Andi Ali Syahbana Sabet Madura Award 2025, Diapresiasi atas Terobosan Tingkatkan Kualitas Tembakau

- Jurnalis

Selasa, 30 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Produksi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan, Andi Ali Syahbana saat menerima penghargaan. (DOK. KLIKMADURA)

Kepala Bidang Produksi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan, Andi Ali Syahbana saat menerima penghargaan. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Jawa Pos Radar Madura menganugerahkan penghargaan Madura Award 2025 kepada Andi Ali Syahbana sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) berprestasi dalam bidang peningkatan kualitas tembakau.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Madura Award 2025 yang digelar di Ballroom Hotel Azana, Senin (29/12/2025) malam.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Andi Ali Syahbana dalam memajukan industri tembakau di Kabupaten Pamekasan, yang selama ini menjadi salah satu komoditas unggulan dan tumpuan ekonomi masyarakat Madura.

Andi Ali Syahbana yang merupakan Kepala Bidang Produksi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan itu mengaku, sejak tahun 2023 hingga 2025 secara konsisten mengambil kebijakan yang berfokus pada peningkatan kualitas tembakau.

Baca juga :  Jaring Talenta Berbakat, Disdik Sampang Gandeng Klik Madura Gelar Lomba Pildacil Tingkat SD

“Kebijakan itu melalui penerapan praktik budidaya yang lebih baik, mulai dari pembibitan, penanaman, tata cara panen, hingga pelatihan penggunaan pestisida secara tepat,” katanya.

Mantan Lurah Bugih itu mengatakan bahwa pihaknya juga menjalin kerja sama dengan berbagai stakeholder serta peneliti di bidang perkebunan, khususnya tembakau, untuk memastikan peningkatan kualitas dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Kami meyakini bahwa peningkatan kualitas merupakan kunci utama. Jika kualitas tembakau meningkat, maka harga akan mengikuti secara otomatis,” ujarnya.

Andi menyadari bahwa tembakau masih menjadi harapan besar bagi sebagian besar petani, terutama di wilayah Pamekasan dan Madura secara umum. Oleh karena itu, kebijakan yang diambil harus benar-benar berpihak pada kepentingan petani.

Baca juga :  Wow!! Ada 1.339 Janda Baru di Sampang, Dipicu Masalah Ekonomi hingga Tak Mau Dimadu

Sebagai contoh, pada tahun 2025 kondisi cuaca dinilai kurang menentu dan berpotensi memengaruhi hasil tembakau.

Namun, melalui kebijakan pemberian bantuan pupuk dengan kandungan unsur hara yang lengkap dan tinggi, dampak cuaca terhadap kualitas tembakau dapat diminimalisir.

“Alhamdulillah, meskipun cuaca tidak menentu, kualitas tembakau tetap terjaga dan tidak terlalu terpengaruh. Tandasnya. (ibl/nda)

Berita Terkait

Paripurna LKPJ 2025, DPRD Pamekasan Ingatkan Kinerja Awal Bupati Belum Maksimal
Buntut Operasi Kuret di Tempat Praktik Dokter, DPRD Pamekasan Segera Sidak 
Konflik Timur Tengah Kian Memanas, Wakil Ketua DPRD Pamekasan Desak Bupati Keluarkan Edaran Hemat BBM
Ratusan Warga Tengginah Ziarah Buju’ Badruddin, Lebaran Ketupat Jadi Ruang Doa dan Kebersamaan
Pemkab Pamekasan Masih Tunggu Restu Pusat, WFH ASN Belum Berlaku
Sidak Dapur SPPG, Ketua Satgas MBG Pamekasan Tegaskan Standar Kesehatan Tak Bisa Ditawar
Pasien Alami Pendarahan Usai Kuret di Tempat Praktik Dokter Tatik Sulistyowati, Kadinkes Janji Lakukan Klarifikasi
H+5 Lebaran, Penumpang Arus Balik Masih Membludak di Terminal Ronggosukowati

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:03 WIB

Paripurna LKPJ 2025, DPRD Pamekasan Ingatkan Kinerja Awal Bupati Belum Maksimal

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:23 WIB

Buntut Operasi Kuret di Tempat Praktik Dokter, DPRD Pamekasan Segera Sidak 

Senin, 30 Maret 2026 - 07:27 WIB

Konflik Timur Tengah Kian Memanas, Wakil Ketua DPRD Pamekasan Desak Bupati Keluarkan Edaran Hemat BBM

Sabtu, 28 Maret 2026 - 03:16 WIB

Ratusan Warga Tengginah Ziarah Buju’ Badruddin, Lebaran Ketupat Jadi Ruang Doa dan Kebersamaan

Jumat, 27 Maret 2026 - 04:22 WIB

Pemkab Pamekasan Masih Tunggu Restu Pusat, WFH ASN Belum Berlaku

Berita Terbaru