Serapan Pertalite di Madura Lebih dari 50 Persen, Pertamina Atur Distribusi Jaga Stok hingga Akhir Tahun

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Supir tangki bersiap mendistribusikan BBM dari Feul Terminal Pertamina Malang. (PRENGKI WIRANANDA / KLIKMADURA)

Supir tangki bersiap mendistribusikan BBM dari Feul Terminal Pertamina Malang. (PRENGKI WIRANANDA / KLIKMADURA)

BATU || KLIKMADURA – Penyerapan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di empat kabupaten di Madura sudah mencapai lebih dari 50 persen dari kuota yang ditetapkan untuk 2026.

Kondisi tersebut membuat Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mulai mengatur pendistribusian BBM ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Berdasarkan data hingga 31 Juli 2026, realisasi penyerapan Pertalite tertinggi tercatat di Kabupaten Bangkalan. Realisasinya mencapai 45.936 kiloliter atau 58,2 persen dari kuota Pertalite 2026 yang ditetapkan sebanyak 78.880 kiloliter.

Kemudian Kabupaten Sampang dengan realisasi 32.968 kiloliter atau 57,1 persen dari kuota sebanyak 57.723 kiloliter.

Selanjutnya, Kabupaten Pamekasan telah menyerap 42.320 kiloliter atau 56,1 persen dari kuota 75.430 kiloliter. Sementara Kabupaten Sumenep mencatat realisasi 41.653 kiloliter atau 55,7 persen dari kuota 74.734 kiloliter.

Baca juga :  Sukses Jaga Kondusivitas Masyarakat, Forum Intelektual Jatim Apresiasi Pangdam V/Brawijaya

Dengan demikian, secara keseluruhan realisasi penyerapan Pertalite di empat kabupaten tersebut sudah mencapai sekitar 56,8 persen dari total kuota yang tersedia.

Selain Pertalite, penyerapan Solar subsidi juga sudah berada di atas 50 persen. Realisasi tertinggi tercatat di Kabupaten Sampang sebesar 17.960 kiloliter atau 62,6 persen dari kuota 28.705 kiloliter.

Disusul Kabupaten Pamekasan sebesar 21.630 kiloliter atau 62,3 persen, Kabupaten Sumenep 25.566 kiloliter atau 59,8 persen, serta Kabupaten Bangkalan 18.469 kiloliter atau 57,4 persen.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan, pihaknya bertanggung jawab memastikan stok BBM di Madura tetap tersedia hingga akhir tahun.

Baca juga :  Satu Orang Bawa Empat Motor Demi Dapat Pertalite, Antrean SPBU Banyuanyar Sampang Mengular Lebih dari 1 Kilometer

Menurut dia, dengan kondisi kuota yang mulai terbatas, Pertamina melakukan pengaturan distribusi ke masing-masing SPBU agar ketersediaan BBM tetap terjaga.

“Pertamina bertanggung jawab menjaga stok BBM di Madura tetap tersedia sampai akhir tahun. Dengan kuota yang sudah mulai terbatas, kami mengatur pendistribusian ke SPBU,” kata Ahad.

Dia menjelaskan, penentuan kuota BBM bersubsidi bukan merupakan kewenangan Pertamina. Kuota tersebut ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Karena itu, apabila kuota BBM bersubsidi di Madura dinilai kurang, pemerintah kabupaten dapat mengajukan penambahan kuota kepada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

“Penentuan kuota BBM merupakan kewenangan pemerintah pusat. Kalau kuota BBM bersubsidi di Madura dirasa kurang, pemerintah kabupaten bisa mengajukan penambahan kuota kepada BPH Migas,” ujarnya.

Baca juga :  Pertamina Menyulam Mimpi Warga Kepulauan Terluar Madura

Pengajuan penambahan kuota tersebut nantinya akan dibahas oleh BPH Migas bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta DPR RI.

Jika pengajuan tersebut disetujui, penambahan kuota akan direalisasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P).

“Kalau disetujui, penambahan kuota tersebut akan direalisasikan pada APBN Perubahan,” jelas Ahad.

Untuk sementara, sebelum ada penambahan kuota dari pemerintah pusat, Pertamina akan melakukan penataan distribusi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan stok Pertalite maupun BBM bersubsidi lainnya tetap tersedia dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.

“Selama belum ada penambahan kuota, Pertamina akan menjaga stok agar tetap tersedia hingga akhir tahun dengan menata distribusi,” pungkasnya. (nda)

Berita Terkait

Keluarga KH. Moh. Tidjani Djauhari Terima 100th Gontor Awards di Peringatan Seabad Gontor
SKK Migas Jabanusa Perkuat Kemitraan dengan Media, Dorong Kemandirian Masyarakat Berkelanjutan
Luar Biasa! Prengki Wirananda Dinobatkan sebagai Peserta Terbaik UKW 2026 Tingkat Utama
Bertepatan Hari Pelanggan Nasional, Manager PLN UP3 Madura Raih Sales Person of the Year 2026
Membanggakan! Miftahol Umar Raih Juara Tiga LKJ Award Bakti TNI AD Pulau Madura 2026
Serapan Solar Subsidi di Madura Tembus 60 Persen, Sampang Tertinggi
Gelar AJP Fiesta 2026, Pertamina Patra Niaga Undang 50 Jurnalis Jatimbalinus
Antrean Mengular di SPBU, Pertamina Ungkap Konsumsi BBM Bersubsidi di Madura Tinggi

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:45 WIB

Keluarga KH. Moh. Tidjani Djauhari Terima 100th Gontor Awards di Peringatan Seabad Gontor

Kamis, 17 September 2026 - 03:29 WIB

SKK Migas Jabanusa Perkuat Kemitraan dengan Media, Dorong Kemandirian Masyarakat Berkelanjutan

Rabu, 16 September 2026 - 16:59 WIB

Luar Biasa! Prengki Wirananda Dinobatkan sebagai Peserta Terbaik UKW 2026 Tingkat Utama

Kamis, 3 September 2026 - 13:38 WIB

Bertepatan Hari Pelanggan Nasional, Manager PLN UP3 Madura Raih Sales Person of the Year 2026

Selasa, 1 September 2026 - 05:57 WIB

Membanggakan! Miftahol Umar Raih Juara Tiga LKJ Award Bakti TNI AD Pulau Madura 2026

Berita Terbaru