Berani Tolak Menu MBG Lele Mentah, Wagub Jatim Puji SMAN 2 Pamekasan

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak saat menghadiri tadarus lingkungan yang digelar AJP di Ballroom Azana Style Hotel Pamekasan beberapa waktu lalu. (DOK. KLIKMADURA)

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak saat menghadiri tadarus lingkungan yang digelar AJP di Ballroom Azana Style Hotel Pamekasan beberapa waktu lalu. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Sikap tegas SMAN 2 Pamekasan yang menolak pembagian menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa lele marinasi mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak.

Sekolah tersebut dinilai tepat karena tidak langsung membagikan paket makanan yang dinilai belum layak dikonsumsi siswa.

Beberapa waktu lalu, publik di Pamekasan dihebohkan dengan temuan paket MBG yang berisi dua potong tempe, dua potong tahu, serta seekor lele dalam kondisi mentah. Paket itu diketahui diperuntukkan untuk jatah konsumsi selama tiga hari bagi para siswa.

Baca juga :  Soroti Trenggalek hingga Madura, Ansor Jatim Desak Tata Kelola Tambang Berbasis Kerakyatan

Menu tersebut disuplai oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan As Salman yang berlokasi di Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu. Paket MBG itu sempat dikirim ke sekolah pada Senin, 9 Maret 2026.

Emil menilai keputusan pihak sekolah menahan distribusi menu tersebut merupakan langkah yang patut diapresiasi. Menurut dia, sikap tersebut menunjukkan adanya kepedulian terhadap kualitas makanan yang diterima para siswa.

“Untuk kasus pembagian lele marinasi di Pamekasan, SPPG yang bersangkutan sudah diberhentikan sementara,” ujar Emil.

Ia menjelaskan, saat ini Badan Gizi Nasional telah turun tangan melakukan evaluasi sekaligus pembinaan terhadap satuan pelayanan yang terlibat.

Baca juga :  Madura, Penopang Energi dari Timur Jawa untuk Ketahanan Energi Nasional

Tujuannya, agar penyelenggara program benar-benar memenuhi standar sebelum kembali beroperasi.

Emil mengungkapkan, proses penertiban tidak hanya menyangkut kualitas makanan. Sejumlah aspek teknis lain juga menjadi perhatian, seperti kelengkapan dokumen hingga sistem pengelolaan limbah.

Bahkan, kata dia, ratusan unit SPPG di Jawa Timur saat ini sedang diberhentikan sementara karena belum memenuhi standar operasional.

“Totalnya ada sekitar 788 unit SPPG di Jawa Timur yang sementara dihentikan operasionalnya karena belum memenuhi persyaratan,” jelasnya.

Ia menambahkan, beberapa persoalan yang ditemukan di antaranya terkait instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang belum memadai serta belum diajukannya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Baca juga :  Kasus Campak di Pamekasan Semakin Parah, Korban Meninggal Menjadi 10 Anak

Karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur meminta pemerintah kabupaten dan kota lebih aktif memantau operasional program MBG di wilayah masing-masing. Jika ditemukan persoalan, pemda diminta segera berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional.

“Kami juga mengapresiasi langkah BGN yang sekarang semakin tegas dalam melakukan pengawasan,” pungkas Emil. (nda)

Berita Terkait

Imigrasi Pamekasan Deportasi WNA Malaysia, Langgar Aturan Keimigrasian hingga Dicekal Masuk Indonesia
Taklukkan Dua Master Internasional, Taufiqurrahman MP Persembahkan Emas untuk Pamekasan di Kejuaraan Catur Internasional FIDE
SMSI Sumenep Hadiri Rakerda Jatim 2026, Dorong Penguatan Sinergi Media Siber 
GPI Gagas Seminar Nasional Peradaban Lintas Agama, Kampus se-Jatim Siap Jadi Episentrum Peradaban
Satu Yayasan Diduga Kuasai Puluhan SPPG, Kerugian Negara Ditaksir Tembus Ratusan Miliar
Sambut HUT ke-3, Kru Klik Madura Kunjungi Tribun Jogja
Soroti Trenggalek hingga Madura, Ansor Jatim Desak Tata Kelola Tambang Berbasis Kerakyatan
Said Abdullah Kembali Pegang Kendali Banteng Jatim, Bidik 5 Juta Kader dan 50 Ribu Startup

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 05:25 WIB

Imigrasi Pamekasan Deportasi WNA Malaysia, Langgar Aturan Keimigrasian hingga Dicekal Masuk Indonesia

Senin, 29 Juni 2026 - 04:30 WIB

Taklukkan Dua Master Internasional, Taufiqurrahman MP Persembahkan Emas untuk Pamekasan di Kejuaraan Catur Internasional FIDE

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:57 WIB

SMSI Sumenep Hadiri Rakerda Jatim 2026, Dorong Penguatan Sinergi Media Siber 

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:33 WIB

GPI Gagas Seminar Nasional Peradaban Lintas Agama, Kampus se-Jatim Siap Jadi Episentrum Peradaban

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:39 WIB

Berani Tolak Menu MBG Lele Mentah, Wagub Jatim Puji SMAN 2 Pamekasan

Berita Terbaru