Cegah Stunting, Nakes dan Pemdes Junganyar Rutin Periksa Ibu Hamil 

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kader Posyandu Desa Jungayar, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan saat melakukan edukasi pencegahan stunting. (NUR FITRIA / KLIKMADURA)

Kader Posyandu Desa Jungayar, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan saat melakukan edukasi pencegahan stunting. (NUR FITRIA / KLIKMADURA)

BANGKALAN || KLIKMADURA – Upaya menekan angka stunting terus digencarkan dari level paling bawah. Tenaga kesehatan bersama Pemerintah Desa Junganyar, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, menggelar pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil secara rutin.

Kegiatan yang berlangsung Rabu (22/4/2026) itu menyasar seluruh ibu hamil di Desa Junganyar. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah preventif untuk menekan risiko stunting sejak masa kehamilan.

Kader Posyandu setempat, Siama menyampaikan, kegiatan tersebut dilakukan secara berkala setiap bulan dengan pendampingan tenaga kesehatan serta tim yang telah dibentuk oleh pemerintah desa.

Baca juga :  UTM Peringati Hardiknas 2026 sekaligus Rayakan Juara Dunia Robot Soccer

“Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan rutin setiap bulan demi mengurangi angka stunting serta memastikan kondisi ibu tetap sehat selama masa kehamilan hingga pasca melahirkan,” ujarnya.

Tidak hanya pemeriksaan kesehatan, para ibu hamil juga mendapatkan edukasi terkait pentingnya pola hidup sehat. Mulai dari pemenuhan gizi seimbang, aktivitas harian yang sehat, hingga pengetahuan dasar parenting setelah melahirkan untuk mencegah indikasi baby blues.

Menurut Ibu Siama, tingginya angka stunting menjadi persoalan serius yang harus segera ditangani. Ia menilai, salah satu penyebab utama masih tingginya kasus stunting adalah minimnya pengetahuan masyarakat tentang pola hidup sehat.

Baca juga :  Mahasiswa UTM Latih Ibu-Ibu Pesisir Pamekasan Jadi Pengusaha Ikan Asap Mandiri

“Kurangnya asupan gizi, pola hidup yang tidak sehat, serta rendahnya kesadaran menjaga lingkungan menjadi faktor yang sering ditemukan. Edukasi seperti ini penting agar keluarga lebih peduli terhadap kesehatan,” jelasnya.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode door to door. Petugas mendatangi langsung rumah ibu hamil yang telah terdata oleh pemerintah desa.

Adapun pemeriksaan meliputi pengecekan kondisi kesehatan, pemeriksaan darah, pemberian edukasi, serta distribusi Tablet Tambah Darah (TTD) dan suplemen penunjang lainnya.

Melalui program ini, pemerintah desa bersama tenaga kesehatan berharap angka stunting, khususnya di wilayah Madura, dapat ditekan secara signifikan.

Baca juga :  Penuh Haru, Di Akhir Masa Kepengurusan TP PKK Bangkalan Bunda Zaenab Ucapkan Terima Kasih

Selain itu, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ibu dan anak juga diharapkan terus meningkat.

Sebab, generasi berkualitas tidak hanya dibentuk saat anak lahir, tetapi telah dipersiapkan sejak dalam kandungan. (fit/nda)

Berita Terkait

UKM PSHT UTM Gelar Pelatihan Bela Diri dan Bantuan Hidup Dasar, Bekali Mahasiswa Hadapi Situasi Darurat
Madura Akhirnya Punya Fakultas Kedokteran, UTM Kantongi Izin Resmi dari Pemerintah
AI Disebut Tak Akan Gantikan Desainer Grafis, Dosen UTM: Manusia Tetap Penentu Ide dan Emosi
Dari Era Kapur Tulis ke Era AI, FKIP UTM Tantang Calon Guru Tak Gagap Digital
Judi Online dan Narkoba Mulai Masuk Desa, PSBH FKIS UTM Turun Gunung
Dinas Perpustakaan Bangkalan Hadirkan Penulis Muda, Semangati Pelajar MTsN Bangkalan Gemar Literasi
PMR MTsN Bangkalan Borong Prestasi di Ajang WJP XXXI Jatim 2026
Dispusip Bangkalan Gelorakan Budaya Baca Bersama Pegiat Literasi

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:02 WIB

UKM PSHT UTM Gelar Pelatihan Bela Diri dan Bantuan Hidup Dasar, Bekali Mahasiswa Hadapi Situasi Darurat

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:47 WIB

Madura Akhirnya Punya Fakultas Kedokteran, UTM Kantongi Izin Resmi dari Pemerintah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:54 WIB

AI Disebut Tak Akan Gantikan Desainer Grafis, Dosen UTM: Manusia Tetap Penentu Ide dan Emosi

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:49 WIB

Dari Era Kapur Tulis ke Era AI, FKIP UTM Tantang Calon Guru Tak Gagap Digital

Senin, 11 Mei 2026 - 12:29 WIB

Judi Online dan Narkoba Mulai Masuk Desa, PSBH FKIS UTM Turun Gunung

Berita Terbaru