung RI Prof. Dr. H. Sunarto,. SH,. MH. (sumber foto: DOKUMEN MA RI)

JAKARTA || KLIKMADURA – Mahkamah Agung (MA) resmi memiliki nakhoda baru sejak Rabu (16/10/2024). Prof. Dr. H. Sunarto,. SH,. MH terpilih sebagai ketua di lembaga pengadilan tertinggi di Indonesia itu.

Pada saat pemilihan, Prof. Sunarto meraih 33 suara dari total 44 suara. Dengan demikian, pria yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua MA bidang yudisial itu resmi memimpin MA untuk periode 2024-2029.

Dilansir dari berbagai sumber, Prof. Sunarto lahir di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur pada 11 April 1959 dari pasangan H.R. Moh. Tahir Ardikusumo dan Hj. Raden Ajeng (RA) Su’udiyah.

Prof. Sunarto menghabiskan masa kecil di Kabupaten Sumenep. Dia juga mengenyam pendidikan dasar hingga sekolah menengah atas di kabupaten ujung timur Pulau Madura.

Baca juga :  Aliyadi Mustofa Dukung Reaktivasi Rel KA Madura

Kemudian, Sunarto melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya dan meraih gelar sarjana hukum pada tahun 1984.

Sunarto kemudian meraih gelar magister hukum di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta pada tahun 2000. Lalu, pada tahun 2012 Sunarto meraih gelar doktor bidang hukum di Unair, Surabaya.

Pada 10 Juni 2024, Sunarto dianugerahi gelar guru besar kehormatan bidang ilmu hukum dari almamater tercintanya, Unair Surabaya.

Sunarto memulai karirnya di Pengadilan Negeri Surabaya pada tahun 1985. Kala itu, statusnya masih sebagai calon hakim. Kemudian, dilantik menjadi hakim di Pengadilan Negeri Merauke.

Baca juga :  Cak Munir, Putra Terbaik Sumenep Siap Bertarung di Kongres PWI Pusat

Lalu, pada tahun 1992 Sunarto diberi amanah menjadi hakim di Pengadilan Negeri Blora dan dilanjutkan menjadi hakim di Pengadilan Negeri Pasuruan pada tahun 1998.

Sunarto dikenal sebagai hakim yang penuh integeritas. Dia juga sangat cakap. Akhirnya, pada 2003 dia diangkat menjadi Wakil Ketua Pengadilan Negeri Pasuruan.

Karirnya melejit. Tidak lama menjadi Wakil Ketua Pengadilan Negeri Pasuruan, Sunarto diangkat menjadi Ketua Pengadilan Negeri Terenggalek. Lalu, pada 2005 diangkat menjadi hakim tinggi di Pengadilan Tinggi Gorontalo.

Setahun kemudian, yakni tahun 2006, Sunarto mengemban amanah sebagai hakim tinggi pengawas di Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI.

Tiga tahun kemudian, tepatnya pada 2009 Sunarto diangkat sebagai Inspektur Wilayah III yang meliputi wilayah Kalimantan dan Sulawesi. Dilanjutkan pada tahun 2011 menjabat Inspektur Wilayah II yang meliputi Jawa dan Bali.

Baca juga :  Alhamdulillah, Syaikhona Kholil Bangkalan Resmi Sandang Gelar Pahlawan Nasional

Tahun 2015 menjadi awal Sunarto memuncaki karirnya di bidang pengawasan peradilan. Sebab, pada tahun tersebut Sunarto dilantik menjadi hakim agung.

Dua tahun kemudian, yakni tahun 2017 dia mendapat amanah sebagai Ketua Kamar Pengawasan MA. Lalu, tahun berikutnya dia terpilih sebagai Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial.

Pada Februari 2023, Sunarto menjabat Wakil Ketua MA Bidang Yudisial. Lalu, pada Rabu, 16 Oktober 2024 dia terpilih sebagai Ketua MA RI. (pen)

Berita Terkait

Layanan Imigrasi Tutup Sementara Saat Libur Nyepi dan Idulfitri 1447 H, Masyarakat Diminta Urus Dokumen Sebelum 17 Maret
Imigrasi Siaga Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah, Overstay WNA Digratiskan
MUI Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya Ali Khamanei, Serukan Penghentian Eskalasi Militer
Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jamaah Tunda Umrah ke Tanah Suci
Alhamdulillah, Syaikhona Kholil Bangkalan Resmi Sandang Gelar Pahlawan Nasional
Azana Hospitality Dinobatkan Jadi Manajemen Hotel Lokal Terbaik di Exquisite Awards 2025
Investasi Hulu Migas Capai 5,5 Miliar Dolar, Jadi Penopang Ketahanan Energi Nasional
Willy Aditya Nilai Pemutusan Layanan BPJS di Pamekasan Langgar Konstitusi

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:48 WIB

Layanan Imigrasi Tutup Sementara Saat Libur Nyepi dan Idulfitri 1447 H, Masyarakat Diminta Urus Dokumen Sebelum 17 Maret

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:34 WIB

Imigrasi Siaga Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah, Overstay WNA Digratiskan

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:14 WIB

MUI Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya Ali Khamanei, Serukan Penghentian Eskalasi Militer

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:12 WIB

Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jamaah Tunda Umrah ke Tanah Suci

Senin, 10 November 2025 - 05:41 WIB

Alhamdulillah, Syaikhona Kholil Bangkalan Resmi Sandang Gelar Pahlawan Nasional

Berita Terbaru

Catatan Pena

Andai Semua Boeya Said Abdullah 

Sabtu, 14 Mar 2026 - 07:48 WIB